Erdem dan H&M Memaparkan Kepada Elle Indonesia Mengenai Proses Kreatif Di Balik Koleksi Kolaborasi Keduanya

Story behind Erdem x H&M.

Proyek kolaborasi desainer dan label highstreet memang mungkin bukan hal baru lagi di industri fashion. Namun kehadirannya dinilai bukan hanya menjadi suatu strategi bisnis menguntungkan bagi kedua belah pihak namun juga menjadi ajang unjuk gigi kreativitas. Desainer akan ditantang untuk menghasilkan koleksi yang diproduksi masal dan label highstreet mendapat perspektif baru mengenai desain.

Tahun ini H&M yang merupakan pelopor dalam gerakan kolaborasi ini, menghadirkan proyek terbarunya dengan desainer Inggris, Erdem. Unexpected and excited, like with the previous collaborations, menjadi reaksi yang di berikan publik. Mengapa? Pertama, tren pasar tengah di dominasi gaya street wear dan H&M berani mendobrak kecenderungan tersebut. Kedua, harus diakui meski telah lebih dari sepuluh tahun berkarir di industri fashion dan memiliki penggemar loyal serta berstatuskan media darling, nama Erdem belum beresonansi kuat secara global bila dibandingkan dengan kolaborator H&M sebelumnya seperti Versace dan Comme des Garçons.  Ketiga, Erdem merupakan satu dari sekian desaine yang bisa meraih sukses secara independen tanpa dukungan finansial dari grup perusahaan fashion manapun, dan proyek kerja sama dengan H&M  memberinya peluang untuk memperluas publikasi dan kesempatan untuk merancang secara lebih luas, khususnya lini menswear.

Pekan lalu, koleksi Erdem x H&M pun resmi diluncurkan lewat sebuah peragaan di Los Angeles. Erdem masih konsisten dengan gaya romantis lewat permainan motif flora dan siluet feminin. Kreasi pyjamas set yang eklektik pun turut ditawarkan bersama ragam tailored pieces yang timeless.  Impresi serupa juga diterapkannya pada lini menswear.

Erdem dan Ann-Sofie Johannson memaparkan kepada ELLE Indonesia mengenai proses kreatif di balik pembuatan koleksi Erdem x H&M, mengapa proyek kolaborasi antara desainer dan highstreet masih dipandang signifikan, dan pentingnya akan integritas dari berkreativitas.

Koleksi Erdem x H&M akan tersedia di H&M Grand Indonesia mulai tanggal 2 November 2017.

 

ELLE: Kolaborasi ini menjadi debut Anda untuk merancang lini menswear. Apa perbedaan yang dirasakan dibanding mendesain koleksi women’s wear?

ERDEM: Merupakan sesuatu yang menyenangkan kala membuat koleksi pakaian laki-laki. Proses yang dijalaninya pun amat berbeda, karena bagi saya merancang pakaian perempuan didasari akan penekanan yang amat dalam terhadap narasi dan cerita. Sementara koleksi laki-laki, saya terinspirasi akan apa yang saya kenakan, sama ketika masa kecil dan masa muda, dan apa yang dikenakan oleh Ayah saya. Sama seperti sebuah proses pembedahan, karena kami kami mendesainnya untuk pertama kali. Misalnya, ketika saya hendak merancang sebuah parka, pertimbangnnya, apa cara terbaik yang bisa saya lakukan denganya,

ELLE: Apa pelajaran berharga yang Anda dapat dari H&M, dalam hal desain dan bisnis?

ERDEM: Pelajaran terbesar adalah bagi saya mengenai kualitas, dan bagaimana membuat koleksi kami. Ketika saya menyetujui untuk berkolaborasi, saya bersikukuh bahwa semuanya akan dibuat seindah mungkin. Sungguh mengagumkan bisa memperkenalkan H&M kepada para pabrik pemintalan kecil yang sering mengerjakan koleksi reguler saya, dan bisa membawa garis desain yang otentik dan tradisi pada koleksi Erdem x H&M.

ELLE: Bagaimana pendapat Anda mengenai kolaborasi antara fashion designer dengan label high-street?

ERDEM: Saya rasa hal tersebut sangat mengagumkan di mana bisa menawarkan sesuatu yang permanen lewat koleksi Erdem x H&M di masa semuanya berganti secara cepat. Saya senang bisa merancang pieces yang bisa dikenakan 5 sampai 10 tahun kemudian, dan masih memiliki makna dan berpengaruh. Ini sungguh menyenangkan bagi saya untuk bisa membawa misi ini kepada seluruh orang di seluruh dunia melalui koleksi Erdem x H&M.

 

ELLE: Apa karakter unik dari Erdem yang menurut Anda akan menarik atensi konsumen H&M yang tidak terlalu familiar dengan labelnya ?

ANN-SOFIE JOHANNSON: Material yang beragam, embellishments yang cantik, dan motif flora yang vivid dan merupakan signature style darinya akan membuat koleksi ini menarik. Saya rasa para konsumen kami akan benar-benar menyukai koleksi ini yang sarat akan nuansa magical dan romantis. It’s very versatile, Anda dapat mengenakannya secara formal maupun kasual tergantung dari ragam acara yang dihadiri. Contohnya, Anda dapat memadukan blus bahan lace atau long dress dari koleksi ini dengan blazer bergaya maskulin yang disampirkan di bahu Anda. Nuansa ‘kembar’ antara koleksi laki-laki dan perempuan –perpaduan keduanya- adalah sesuatu yang ia eksplorasi untuk kami dan juga guna memperkaya koleksi ini.

 

ELLE: Bagaimana Anda mempertahankan integritas dari visi kreatif desainer?

ANN-SOFIE JOHANNSON: Kami memberikan kebebasan untuk berekspresi kepada seluruh desainer. Di setiap koleksi kolaborasi, kami berujar bahwa kami ingin menghadirkan ciri khas dari suatu brand. Begitu kami setuju untuk bekerja sama, kami memberikan mereka kebebasan untuk merancnag koleksi sesuai dengan cara mereka. Lalu giliran kami untuk memproduksi sample pertama sehingga dapat dijangkau oleh konsumen H&M.

 

Comments

Share this article: