Inspirasi Memaksimalkan Fungsi Ruang dalam Apartemen seperti Hasil Karya Chrystalline Artchitect

Function in its fineness.

Tinggal di ibukota Jakarta yang padat serta tinggi level mobilitasnya, membuat kaum urban membutuhkan hunian yang efektif dan efisien untuk ditinggali. Dan sebuah unit apartemen dapat menjembatani antara hiruk pikuk dunia luar dengan kenyamanan absolut suatu tempat tinggal. Seperti satu unit apartemen seluas 130 meter persegi di Kelapa Gading yang dipercayakan sepenuhnya untuk didesain oleh Chrystalline Artchitect. Terdiri dari living room, dining room, pantry, tiga kamar tidur, tiga kamar mandi, dapur basah, serta area laundry, pernyataan simple and clean memantaskan desain ruang apartemen.

Materi veneer white oak pada lantai, dinding, dan furnitur yang mendominasi hunian ini, membuatnya tampak bersih sekaligus meneduhkan. Warna natural kayu, warna putih dan warna lembut lainnya pada perabot menjadi kombinasi tepat dalam mengintegrasi gaya hunian. Kala memasuki apartemen, ruang pertama yang menyambut adalah dining pantry. Masih didominasi elemen kayu pada meja makan serta kursinya, sebuah cermin hampir seluas satu sisi dinding ruang makan memantulkan isi ruangan, memberi gambaran kelegaan pada hunian. Di area living room, sofa berwarna krem dipadukan dengan floor lamp kontemporer di sebelahnya. Sementara jendela lebar yang menawarkan pemandangan luar apartemen memberikan keleluasaan pada sinar matahari yang masuk.

Penggunaan ruang yang efektif dan efisien pun ditunjukkan di kamar tidur. Kasur bertingkat sekaligus tempat bermain dan belajar menjadi pilihan untuk memaksimalkan ruang. Panggung kayu yang menjadi alas bagi matras, difungsikan juga sebagai laci yang dapat diisi dengan koleksi barang personal. Undak-undakan kecil yang mengarah dari kasur bawah menuju tempat bermain di bagian atas, dioptimalkan fungsinya dengan menjadikannya rak untuk memajang buku serta mainan. Master bedroom pada apartemen pun didesain minimalis. Dinding kayu pada sisi kepala kasur dipadukan dengan lapisan kayu lainnya yang berwarna putih, menyembunyikan lampu berwana kuning keoranyean yang berperan sebagai penerangan dalam ruangan.

Untuk menambah esensi hunian yang tampak luas, Chrystalline Artchitect pun menggunakan cermin yang dihias di dinding serta di furnitur, kemudian sekat kaca yang membatasi living room dan study room. Namun tak hanya itu, lampu dan meja melayang pada table dining room, serta meja melayang di bawah televisi pun turut menambah feeling luasnya ruang dalam hunian. Indirect lighting yang digunakan pada hampir keseluruhan ruangan, menciptakan ambience yang clean. Detail pada interior hunian, jelas memaksimalkan apartemen menjadi ruang yang efektif dan efisien, serta tak luput dari keindahan lewat fungsinya yang optimal.

Comments

Share this article: