Zac Posen Garap Look Book Teranyarnya Melalui Sebuah Film yang Direkam dengan iPhone

Genius

Musim fall tahun lalu, Zac Posen melewati presentasi, sebaliknya ia menghadirkan koleksinya melalui serangkaian potret dan film pendek. Untuk musim spring, ia kembali melakukannya kembali, hanya saja kali ini, ia merekam filmnya sendiri, dalam ketiga iPhone. “Saya pikir ada sesuatu tentang kualitas mentah dan naif dalam menggunakan iPhone,” kata Zac dalam sebuah pernyataan, yang berlapis-lapis menggunakan beberapa trio aplikasi untuk mendapatkan efek filtered. “Ini seperti ketika orang biasa membuat mixtapes.” Perlu dicatat bahwa untuk menangkap fashion di iPhone merupakan sebuah trend akhir-akhir ini, dengan Nick Knight menjadi pelopor dalam pendekatan ini, dan Norma Kamali bahkan menggarap look book untuk musim resort 2018 melalui smart phone-nya

Video tersebut menjadi inspirasi musim spring 2018, yaitu secara khusus, taman dari abad ke-18 yang diiinfusi dengan setting chic ala LA dari era ’50-an nan mewah, atau, seperti yang digambarkan Zac, “romantisme Eropa dari perspektif Amerika, melalui tampilan baru warna Instagram dan filter MTV ini.”

Clip nan dreamy menggaet bintang seperti Kate Upton yang dipilih untuk mempotretkan Marilyn Monroe dan Barbara Fialho untuk membangkitkan Jackie O. “Mereka adalah dua pilar dari kisah nyata Amerika,” kata Zac.

Jadi mengapa Zac lebih memilih film daripada runway? “Film-film itu menyampaikan emosi, dan itu sangat sulit untuk disampaikan di runway saat ini,” kata Zac menjawab tentang hal ini. Memang film tersebut dapat menghidupkan gaun rancangan Zac dengan siluet struktural yang sering tampak flat pada panggung runway. Para model pun dapat bermain-main dengan rok atau gaun tersebut di depan kamera. Terlebih lagi, film-film Instagram yang ramah memungkinkan fantasi desain Zac Posen menjangkau khalayak yang lebih luas, dan bukan sekadar editor di front row. “Kami ingin ini menjadi koleksi yang optimis,” kata Zac. “Hal ini penting sekarang – dengan segala sesuatu yang terjadi di dunia – untuk memberikan optimisme kepada pelanggan pada kisaran harga desainer, dan juga optimisme bagi konsumen yang [tidak membeli pakaian desainer]. Bagian dari pekerjaan kita sebagai pencipta adalah untuk membantu orang bermimpi.”

Comments

Share this article: