Career Tips

Tips Para Perempuan Pemimpin untuk Mempertajam Fokus Kala Berkarier

30 Jan 2017 11:30 by: Givania Diwiya Citta

Seiring perkembangan karier dan kemampuan selama kita mengembangkan diri dalam bekerja, kita akan selalu ditantang untuk mampu bekerja multitasking dan menaruh fokus pada semua tugas yang diemban sekaligus kepercayaan yang telah diberikan perusahaan pada diri kita. Dan sebagai perempuan, adalah suatu kebanggaan bahwa secara naruliah kita diberi kemampuan untuk mengendalikan dan mengelola semua aktivitas agar berjalan efektif dan efisien setiap harinya, baik selama berkomitmen di kantor, serta berkomitmen untuk kehidupan personal di rumah. Maka dari itu, simak empat tips dari para perempuan pemimpin lintas industri berikut untuk mempertajam fokus selama berkarier dan memposisikan diri di rumah. Win-win solution!

“I’m a morning person. Dalam kondisi pagi yang hening, fokus dan speed of working pun menjadi lebih baik. Saat perjalanan menuju kantor di mobil, saya menyempatkan untuk membaca materi yang harus dicek atau materi persiapan untuk meeting. Waktu pun jadi efektif karena macet berjam-jam di Jakarta terbunuh dengan pekerjaan yang dikerjakan secara mobile. Kuncinya adalah knows when to stop and to balance ourselves. Jangan sungkan untuk minta bantuan pada orang rumah dan kantor. Ajak mereka kerjasama dan selalu berupaya untuk ada di momen apapun dalam pekerjaan dan di rumah. Ini memastikan bahwa kita akan memberikan yang terbaik pada kewajiban dan fungsi yang sedang dijalankan, serta untuk tidak mengecewakan-Nya yang sudah memberikan talenta pada diri kita. Overall, yang paling utama adalah rasa syukur sehingga bisa menjalani hari yang sibuk dengan semangat.” Veronika Utami, ‎Ice Cream Marketing Director at PT Unilever Indonesia Tbk.

“Tahu yang harus dilakukan dan menjadikannya prioritas, adalah cara untuk meningkatkan potensi diri dalam berkarier. Perempuan itu multitalenta, jadi harus bisa membagi waktu di mana harus bekerja dan mengurus perihal ‘domestik’ dalam rumah tangga. Manajemen waktu adalah intinya. Waktu bekerja saya adalah saat anak saya pergi sekolah. Jadi selain itu, waktu saya adalah untuk keluarga. Sebagai seniman, tentunya ada saja pekerjaan dari studio yang dibawa ke rumah, namun hal itu bisa dilakukan saat menemani anak saya tidur, misalkan membuat karya, sketsa, dan ide-ide untuk proyek berikutnya. Tapi selalu ingat dan percaya pada diri sendiri bahwa Anda bisa melakukannya.” Theresia Agustina Sitompul, Artist.

First, networking is important, baik di dalam maupun luar organisasi. Kita bisa belajar banyak dari orang lain, seperti kata pepatah, experience is the best teacher. Second, excite yourself. Buat selalu motivasi tinggi untuk menyelesaikan apa yang telah kita mulai. Third, keep learning and build curiosity. Problem klasik yang ditemui perempuan berkarier adalah waktu untuk keluarga dan diri sendiri. Untuk mengatur waktu, komitmen dibutuhkan di sini. Saat di kantor, taruh komitmen sebesar 100% untuk bekerja, begitu pula saat akhir pekan adalah 100% untuk keluarga. Untuk memaksimalkan waktu selama di kantor, saya terbiasa dalam seminggu sudah menyiapkan yang diperlukan untuk meeting agar efisien dan produktif. Datang tepat waktu, and put priority on everything.” Novitasari, Vice President OMEGA Indonesia.

“Belajar tak harus berada di kelas. Di era teknologi sekarang ini, saya bisa belajar kapan pun dan di mana pun menggunakan koneksi internet. Mengunduh e-book atau browsing bahkan saat terjebak kemacetan di jalan, saya lakukan untuk mendapat ilmu baru yang nantinya bisa membuat saya belajar banyak. Dunia maya pun sangat mempermudah komunikasi saya untuk bisa berhubungan dengan siapapun, di mana pun. Sebab di dalam karier, membangun relasi adalah hal penting untuk bisa belajar. Termasuk kepada mereka yang memiliki skill hebat di usia muda. Belajar dari berbagai macam generasi, merupakan ladang ilmu bagi saya yang bekerja untuk terus update mengenai tren lifestyle terkini. Sementara untuk keluarga, saya percaya dengan adanya skala prioritas. Menjadi career woman dan ibu rumah tangga sekaligus memiliki konsekuensinya masing-masing. Ketika deadline atau weekend mengharuskan saya untuk bekerja, maka keluarga harus mengerti. Namun ketika keluarga membutuhkan saya saat saya bekerja, maka pekerjaan lah yang harus memaklumi.” Renitasari, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.

BAGIKAN HALAMAN INI:

Updates
Horoscope
Aquarius
Wujudkan rencana seru bersama teman – teman
20 JANUARI – 18 FEBRUARI
Taurus
Bersiaplah akan hal yang menguras energi
21 APRIL – 20 MEI
Gemini
Istirahat cukup merupakan hal yang tepat
21 MEI – 20 JUNI
Aries
Jangan ragu memulai hal baru
21 MARET – 20 APRIL
Scorpio
Mimpi Anda bisa jadi clue masa depan
23 OKTOBER – 22 NOVEMBER
Cancer
Akan terjadi perubahan signifikan
21 JUNI – 20 JULI
Capricorn
Latih kemampuan untuk bisa presisi di pekerjaan
21 DESEMBER – 19 JANUARI
Libra
Recharge pikiran dengan melakukan hobi
23 SEPTEMBER – 22 OKTOBER
Leo
Saatnya memberi keputusan
21 JULI – 21 AGUSTUS
Virgo
Hadapi godaan dengan sabar
22 AGUSTUS – 22 SEPTEMBER
Sagittarius
Keep everything simple
23 NOVEMBER – 20 DESEMBER
Pisces
Cek kembali strategi untuk mencapai goal
19 FEBRUARI – 20 MARET