Tanda-Tanda Stres Yang Dapat Mengeliminasi Keseksian Anda

My Sexiness, My Happiness!

Ketika kata ‘seksi’ terucap, seketika figur tubuh proporsional, karir cemerlang, dan sosok penuh inspirasi kerap muncul di bayangan. Namun kenyataannya keberadaan stres dapat mengeliminasi keseksian Anda. Isn’t it Mayday?

Apakah  Anda pernah mengalami saat sedang dilanda bad mood, rasa kesal, terutama stres, maka kinerja tubuh Anda lebih menurun? Tanda yang paling mudah dirasakan adalah cepat letih, mengantuk, penurunan atau kenaikan berat badan yang tidak wajar, rambut rontok, hingga jerawat yang muncul tidak hanya di area wajah bahkan pada kulit kepala! Hal ini pernah melanda beberapa figur ternama dunia seperti Demi Lovato pengidap bipolar disorder atau Mischa Barton yang mengalami “full-on breakdown” sekitar enam tahun lalu, hingga Selena Gomez dan Lady Gaga yang menjadikan tahun 2016 sebagai titik baliknya. Banyak individu sering tidak menyadari apa yang terjadi dalam dirinya akan dengan cepat memengaruhi kinerja tubuhnya.

THE CHEMISTRY

Mind, body, and soul saling memengaruhi satu sama lain. Ketika salah satu ada yang tidak seimbang, maka tubuh akan menerima sinyal tersebut dalam efek yang berbeda-beda. Seperti Juliana Yu, MD.H, NH selaku Cosmetologist, Dermatologist, Nutritionist NH, dan founder klinik Skinovation ungkapkan mengenai dampak stres bagi tubuh, “Stres adalah akumulasi dari tekanan setiap hari, dapat bekerja melawan diri kita. Stres yang positif mendorong semangat, sedangkan stres yang negatif akan membuat diri kita terkurung dan seolah-olah memberi tekanan terhadap diri kita.” Ia pun melanjutkan, “Yang pasti pada wajah pengaruhnya dapat membuat wajah terlihat lebih pucat dan berujung pada kerutan di dahi, frown line, atau kerutan di tengah antara kedua mata. Stres juga merupakan salah satu faktor pemicu penyakit jantung.

Anxiety dan depresi memang bisa menyebabkan jerawat, kerontokan yang prematur, pigmentasi dan perubahan hormon akibat tingginya tingkat cortisol (hormon steroid) di dalam peredaran darah. Cortisol yang berlebih dapat mengurangi neuron baru dan dapat membuat neuron yang berada di bagian otak hippocampus, mengecil – menyebabkan gangguan ingatan. Cortisol inilah yang memiliki peran besar dalam perubahan bentuk fisik, aktivitas kimia di bagian otak, dan menyebabkan tubuh mengeluarkan jumlah hormon dan zat kimia di dalam tubuh secara tidak menentu.

DEMI LOVATO

Penyanyi Demi Lovato telah berhasil keluar dari terpaan stres dari masalah bipolar disorder yang dimilikinya. Sejak tahun 2015, Demi menerapkan gaya hidup baru dengan meninggalkan alkohol, mengatur pola makan yang terencana, dan berolahraga yang mengantarkan dirinya pada sosok yang seksi. Kini, Demi pun gemar mengunggah foto selfie tanpa makeup. Ini adalah hasil dari transformasi holistis yang dilakukannya. “Saya merasa sangat lebih sehat. Beberapa orang mempunyai rencana perawatan yang berlangsung beberapa tahun, lalu menyelesaikannya. Kalau saya selalu diterapkan setiap hari” tegas Demi. Dengan pengaruh yang Ia miliki di masyarakat, Ia telah aktif dalam menyuarakan pentingnya kesadaran awal untuk kesehatan mental yang kita miliki dengan mengedukasi berbagai hal melalui Lovato Treatment Scholarship, dan yayasan Be Vocal: Speak Up for Mental Health, untuk mengedukasi masyarakat luas mengenai berbagai jenis depresi, mental illness, dan pentingnya untuk “surrender”, yaitu mencari tahu dan menyadari permasalahan yang mengganggu di dalam diri Anda untuk mengambil langkah awal dalam pemulihan diri.

Baca juga: 3 Langkah Mendapatkan Tubuh Kencang dalam Waktu 5 Hari

SELF TREATS

Happiness membawa berbagai macam manfaat bagi tubuh Anda. Oleh karena itu, secara holistis, Anda perlu memprioritaskan tingkat kebahagiaan Anda apapun kondisinya.  Ikuti tips dibawah untuk menyegarkan pikiran dan tubuh Anda:

  1. SEARCH THE SERENE (REIKI)

Diciptakan sebagai pengobatan alternatif oleh biksu Jepang, Mikao Usui, pada tahun 1922, Reiki yang dalam bahasa Jepang memiliki arti “energi hidup universal” seringkali dipandang sebagai penyembuh bagi ketidakseimbangan energi – mulai dari sakit kepala, penyakit kronis, hingga anxiety. Reiki mendukung tubuh Anda untuk menyembuhkan diri sendiri dari segi fisik, emosional, mental, dan spiritual.

  1. SLAY THE COMEBACK (TAI CHI)

Tai Chi yang berasal dari Cina, memiliki sebutan sebagai “pengobatan yang bergerak.” Pada awalnya, latihan pikiran dan tubuh ini dikategorikan sebagai ilmu bela diri di Cina. Tai Chi sudah mulai dicoba sebagai solusi untuk yang mengalami PTSD di Amerika oleh BMJ Open.

  1. SEX ON FIRE

Sex gives a lot! Peneliti dari McGill University di Kanada telah mendapat fakta baru dari sebuah penelitian dari 78 perempuan bahwa perempuan yang aktif berhubungan seks memiliki ingatan yang lebih kuat dibanding yang kurang aktif melakukannya. Peningkatan neurogenesis di bagian hippocampus, yang berkaitan dengan penyimpan ingatan, khususnya yang terkait dengan komunikasi verbal. Seks juga meningkatkan neurotransmitters yang diasosiasikan dengan perasaan yang menyenangkan. Beberapa teori menjelaskan bahwa ini ada kaitannya dengan kegiatan fisik yang mengakibatkan peningkatan peredaran darah lebih lancar dan metabolisme.

  1. DANCE IT AWAY

“Sesuatu tentang menjadi pedansa yang menghubungkan Anda kembali dengan tubuh Anda. Berdansa adalah sesuatu yang utama, earthy, dan secara alami, seksual. Anda dan tubuh Anda akan merasakannya dengan suatu cara tersendiri. Channing [Tatum] pun merasakannya seperti itu. He’s very in tune with that.” – Jenna Dewan Tatum, Aktris Hollywood.

 

Comments

Share this article: