Boolenciaga: Label Rilisan Baru Setelah Vetememes

More luxury catnip

Plagiarisme merupakan hal yang semakin wajar dalam dunia fashion. Hal ini muncul karena dalam industri kreatif ini terkadang mencari inspirasi adalah sesuatu yang tidak mudah. Salah satu contohnya terjadi pada si jenius Demna Gvasalia dengan labelnya Vetements. Dikenal dengan estetika apresiasinya pada budaya pop dengan memberi sentuhan penyempurnaan dari mass culture menjadi sebuah busana yang tongue-in-cheek. Pada musim fall 2015 lalu, Demna meluncurkan logo Thrasher yang diubah menjadi logo Vetements. Kemudian, Vetements membawa hoodie Titanic pada spring 2016. Ketika adopsi pop culture terjadi di runway, hal itu disebut sebagai fashion. Sedangkan dalam dunia Internet, hal itu disebut sebagai meme.

Tahun lalu, sebuah website yang mengaku menjual koleksi busana yang terinspirasi dari Vetements didebut online. Mengusung nama ‘Vetememes’, kontroversi ini berawal dari tweet Four Pins yang memperkenalkannya ke industri fashion. Sejak saat itu, Vetememes menjadi viral dan para penggemar fashion telah mencoba membongkar misteri ini. Ternyata, sosok penemu di balik website ini adalah Davil Tran yang berusia 23 tahun. Vetememes menjual raincoat yang sangat mirip desainnya dengan item yang sebelumnya pernah dipopulerkan oleh Vetements.

Kali ini, Davil telah¬†mendebut sebuah label baru, yang diberi nama Boolenciaga. Dalam pernyataannya, ia menuturkan, “Saya ingin memulai Boolenciaga karena Vetements memutuskan untuk melansir busana meme yang tidak lagi oversized, jadi hanya masalah waktu saja. Saya akan terus melakukannya selama saya bisa. Saya sangat mencintai Demna dan semua yang ia lakukan.” Davil berencana untuk melakukan hal yang sama dengan Balenciaga, di mana Demna juga bertindak sebagai creative director. Debut Boolenciaga telah memicu pembicaraan mengenai brand tersebut.

Saat ini, topi Boolenciaga telah dijual di situs online mereka dengan harga $65. Dan Davil tidak berhenti di sana, “Saya memiliki beberapa rencana, tetapi saya tidak ingin mengungkapkan terlalu banyak,” tuturnya.

Comments

Share this article: