Sexy Squad: 4 Figur Perempuan Indonesia Menerjemahkan Frasa Seksi

Kelly Tandiono, Jessica Mila, Asmara Abigail, and Nadila Ernesta open up!

Terlahir sebagai kaum Venus membawa perempuan pada sejumlah definisi seksi yang multi dimensi, baik standar itu dilihat dari nilai fisik (admit it, it’s irressistible not to include this one), attitude, dan pola pikir. Namun hal ini justru membawa terminologi seksi menjadi semakin masif dan intriguing untuk diperbincangkan. Lihat saja mengapa Marilyn Monroe masih menjadi figur yang tidak pernah hilang dalam ingatan industri showbiz sebagai everlasting sex symbol. Atau mengapa show Victoria’s Secret selalu menjadi yang ditunggu dan mendapat exposure besar tiap tahunnya. Satu-satunya alasan kuat untuk menjawab keduanya adalah pesona seksi yang terpancar dari kepercayaan diri. Dalam edisi kali ini, ELLE mengundang supermodel Kelly Tandiono, persona televisi Jessica Mila dan Nadila Ernesta, serta aktris film slash pole dancer Asmara Abigail untuk membahas mengenai keseksian perempuan (dan laki-laki!), passion, mindset, dan wildest fantasy mereka. Here’s to celebrate the sexiness, outside and inside a woman!

 

Bagaimana Anda mendefinisikan ‘seksi’?

Asmara: Sexy is about inner aura. Jika Anda memilikinya dari dalam, itu akan langsung terlihat.  

Kelly: Saya setuju. Somehow you don’t need to overly dress on showing your skin hanya untuk menunjukkan Anda seksi. Tapi saat Anda memiliki aura tersebut, bahkan hanya menggunakan kemeja pun akan terlihat seksi.

Asmara: Dan orang akan merasakan energi tersebut!

Jessica: Seksi menurut saya lebih tentang menjadi smart dan confident. Karena kalau kita berbicara tentang fisik, itu relatif.

Nadila: Ya, memang lebih kepada inner beauty.

 

Bagian tubuh mana yang paling memberi Anda kepercayaan diri tingkat tinggi?              

Kelly: Mata.

Asmara: Hidung.

Jessica: Rambut.

Nadila: Mata juga postur tubuh.

 

Apa transformasi terseksi yang pernah Anda berikan pada diri sendiri?

Nadila: Setiap selesai proyek film atau serial televisi, saya akan selalu mengeriting rambut. Well, itu sebuah transformasi seksi untuk diri saya.

Jessica: Tapi rambut keriting memang seksi! Bagi saya, transformasinya lebih mengarah ke olahraga, karena saat ini saya semakin giat melakukannya. Karena dengan olahraga, saya merasa tubuh lebih berbentuk dan fit.

Asmara: Transformasi seksi saya adalah momen-momen saat saya melewati masa remaja menuju usia 20.

Kelly: Dulu saya sangat tomboi, namun momen saat saya memasuki dunia modelling, adalah momen transformasi terseksi. Sekarang saya masih tomboi juga, but I think I’m a beautiful tomboy now!

 

 

Apa mimpi terliar Anda yang akan Anda capai?                                                             

Kelly: Lebih ke hal-hal yang berkaitan dengan karier akting, saya ingin lebih bereksplorasi dalam bidang akting dan pada label bikini saya Cover Me Not. Semoga berkembang bahkan go international.

Asmara: Ah, my wildest dream berakting dalam film produksi Italia!

Nadila: Ada satu penginapan di Irlandia yang terletak di tengah hutan, dan bangunannya transparan hingga bisa melihat alam secara natural. Saya ingin pergi ke sana bersama pasangan. Plus, saya suka sekali dengan Justin Bieber, jadi saya berharap suatu hari bisa bersalaman dengan Justin.
Jessica: Haha! Karena Justin sekarang semakin hot, ya? Kalau saya ingin menantang diri saya sendiri, misalnya melakukan sky diving. Saya tidak tahu apakah saat terjun melakukannya saya akan berani atau sebaliknya. Tetapi saya benar-benar ingin mencobanya suatu saat.

 

ELLE believes that sexy is about mind. Bagaimana cara Anda mempertahankan pola pikir yang sesuai dengan keyakinan Anda, untuk tetap sejati terhadap diri Anda yang sesungguhnya?

Nadila: Saya selalu menjadi diri saya sendiri. Walau orang bilang saya lebih bagus pakai ini, pakai itu, tetapi prinsip saya adalah ‘apa yang saya pikirkan, itulah yang saya jalani’.

Kelly: I’m always be my self. I’m a very strong person. Saya juga tidak pernah memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang saya. Mungkin itu hal yang membuat saya stand out. Tapi hal tersebut juga yang akhirnya membuat saya percaya diri dan seksi.

Jessica: Saya akan selalu mencoba mengenal diri sendiri dan melihat kepribadian kita lebih dalam. Karena kalau kita memahami diri sendiri, kita tidak akan mudah terpengaruh pada orang lain. Kalau pun ada inspirasi atau referensi dari orang lain, kita tetap harus pintar memilih siapa orang yang akan menjadi influencer bagi diri kita.

Asmara: Maybe it’s all about just being natural as you are. Karena saat Anda berusaha ‘menciptakan’ seksi, ia tidak akan tampak alami. Kuncinya adalah menjadi diri Anda sendiri.

 

Bagaimana cara Anda agar tidak merasa overwhelming dengan elemen seksi milik Anda yang dikagumi oleh publik, agar Anda selalu bisa memancarkan energi positif dan tidak disalahartikan?

Kelly: Tidak perlu tampak porno. Kenakan baju senormalnya sesuai karakter Anda.

Asmara: Serta tahu lokasi dan occasion saat harus menggunakan pakaian apa.

Nadila: Yang paling penting tahu batasannya saja.

Jessica: Lebih bersyukur atas apa yang kita punya. Karena jika kita bersyukur, rasanya kita lebih mencintai diri kita sendiri juga.

 

Apa mantra singkat untuk membuat Anda percaya diri dan seksi dalam seketika?    

Kelly: I’m sexy, f*** it!

Asmara: Sono La Ragazza della Luna (I’m the girl from the moon).                                           

Nadila: Jangan membandingkan diri dengan orang lain.

Jessica: Positive, positive, positive thinking, dan bersyukur. Jangan memusingkan masalah-masalah kecil.

 

Apa satu rahasia Anda dalam tampil sempurna di red carpet?

Nadila: Saya tipe perempuan yang ‘instan’, jadi hampir tidak pernah terlalu pusing. Saat sudah tahu akan pakai baju apa, kemudian makeup, lalu langsung berangkat saja!

Kelly: Sebenarnya lebih pada level percaya diri saja. Karena jika di red carpet, mau berjalan pakai baju apa saja asal percaya diri, pasti akan awesome.

Asmara: Saya setuju, yang penting percaya diri.

Jessica: Saya termasuk tipe yang praktis juga. Tetapi satu hari sebelumnya, saya pasti selalu berusaha untuk fit dan fresh. Misalnya jangan terlalu lelah dan menghindari begadang, karena mata akan terlihat tidak fresh. Dan kalau tidak fit, komunikasi dengan orang pun akan menjadi kurang nyaman.

 

Aksesori apa yang mampu meningkatkan kadar keseksian Anda?           

Asmara: Choker, tapi bukan yang ‘tali sepatu’, ya!

Kelly: Anting-anting.

Nadila: Kalung.

 

Satu desainer yang rancangannya selalu sukses membuat Anda merasa seksi?

Kelly: Sexy classy, Auguste Soesastro.

Asmara: Toton.

Jessica: Tex Saverio.

Nadila:  Arantxa Adi. Karena saya suka interpretasi glamornya dan dia selalu punya outfit yang sesuai keinginan saya.

 

Apa hal dari laki-laki yang mampu membuat mereka tampak seksi?

Nadila: Saat mereka bisa melakukan pekerjaan mereka dengan baik, entah itu dalam bidang traveling, bermain musik, berakting dalam film, atau pekerjaan apapun. Saat mereka bisa mencapai puncaknya, itu akan membuat mereka seksi tanpa perlu menilai tampilan fisik mereka.

Jessica: Ketika mereka sukses pada bidang yang mereka geluti.

Kelly: Saat mereka tidak tahu bahwa mereka hot. Karena kalau mereka tahu dirinya hot, justru akan menghilangkan keseksian mereka, dan kita pun menjadi tidak terlalu penasaran lagi.

 

Aksi dari pasangan seperti apa yang mampu membuat Anda turn on?

Asmara: Dalam sebuah hubungan, saya percaya jika kita juga harus membuat diri kita sendiri exciting. Tapi kegiatan adventure bisa membuat hubungan dengan pasangan semakin menggairahkan!

Nadila: Saat pasangan tiba-tiba memuji kita. Dalam kehidupan pernikahan pasti berbeda dari masa pacaran yang masih sering diberi pujian. Jadi saat pasangan tiba-tiba menyebutkan sebuah pujian sederhana sekalipun seperti, “You look beautiful in that dress,” sudah sukses bikin saya excited.

Jessica:  Mungkin karena masih dalam tahap pacaran, jadi rasanya masih melalui momen-momen pujian itu, ha ha! Tapi hal exciting adalah saat pasangan mempersiapkan surprise. Dan saya beruntung pasangan saya well prepared jika berurusan dengan surprise. Dan dia selalu menyiapkan satu kado untuk saya bila saya sedang not in the mood, dan dia pasti punya suatu hal yang membuat good mood saya kembali.

 

 

Apa scene paling seksi dalam sebuah film yang ingin Anda realisasikan dalam kehidupan nyata?            

Asmara: Scene terakhir dari film Tango Lesson (1997) karya Sally Potter. Berupa adegan seorang sutradara perempuan Hollywood yang menari tango bersama tiga laki-laki. It’s tottaly cool, saya ingin melakukannya!

Nadila: Adegan saat Uma Thurman dan John Travolta dance di tengah bar dalam film Pulp Fiction. Itu seksi sekali.

Jessica: Ini mungkin lebih mengarah pada scene ‘pekerjaan seksi’. Sempat terlintas scene film Devil Wears Prada, sebab saya ingin bisa bekerja seperti itu walaupun itu bukan bidang saya. Saya menonton filmnya berkali-kali dan masih suka hingga kini.

Kelly: Semua adegan Angelina Jolie di film Lara Croft: Tomb Raider. Oh my God, such a girl crush!

 

Hal baru apa yang tengah Anda pelajari saat ini, di luar fokus pekerjaan utama Anda?     

Kelly: Saya tengah belajar bahasa Italia.

Jessica: Saya sedang belajar cooking, karena saya merasa sudah berada di umur yang mulai harus bisa memasak.

Asmara: Saya belajar membuat homemade pasta yang fresh. Tapi tahun ini saya ingin kembali belajar bahasa Perancis dan Spanyol untuk melengkapi kemampuan berbahasa Italia saya.

Nadila: Saya mungkin sedang tidak belajar sesuatu, tetapi saya tengah mengajari anak saya. Itu hal yang seksi, bukan?
Siapa figur perempuan seksi menurut Anda, dan bagaimana Anda mengambil dan mempelajari inspirasi dari sosoknya?

Asmara: Monica Bellucci. Sekalipun ia sering mendapat nude scene, saya suka caranya percaya diri without or with clothes.

Nadila: Marion Cotillard, karena dia seksi dan sex appeal-nya sangat tinggi. Aktingnya pun bagus dan filmnya selalu luar biasa.

Jessica: Natalie Portman. Ia mewakili sisi seksi perempuan secara positif, dan rasanya Natalie dilihat dari semua angle pun selalu cantik.

Kelly: Angelina Jolie dan Milla Jovovich. Saya suka mereka yang effortless dan natural.

 

Menurut Anda, bagaimana cara perempuan untuk dapat menebarkan virus positif yang seksi lewat medium media sosial?

Kelly: Kalau saya pribadi selalu menggunakan media sosial untuk bekerja. Jadi jarang untuk kepentingan personal. Tapi saya selalu berpikiran untuk mengunggah sesuatu yang positif dan bisa encouraging orang, misalnya melalui olahraga. Tapi saya selalu menjadi diri saya sendiri.

Asmara: Saya selalu mengunggah sesuatu yang saya suka. Seperti halnya yang berkaitan dengan traveling dan hobi saya. Dampak media sosial itu terlalu besar, kadang kita tidak tahu siapa yang mengikuti kita di media sosial, jadi tidak bisa menebak pasti akan seperti apa impact-nya pada mereka. Saya sangat memikirkan hal apa yang benar-benar harus saya unggah. Since once again, social media is opened for public, it’s not privately yours anymore.

Nadila: Penting untuk melakukan filter pada media sosial, sebab saat ini ia merupakan sumber dari segala hal yang terjadi. Yang jelas jangan terlalu banyak pencitraan.

Jessica: Saya setuju untuk melakukan filter dan terus berusaha menjadi orang yang lebih baik. Karena jika unggahan kita baik tetapi attitude kita berbanding terbalik, pasti akan terungkap juga pada publik.

 

Bagaimana cara Anda menjaga ritme relationship agar hubungan selalu mengarah ke jalur positif?

Jessica: Berusaha selalu saling percaya. Karena jika hubungan tidak dilandasi rasa percaya akan percuma. Jadi sampai sekarang kami saling percaya dan tidak pernah melarang ini itu. Saling pengertian.

Nadila: Saya tidak pernah mau memikirkan hal yang buruk seperti mencari-cari kesalahan pasangan. Lebih baik kita selalu optimis agar full of love.

Kelly: You need to spice up the relationship! Apalagi jika hubungan yang dibangun sudah lama, maka memanaskan hubungan itu penting agar tetap lovey dovey.

Asmara: Saya setuju. Dan dibarengi fokus untuk mencintai diri sendiri, karena itu akan menular dan dapat berguna untuk terus memperbaiki diri.

 

Gerakan kampanye seksi seperti apa dalam industri showbiz yang menurut Anda mampu empowering perempuan?

Asmara: Saya suka gerakan Prada Foundation’s yang membangun Fondazione Prada di Italia. Saya pikir itu ide yang brilian di mana sebelumnya beberapa orang mungkin tidak bisa membeli produk Prada, namun dengan membeli tiket masuk Fondazione Prada, membawa mereka menjadi konsumen Prada juga. Dengan adanya bangunan tersebut, Prada telah menyumbang untuk masyarakat dan mengembalikan apa yang kota tersebut berikan kepadanya.

Kelly: Ada satu campaign mengenai model anoreksia yang membuat saya dan banyak orang terbuka pikirannya. Saya rasa skinny is not an absolute thing.

Nadila: Selena Gomez baru saja digital detox selama tiga bulan, dan menurut saya itu hal yang menarik. Karena kalau kita bisa melakukan itu, akan sangat bermanfaat bagi kehidupan dunia media sosial yang serba hectic.

Jessica: Saya juga merasa kampanye Selena itu cool, saat melihat bahwa kini kita mendapatkan informasi lebih banyak dari media sosial ketimbang majalah, koran, atau televisi. Informasi dalam media sosial itu terlalu luas sehingga terkadang menimbulkan hoax atau informasi yang menyimpang, seperti gosip. Saya juga ingin bisa melakukan digital detox.

 

Di mana destinasi terseksi versi Anda untuk menghabiskan liburan?

Asmara: Pilihan saya Lecce, Apulia, di Italia.

Kelly: Courmayeur, Italia. Anda bisa ice skate atau snowboarding di sana. Impian saya selanjutnya liburan ke Alaska. Akan seksi rasanya bila bisa menjadi warga Eskimo.

Nadila: Irlandia. Dan saya suka pantai, terutama pantai yang belum banyak orang tahu.

Jessica: Saya suka pantai dan Islandia.

 

Apa rencana seksi yang ingin Anda eksekusi di bulan penuh kasih sayang mendatang?

Kelly:  I never tought about it!

Nadila:  Karena bulan tersebut saya berulang tahun dan merayakan anniversary  pernikahan, sepertinya saya dan pasangan ingin honeymoon lagi. Tapi tidak akan ada baby ketiga, ya!

Jessica: Saya belum ada planning. Tapi sepertinya akan ada jadwal pekerjaan.

Asmara: To be honest, saya lupa akan hal ini, jadi, uhmm

 

 

Article is originally published on ELLE Indonesia February 2017 “Sexy Issue”.

STYLING: Anindita Saryuf

PHOTOGRAPHY: Jessica Tri Putri

TEXT: Giovani Untari

MAKEUP & HAIR: Victoria Makeup Atelier

STYLING ASSISTANT: Fadilla Yunidar, Clara Tan

PHOTOGRAPHED AT: Green Skate Park, TMII, Jakarta

Comments

Share this article: