4 Teknik Baru untuk Brainstorming dalam Kerja Berkelompok

New ways to generate some new fresh ideas!

Proses pencarian ide baru untuk proyek-proyek mendatang atau strategi penyelesaian masalah dengan sudut pandang yang lebih segar selalu dibutuhkan dalam suatu pekerjaan. Intensnya pengadaan meeting demi mendapatkan jawaban terbaik tak jarang menjadi tolok ukur sebuah kesuksesan hasil brainstorming. Namun tanpa menggunakan teknik dalam proses brainstorming yang efektif, pertemuan tim kerja dengan sumber daya manusia berkompetensi tinggi sekalipun akan sulit menghasilkan inovasi-inovasi baru. Oleh karena itu, strategi pemberdayaan anggota kerja dan penggunaan teknik brainstorming harus menjadi perhatian utama.

  • Brainwriting

Jika umumnya brainstorming dilakukan dengan sistem setiap anggota menyampaikan ide-idenya secara lisan, teknik ini justru menggunakan medium tulisan. Setiap anggota dalam grup menuliskan idenya masing-masing setelah mendapatkan sebuah tema besar atau suatu permasalahan dari pemimpin tim. Kemudian setiap orang memberikan kertas mereka kepada rekan disampingnya dan menuliskan pertanyaan-pertanyaan baru atau menambahkan ide-ide baru di kertas tersebut. Proses ini berfungsi untuk membuka perspektif baru bagi setiap anggotanya setelah melihat ide yang dituliskan rekan lainnya. Hasilnya adalah inovasi-inovasi baru dengan kuantitas lebih banyak. Proses brainwriting sangat cocok bagi tim yang memiliki beberapa anggota kerja yang introvert karena teknik ini tidak harus melibatkan semua anggota untuk harus berbicara. Tips: dalam proses brainstorming, utamakan kuantitas terlebih dahulu daripada kualitas!

  • Figuring Brainstorming

Dalam teknik figuring brainstorming, pemimpin tim memberikan suatu kasus permasalahan yang harus dijawab oleh setiap anggotanya. Tentu setiap anggota memiliki cara pandang yang berbeda-beda dalam memutuskan solusi terbaik. Namun uniknya teknik ini melibatkan perumpamaan peran orang lain sebagai decision-maker. Contohnya seperti bagaimana Anda menyelesaikan masalah ini apabila Anda adalah seorang tokoh masyarakat atau seorang selebriti. Proses bermain dalam pola pikir dan menempatkan diri seseorang dalam sebuah peran baru seperti ini berguna untuk memunculkan ide-ide segar dengan angle perspektif yang berbeda. Teknik ini juga cocok untuk menentukan pembagian tim dengan mengetahui tipe pola pikir anggota yang cocok disatukan satu sama lain. Hal terpenting dalam brainstorming yaitu dengan tidak membatasi ide-ide yang muncul dari setiap anggota, even some weirdest ideas have a big opportunity to be a fresh solution!

  • Rapid Brainstorming

Teknik ini memiliki sedikit persamaan dengan teknik brainwriting, yang berbeda adalah  penggunaan pembatasan waktu dalam proses pencarian idenya. Pemimpin tim memberikan sebuah situasi permasalahan, kemudian setiap tim menuliskan ide masing-masing sebanyak mungkin dengan batas waktu 5 hingga 15 menit tergantung pada jenis permasalahannya. Setelah waktu habis, pemimpin tim menunjuk setiap anggotanya untuk mengutarakan ide yang telah didapatnya. Hal terpenting dalam teknik ini adalah untuk mendapatkan ide-ide segar yang spontan keluar dalam waktu terbatas. Seseorang akan secara otomatis berpikir cepat dan menuliskan ide-ide yang begitu saja keluar tanpa disaring terlebih dahulu. Dalam teknik ini, jangan memfokuskan satu ide yang terbaik terlebih dahulu. See how each person of your team solve the problem first!

  • Stepladder Brainstorming

Sistem brainstorming secara lisan dalam tim terkadang dapat memberikan sugesti yang mengintimidasi anggotanya apabila mereka mendengar ide-ide dari anggota lain. Hal tersebut dapat menghambat seseorang dan mengubur kembali ide yang telah ia temukan. Dengan teknik ini, hal tersebut tidak akan terjadi. Setelah pemimpin tim memberikan tema besar dan pertanyaan-pertanyaan terkait, setiap anggota diberikan waktu untuk mencari solusi dan jawabannya dengan menuliskannya di atas kertas. Setelah selesai,  semua anggotanya diminta untuk keluar ruangan kecuali dua orang. Kemudian dua orang tersebut mengutarakan idenya masing-masing dan mendiskusikannya secara singkat. Lalu satu anggota lainnya diperbolehkan masuk bergabung dengan dua anggota tersebut untuk mengutarakan idenya dan mendiskusikan dengan proses yang sama. Proses ini terus dilakukan hingga seluruh anggotanya mendapat giliran. Intimidating-feeling no more!

Comments

Share this article: