Seniman Jenius di Balik Print Prada nan Ikonis

And his artwork that seems to move people deeply

Bulan lalu, rumah mode Italia Prada mempresentasikan koleksi resortnya pada sebuah lokasi yang tidak biasa, yaitu Fondazione Prada Osservatorio exhibition space yang berdinding kaca dan berada di atas Galeria Vittorio Emanuele II di kota Milan. Sang Creative Director, Miuccia Prada meluncurkan apa yang ia anggap sebagai koleksi “Modernist”. Koleksi tersebut juga menggemparkan debut kembali dari karya kolaborator Prada, James Jean. James merupakan seniman berdarah Taiwan-Amerika. Lukisan ‘Trembled Blossom’nya nan whimsical menghiasi koleksi Prada musim spring/summer 2008.

Dalam sebuah pernyataan, Jean mengatakan, “Bahasa desain Prada melintasi banyak ruang, dan mungkin karya saya menjadi relevan ketika ia ingin membangkitkan sebuah rasa fantasi. Saya pikir kualitas lirikal dari harus saya adalah tandingan yang bagus untuk pembangunannya desain Prada.” Hal inilah yang terjadi kembali pada koleksi musim resort 2018, di mana fluid print karya Jean yang menggambarkan bunga lili dan karakter kelinci dalam gaya Art Noveau difitur dalam ragam busana Prada, seperti gaun nan lightweight, smock dan celana panjang, serta tas dan gelang cuff. Elemen tambahan seperti crystal embellishment dan bulu dalam nuansa palet pastel menghiasi koleksi tersebut. Hasil karya Jean memberikan kesan mewah dan whimsical pada visi baru Prada yang membawa konsep sport luxury.

Selain womenswear, Jean yang memulai kariernya sebagai seniman komik DC, juga menyumbangkan karyanya dalam bentuk gambar grafis untuk koleksi menswear musim spring/summer 2018. Ia kemudian memfokuskan perhatiannya secara utama pada seni lukis. Bertemu Miuccia pertama kali pada tahun 2007 silam, Jean digaet untuk membuat wallpaper mural untuk Prada Epicenter store di kota New York. Tak lama setelahnya, Miuccia meminta seniman tersebut untuk membuat image panorama yang diperuntukkan sebagai bagian dari setting runway show musim spring/summer 2008. Di sinilah, Miuccia akhirnya memutuskan untuk menginkorporasi gambar  fantasi Jean ke dalam koleksinya pada menit-menit terakhir. Layaknya Miuccia, Jean juga mempraktikkan referensi yang sangat banyak, mulai dari sejarah maupun kontemporer. Hal tersebut yang membantunya membangun estetika desain nan unik. It’s art taken to another level!

Images: Courtesy of Prada

Comments

Share this article: