Tiga Bahan Ikonis dalam Parfum Terbaru Louis Vuitton

Terinspirasi oleh tiga bahan legendaris dalam industri parfum, Louis Vuitton lansir Parfum Les Sables Roses yang terdiri dari paduan aroma mawar, oud, dan ambar.

Merupakan penghormatan kepada budaya parfum dari Timur Tengah, perfumer Louis Vuitton, Jacques Cavallier Belletrud, telah menginterpretasikan warisan wewangian lewat parfum Les Sables Roses yang tersusun oleh tiga bahan baku utama, yakni mawar, oud, dan ambar. Ketiga bahan tersebut dinilai legendaris dan terbukti berhasil melewati berbagai batas waktu dan geografi.

 

THE CONTRAST AROMA

Terpikat oleh bahan-bahan alami yang telah mengelilinginya sejak kecil di Grasse, Prancis, Jacques Cavallier Belletrud selalu berusaha mencari bahan baku berharga dari seluruh penjuru dunia untuk dapat mengelevasi setiap wewangian ciptaannya. Sama seperti parfum lansiran Louis Vuitton lainnya, setiap elemen dalam Les Sables Roses memiliki kekuatan untuk meningkatkan aroma dari elemen-elemen lainnya.

Berangkat dari prinsip tersebut, parfum ini menekankan pada aroma murni ketiga bahan baku yang terbilang pekat. Mawar dan oud memiliki satu kesamaan, yakni aromanya kompleks, namun secara instan mengingatkan pada alam. Dianggap tak membosankan dan berhasil mempertahankan tempatnya dalam dunia wewangian sejak ribuan tahun lalu, sang perfumer lantas berusaha mengelevasi kedua bahan untuk dapat lebih dinikmati secara maksimal di masa sekarang.

Untuk bunga mawar, ia memberikan dua macam perpaduan dengan aksen berbeda. Pertama, ekstrak mawar yang ringan dikombinasikan oleh aroma buah yang segar. Kedua, wangi mawar yang lebih kental dipadukan dengan dedaunan yang dapat memperkaya ilusi akan alam.

Sedangkan untuk aroma kayu yang kuat nan dalam dari oud, Jacques Cavallier Belletrud membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk menemukan esensi dengan kualitas terbaik. Berkolaborasi dengan produsen di Bangladesh, terpilih lah oud assam yang dapat memunculkan wangi kayu, aroma pedas, serta aksen kulit dan aspek hewani secara bergantian.  Keunikan yang ditawarkan oleh oud assam, memang menjadi alasan bahan tersebut menjadi favorit dalam industri parfum.

Dengan kata lain, Les Sables Roses merupakan titik keseimbangan antara kesegaran sensual dari mawar dan aroma maskulin dari oud. Suatu paduan murni yang kemudian disempurnakan oleh ambar—bahan langka yang keras seperti batu dan terdapat di dasar laut. Memiliki aroma yang mengingatkan Anda akan aroma kulit yang terpapar sinar mentari, ambar lantas berhasil melengkapi aroma mewah nan ikonis dari mawar dan oud.

Selain tersedia dalam dua pilihan ukuran, yakni 100ml dan 200ml, Les Sables Roses juga tersedia dalam ukuran travel.

 

Louis Vuitton

Travel Spray 4 x 7.5ml – 4 x 0.25 fl.oz €290 Travel Spray Refills 4 x 7.5ml – 4 x 0.25 fl.oz €160

 

TIP:

THE ART OF LAYERING

Mengenakan dua hingga lebih parfum secara bersamaan tentu bukan hal baru. Dipopulerkan di Timur Tengah, layering kini semakin luas diaplikasikan oleh para pecinta parfum di berbagai belahan dunia. Selain dapat menciptakan aroma diri yang berbeda dari orang lain, teknik ini mengizinkan Anda untuk bebas mengekspresikan diri sesuai dengan suasana hati.

Jacques Cavallier Belletrud sendiri menciptakan wewangian Les Sables Roses dengan aroma khas yang dapat dikenakan sendiri atau dikombinasikan dengan aroma lainnya. Dipadukan dengan parfum Ombre Nomade dari Louis Vuitton misalnya, keduanya menciptakan kesegaran baru yang lebih dalam dan kental.

#LVParfums #louisvuitton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.