7 Ilustrator Wajib Follow di Instagram

Add some art to your feed!

Kemajuan teknologi dan masifnya penggunaan media sosial telah menciptakan ruang baru bagi para seniman untuk berkarya. Salah satunya adalah ilustrasi. Sebelumnya seni ini hanya menjadi bagian lingkup kecil dalam dunia lukis dan bila kita mundur ke belakang lagi, bagian dari jurnalistik disaat fotografi belum terlalu berkembang. Kini ilustrasi tak hanya sebatas menggoreskan pena dan kuas dalam selembar kertas lalu mereka ulang obyek dalam gaya personal sang ilustrator. Generasi baru ilustrator di millenium ketiga bebas mengekspresikan dirinya tanpa batas. Instagram bukan sekedar medium untuk menyebarluaskan karya tapi juga sumbe inspirasi. ELLE memilih tujuh ilustrator dengan tiga diantaranya dari Indonesia yang wajib Anda follow. Believe us, after you follow them, scrolling down your Instagram feed is never been same again!

 

Julia Rothman (@juliarothman)

As a truly New Yorker, Julia Rothman mendedikasikan karyanya bagi what else… New York! Terbukti dengan karya ilustrasi yang ia ciptakan sebagai dedikasi terhadap kota kelahirannya yang ia beri judul “Hello NY”. Ilustrator ternama ini telah banyak memberikan sumbangan karyanya dibeberapa buku-buku dan tabloid terkemuka di Amerika. Seperti The New York Times, The Washington Post, dan Bloomber Businessweek. Selain itu hasil desain ilustrasinya yang unik juga sempat digunakan oleh Sponge, Food and Wine, New York Magazine, Storey Publishing, dan Victoria’s secret.

Julia Rothman termasuk ilustrator yang unik, dimana ciri khas karyanya memperlihatkan realita sosial yang terjadi disekelilingnya. Selain itu ia juga senang membuat desain pattern unik dan colourful. Selain Hello NY, buku lain yang Julia telah rilis antara lain Nature Anatomy, Farm Anatomy, Who, What & When, Where, Why & How, Drawn in, dan The Exquisite Book.

 

 

Sonia Hensler

Ekspresif dan edgy adalah dua kata yang menggambarkan karakter ilustrasi dari Sonia Hensler. Permainan warna yang cenderung muted berpadu dengan sentuhan imajiner yang kompleksnya membuat karyanya kadang terasa surealis yang eklektik. Sensibilitasnya akan citra karakter perempuan yang kuat dan percaya membuatnya turut dipercaya oleh sejumlah label fashion kenamaan sebagai kolaborator diantaranya Loewe, Topshop, dan Daks London.

 

 

 

Quentin Monge (@mongequentin)

Perempuan menjadi tokoh sentral dalam setiap karya Quentin Monge. Ilustrator asal Prancis seringnya menggambarkan karakter perempuannya dalam postur yang atletis secara dinamis. Ciri lain dari karyanya adalah penggunana warna-warna pastel yang vibran dan bold. Jauh dari kesan komikal maupun cartoony, karya Quentin Monge lebih mencitrakan akan pengaruh popart yang sarat akan makna.

 

Julinu 

Julian Mallia atau akrab dipanggil Julinu, adalah pemenang penghargaan New Talent untuk kategori Advertising versi World Illustration Awards. Interpretasi akan geliat sosial masyarakat dalam bentuk ilustrasi yang striking dan dark membuat karya tak ubahnya sebuah lukisan yang bernuansa surealis dengan sentuhan popart.

 

Sir Dandy (@sir_dandy)

Garis tegas dengan permainan warna yang clash menjadi ciri dari Sir Dandy yang juga berprofesi sebagai musisi dan visual artist ini. Selain itu karyanya yang kerap terinspirasi akan kehidupan sehari-hari juga hadir dengan sisipan humor. Baru-baru ini Sir Dandy digandeng Mercedez-Benz untuk menuangkan visi kreatinya pada mobil CLA 200.

 

Andhika Muksin (@andhikamuksin)

A post shared by Andhika Muksin (@andhikamuksin) on

Kecintaanya pada tokoh Disney membuatnya menjadi salah satu ilustrator yang tengah ramai diperbincangkan di dunia maya. Lewat penggabungan foto yang didapatnya melalui internet dan pilihan karakter tokoh Disney yang ekspresif, Andhika seolah berhasil memberi nyawa baru pada tokoh tersebut. Who ever thought that Disney Princess can be a girl gone bad?

 

Naela Ali (@naelaali)

 

 

Namanya mungkin belum terlalu familiar, namun karya Naela Ali memiliki karakter yang kuat. Karyanya cenderung komikal, naif, dan nostalgic. Hal tersebut datang dari permainan komposisi warna dan garis yang lembut.  Naela telah meluncurkan buku mengenai karya ilustrasinya yakni Stories For Rainy Days,  Storie for Rainy Days vol.2 dan Thing & Thoughts I Drew When I was Bored.

Comments

Share this article: