Kolaborasi Perdana Maybelline Perjuangkan Rasisme Perempuan

Debuting with beauty influencer, Shayla

Maybelline mungkin merupakan salah satu brand yang paling dikenal dalam industri kecantikan, namun tampaknya sampai saat ini mereka masih terjebak dalam perkembangan produknya sendiri. Kolaborasi makeup antara brand kecantikan besar dan blogger adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Persatuan semacam inilah yang membawa pada kolaborasi Victoria Beckham x Estée Lauder, misalnya, di samping banyak kolaborasi lainnya.

Kolaborasi menjadi tren besar akhir-akhir ini. Hal ini terbukti dari brand-brand kecantikan yang berlomba-lomba untuk menggaet desainer. Namun, kelihatannya satu brand kecantikan utama ini telah absen dari pesta kolaborasi tersebut. Sampai saat ini, Maybelline tidak pernah sekali pun bekerja sama dengan seorang desainer maupun influencer untuk sebuah kolaborasi kecantikan. Untungnya, mereka mengejar ketinggalannya dengan sebuah gebrakan yang sangat penting.

Get ready for Maybelline x Shayla!

Mengumumkan dengan sebuah posting di Instagram, Maybelline menulis, “Kami tidak bisa memikirkan orang yang lebih baik daripada @makeupshayla, seorang bos mandiri yang telah membangun karir inspiratif dan memberdayakan jutaan orang,”

Kolaborasi ini sangat signifikan dalam banyak hal. Shayla yang merupakan seorang beauty influencer, memiliki followers sebanyak 2.5 juta orang. Dan dirinya telah dikenal sebagai seorang sosok yang memperjuangkan rasisme women of color.

Sementara, hal serupa telah dilakukan beberapa brand dalam memfitur model perempuan yang beragam untuk menjadi wajah merek mereka, seperti Gigi Hadid, Jourdan Dunn, dan Adriana Lima di antara sosok wajah kampanyenya yang paling terkenal, namun industri ini masih memiliki banyak ruang untuk perbaikan. But, this is certainly a good start!

Comments

Share this article: