Temui Para Sosok Di Balik 5 Produk Kecantikan Legendaris Dunia Berikut!

The true mastermind!

Mulai dari lipstik matte hingga essence product, perempuan dengan praktis tampil lebih menarik melalui produk ikonis dalam 10 tahun terakhir ini. ELLE mengulas kembali ‘maestro’ dibalik produk tersebut yang telah menjadi viral!

  1. Forever Legend

Of course the world’s most iconic fragrances Chanel No.5 is on the list! Chanel No.5 Perfume sendiri merupakan parfum yang diminta khusus oleh Gabrielle ‘Coco’ Chanel kepada Ernest Beaux paska kehilangan kekasihnya Arthur Capel di tahun 1919 dalam sebuah kecelakaan. Ernest sendiri menggunakan lebih dari 80 bahan, termasuk bunga May Rose yang hanya mekar di kawasan Grasse selama tiga pekan dalam satu tahun. Parfum ini menjadi perlambang sisi rebel dari Chanel yang menginginkan aroma parfum bernuansa artifisial, di mana di era ’20-an para perempuan menggunakan parfum dengan campuran pure floral.  Angka lima dipilih lantaran parfum yang kita kenal sekarang tersebut merupakan eksperimen kelima dari Ernest Beaux yang akhirnya dipilih oleh sang madam dan dianggap membawa keberuntungan.

Untuk menghindari parfum ini menjadi mass-product pihak Chanel di tahun 1974 bahkan menekan angka penjualannya dari 18.000 menjadi hanya 12.000 produk. Sisi historis yang terus melekat dalam parfum ini, ditambah keharuman nan classy yang seductive mengiringi penjualan parfum ini di titik puncak setiap tahunnya terjual hingga 5 produk setiap 30 detik dan 10 juta botol di seluruh dunia pertahunnya. True legend!

  1. Magical Matte

Big applause untuk Frank Toskan dan Frank Angelo, salah satu founder M.A.C Cosmetics yang mampu menjadi pelopor pertama formula baru jenis lipstik matte, bernama “Retro Matte” yang diluncurkan pada tahun 1999 dan menjadi instant hit.

Lipstik berwarna merah matte beludru ini telah menunjukkan daya tahan yang luar biasa selama satu dekade terakhir, saat M.A.C melansir Ruby Woo yang langsung terjual habis dalam beberapa menit dan menjadi sejarah lipstick M.A.C hingga saat ini. Apalagi dengan hadirnya warna senada bernama RiRi Woo dalam seri Rihanna edisi terbatas, membuat Ruby Woo tetap menjadi best seller yang mampu menjual satu setiap menitnya di seluruh dunia.

  1. Agent of Repair

The iconiclittle brown bottle” yang dilengkapi penetes apoteker legendaris, Advance Night Repair atau ANR seolah  menjadi makanan pokok yang pasti ditemukan di lemari kosmetik perempuan di seluruh dunia. Diluncurkan pada tahun 1982, menjadikan serum kecantikan pertama yang menggunakan kata repair dalam produk kecantikan. Josephine Esther Mentzer, telah menjadi sel-made billionaire dengan aset yang mencapai 233 juta dolar Amerika pada tahun ’80-an.

 

Dan, ANR mampu terjual hampir 1.629.199 botol per tahun secara global, 4.464 botol per hari, 186 botol per jam, dan 3 botol per menit. Bahkan ANR menjadi skin care pertama yang menggunakan bahan hyaluronic acid.

  1. Admiring Musk

The Body Shop White Musk memiliki wewangian yang charming nan sensual berkat racikan bunga mawar, melati, amber, dan juga wood yang kontradiksi. Ia hangat namun tetap misterius, beraroma classy tanpa terkesan oldies sehingga publik universal mencintainya. Dirilis sejak tahun 1981, The Body Shop White Musk menyimpan cerita dimana founder The Body Shop, Dame Anita Roddick bahkan langsung menyetujui keharuman parfum ini dan menamainya Musk 2385. The White Musk pertama kali dirilis dalam wujud perfume oil berbotol kaca berukuran 15 ml lengkap dengan label cruelty-free musk yang langsung membuatnya populer.

Dengan revolusi yang terus dilakukan oleh The Body Shop selama lebih dari 30 tahun, saat ini parfum tersebut telah diluncurkan dalam beberapa varian hingga ke produk body lotion, deodorant, hingga body wash yang begitu diminati. Bahkan data dari situs girl.com sendiri mencatat jika parfum tersebut terjual hingga tiga produk dalam setiap menitnya di seluruh dunia. Everlasting!

  1. Mad For Matte

Walaupun sempat diduga terdapat bahan kandungan ferrocyanide dan ultramarines yang tidak diperbolehkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika di dalam Velvetines Liquid Matte Lipstick, produk Lime Crime ini telah menjadi viral di Instagram pada tahun 2013, khususnya di Indonesia.

Berkat warna yang pigmented, hingga tagline serta nama produk yang menantang seperti Mom I’d Like To Follow dan Scandal, saat itu pendiri Lime Crime yang self-proclaimed Queen of Unicorn, Doe Deere berhasil menarik perhatian setiap perempuan karena karakternya yang unik.

Comments

Share this article: