Mengidentifikasi Hubungan One-Sided-Love dari 5 Tanda Ini

You’d better move on right this second!

image source: redlemon.hu

Berbagai rintangan dalam suatu hubungan adalah hal normal yang Anda alami dengan pasangan. Semakin lama Anda menjalin hubungan, semakin beragam pula masalah-masalah yang berdatangan. Namun dengan satu tujuan, Anda dan pasangan akan dapat mengatasi dan melewati masa-masa sulit tersebut bersama. But things don’t get solved easily, tidak semua pasangan memiliki tujuan yang sama. Mungkin Anda ingin lebih serius untuk dapat berakhir di pelaminan, sedangkan pasangan Anda adalah seseorang yang anti-marriage. Atau sederhananya, Anda melakukan pengorbanan untuk memberikan perhatian ekstra, but in fact he never noticed and did not put the same effort.

Namun patut dipertanyakan juga apabila hubungan Anda dengan pasangan ‘baik- baik’ saja alias terbilang jarang mengalami konflik. Dalam arti, pasangan Anda tidak pernah marah jika Anda melakukan kesalahan atau hal-hal serupa lainnya. Sayangnya hal tersebut bukan merupakan jaminan sebuah pertanda baik, tapi justru dapat  menunjukkan adanya sesuatu yang tidak beres dalam hubungan Anda. Anda harus dapat membedakan apakah hal tersebut merupakan sebuah pengertian yang diberikan pasangan Anda atau justru merupakan ketidakpedulian sang pasangan terhadap Anda. Baik hubungan yang sudah terjalin bertahun-tahun atau masih terhitung minggu, hubungan one-sided-love dapat terjadi. Mungkin Anda tidak menyadarinya, tetapi kasih sayang pasangan Anda perlahan berkurang dan hubungan menjadi hambar. Untuk itu Anda perlu mengenali tanda-tanda one-sided-love di bawah ini.

  1. He doesn’t make you as a priority

Ciri-ciri ini memang sudah sangat umum, yaitu ketika pasangan Anda lebih memilih menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman-temannya. Namun dalam hubungan one-sided-love, pasangan Anda tidak terlalu mementingkan untuk menyempatkan waktu bertemu Anda atau bahkan sekadar menelepon sepulang kerja. Pasangan Anda mungkin masih akan memberikan kabar dan menghormati Anda, tetapi ia tidak menaruh Anda dalam priority-list miliknya. In this case, when you tell him how much you miss him, I can’t guarantee if he would miss you the way you did.

  1. The effort always comes from you

Tanpa sadar Anda adalah seseorang yang selalu memberi kabar kepada pasangan Anda dan menanyakan aktivitas dalam kesehariannya. Untuk sekadar makan malam pun, Anda yang selalu berinisiatif mengajak. Penentuan cenderung selalu ada pada Anda. Dapat dikatakan apabila Anda tidak memulai komunikasi terlebih dahulu, pasangan Anda mungkin akan betah berminggu-minggu tidak bertemu Anda. Mungkin ia akan selalu mengiyakan dan Anda tetap dapat pergi berdua untuk sekadar hangout. Tapi saya yakin Anda memiliki kata hati dan akan mengetahui apakah pasangan Anda melakukannya dengan kesungguhan atau tidak.

image source: pinterest.com

  1. He doesn’t pay attention of your romantic gestures

Who don’t love cuddling and do romantic things with our lover? Itulah yang mungkin Anda lakukan untuk melepas rindu dan menunjukkan rasa perhatian Anda. Tetapi pasangan Anda tidak melakukan hal yang sama, bahkan tidak memperhatikan apa yang Anda lakukan terhadapnya. You will know that he is not into it, ia juga mungkin akan memberi jarak perlahan ketika Anda menginginkan hal-hal romantis yang intens. It is tiring to be the only one who’s doing it, you’d better move on right this second!

  1. Only you who tell the story

Terbuka dengan satu sama lain merupakan kunci utama untuk memiliki hubungan yang sehat. Saling jujur dari mulai masa lalu pahit hingga hal-hal yang tidak penting sekalipun akan membuat Anda lebih mengerti pasangan Anda dan sebaliknya. Tetapi apabila dalam sebuah hubungan hanya Anda yang selalu menceritakan tentang diri Anda, there must be something wrong with him.

  1. He doesn’t introduce you to his friends and family

Ketika Anda menjalin hubungan dengan seseorang, Anda juga menjalin hubungan dengan orang-orang yang ada dalam hidup pasangan Anda. Jadi untuk mengetahui seperti apa latar belakang keluarga dan teman-teman pasangan Anda, tentu merupakan sesuatu yang diperlukan. Tak hanya itu, mengenal orang-orang yang ada di sekitar pasangan Anda merupakan sebuah kenaikan tingkat dalam membangun kepercayaan pasangan Anda untuk menunjukkan, “Hey, here is my girlfriend.” Jadi, apabila pasangan Anda tidak sekalipun mengenalkan Anda kepada keluarga dan kerabatnya, atau bahkan menyembunyikan hubungan Anda dengannya? This is the same as if you are doing the relationship alone.

Comments

Share this article: