Mengulik Cara Bekerja Multitasking Selebriti mulai dari Rihanna hingga Cinta Laura

See how they do all, at once!

Setiap orang memiliki kemampuan dan fokus yang berbeda-beda dalam bekerja. Saya yakin Anda sering kali melihat rekan kerja yang sangat baik dan selalu maksimal dalam satu tugas di bidang tertentu, tetapi kinerjanya seketika menurun ketika diberikan tugas lebih. Walaupun begitu, tak jarang pula terdapat tipe pekerja yang justru sangat maksimal apabila mengerjakan beragam tugas secara bersamaan dalam satu waktu. Tak semua orang memiliki multitasking-ability, namun nyatanya kemampuan melakukan pekerjaan secara multitasking dapat dilatih dan dapat ditingkatkan. Hal ini telah cukup banyak dilakukan oleh para figur publik nasional maupun internasional. Berkat keambisiusannya dalam melakukan beragam kesibukan, keempat selebriti ini mampu unggul dalam hasil kerja multitasking-nya.

  • Gwyneth Paltrow

Pemeran Pepper Potts dalam film Iron Man (2008) ini tak hanya berkecimpung dalam dunia perfilman Hollywood. Ia juga telah digaet oleh beberapa brand seperti Calvin Klein dan Estee Lauder sebagai bintang kampanye produk-produknya. Sebagai seorang perempuan karier, Gwyneth terus berkarya dan menjadi orang di balik layar dalam berbagai bidang. Di bawah brand Goop, Gwyneth merilis lini parfumnya Goop Edition 01 serta ber-multitasking mengeluarkan lini fashion-nya di bawah brand yang sama. Tak berhenti sampai di situ, peraih Oscar dalam film Shakespeare in Love ini juga menjadi seorang penulis buku seri resep makanan, salah satunya berjudul It’s All Easy. Kesuksesan yang ia raih berawal dari karier yang ia mulai dari nol serta kerja keras tiada henti. Perannya sebagai seorang ibu tidak menghentikannya dalam berkarier, oleh karena itu ia mengutamakan keseimbangan antara pekerjaannya di luar dan waktu bersama anak-anaknya. “I have a lot of respect for women who try to do both things, because I really struggle.”

  • Rihanna

Pelantun lagu Diamond dan Wild Thoughts ini memang telah sukses menghebohkan para penggemarnya dengan lini fashion-nya Fenty x Puma yang turut meramaikan New York Fashion Week 2016 lalu. Kesan sporty nan seksi dari ciri khas gaya Rihanna diterapkan secara sempurna dalam hasil desainnya. Di tahun yang sama, ia juga menandatangani kontrak dengan LVMH untuk berekspansi dalam bidang kosmetik, yaitu Fenty Beauty. Beberapa kali ia juga bekerja sama dengan fashion brands kenamaan seperti Dior, Manolo Blahnik, Gucci, dan lain-lain. Kesuksesannya juga ia dedikasikan untuk give-back dalam bentuk yayasan peduli pendidikan di dunia yang ia namai Clara Lionel Foundation. Keberaniannya menjadi bekal untuk mengambil banyak risiko demi melakukan banyak hal. Tak lupa ia juga selalu mengutamakan untuk selalu menjadi diri sendiri dalam berkarier. And sometimes she’s the rebel one!

  • Nadya Hutagalung

Model dan aktris nasional berdarah Indonesia-Australia ini mengawali kariernya dari mulai menjadi seorang VJ di MTV Asia, model, host di beberapa kanal televisi, hingga menjadi seorang aktivis lingkungan. Dalam karier modeling-nya, Nadya telah menjadi host dari Asia’s Next Top Model. Kemudian ia mengimplementasikan kepedulian dan kecintaannya terhadap lingkungan dengan menjadi seorang aktivis lingkungan alam. Keterlibatan dan partisipasinya ia dedikasikan pada sejumlah lembaga seperti Nat Geo Wild, UNEP (United Nation Environment), serta WWF. Salah satu kampanye terkininya yaitu Let Elephant be Elephant dan #cleanseas. Popularitas akan kegiatan-kegiatan positifnya tak diraih secara instan. Kunci kesuksesannya adalah ketegasannya dalam memilah tawaran pekerjaan sesuai dengan prioritasnya.

  • Cinta Laura

Kariernya sebagai seorang aktris, model, dan penyanyi tak luput dari prestasi pendidikannya. Cinta berhasil meraih dua gelar berpredikat Cum Laude dan lulus dalam waktu 3 tahun dari Universitas Columbia, New York. Dikenal sebagai seorang perempuan yang giat dan pekerja keras, Cinta juga telah merentangkan karier dalam dunia filmnya di Hollywood. Karier film hollywood perdana yang dibintanginya, After The Dark, akan segera dilanjutkan dengan film berjudul Crazy For The Boys tahun 2018 mendatang. Ia juga mendedikasikan dirinya lewat program charity Soekarsono Foundation yang berfokus pada pendidikan di Indonesia. Ambisinya untuk go international menjadi motivasi utamanya dalam kelanjutan kariernya yang sedang ia jalani di Los Angeles. The key is: never easily give up!

Comments

Share this article: