Chanel Luncurkan Lini Perawatan Kulit Wajah Ramah Lingkungan Pertamanya

Terbuat dari bahan alami yang sifatnya berkelanjutan, Chanel luncurkan lini skincare terbarunya, N°1 de Chanel.

Apabila tahun 2021 menjadi penanda hari jadi wewangian ikonisnya, N°5, yang menginjak usia satu abad, Chanel pun mengawali tahun 2022 dengan membuka lembaran baru. Tepat pada tanggal 5 Januari silam, label luksuri asal Prancis tersebut meluncurkan lini skincare atau perawatan kulit terbarunya yang lebih ramah lingkungan untuk pertama kalinya.

Red Camellia Serum

Meski sulit untuk membayangkan sebuah label luksuri hadir mengusung konsep ramah lingkungan yang berporos pada sustainability, nyatanya Chanel berhasil mematahkan persepsi tersebut lewat rangkaian produk N°1 de Chanel. Terdiri dari 6 produk perawatan kulit meliputi pembersih wajah powder-to-foamlotionserum, krim wajah, krim mata, dan serum-in-mist; 2 produk kosmetik berbasis clean beauty seperti foundation dan lip and cheek balm; serta sebuah fragrance mist; lini N°1 de Chanel memanfaatkan kandungan alami bunga camellia japonica ‘The Czar’ yang dikenal lewat warna merahnya yang begitu menyala sepenuhnya.

Lini perawatan kulit wajah N°1 de Chanel

Bunga kamelia memang begitu identik dengan sejarah panjang rumah mode Chanel. Tak hanya menjadi kandungan utama wewangian ikonisnya, N°5, bunga tersebut turut menjadi identitas label Chanel yang dapat dengan mudah ditemukan di banyak tempat, mulai dari ragam motif aksesori hingga yang menghiasi tas-tas belanja Chanel. Ketika para ilmuwan menemukan sebuah spesies bunga kamelia merah yang dapat tumbuh dan berkembang di musim dingin, serangkaian penelitian pun dihelat untuk dapat menggali lebih dalam potensi kandungannya yang dapat memberikan manfaat baik.

Bunga camellia japonica ‘The Czar’ berwarna merah.

Meski tak seperti bunga camellia japonica ‘Alba Plena’ yang berwarna putih dan lebih dikenal khalayak umum, bunga camellia japonica ‘The Czar’ berwarna merah mengandung asam protocatechuic berkonsentrasi tinggi, sebuah antioksidan kuat yang dapat memperlambat senescence, sebuah proses biologis di mana sel-sel penuaan tertidur dan menyebabkan kulit kering, kendur, dan kusam.  

Tak hanya itu saja, Chanel turut memanfaatkan hampir 97% dari keseluruhan bunga kamelia merah untuk lini N°1 de Chanel. Sebut saja serum miliknya yang mengandung ekstrak bunga kamelia merah, sementara pembersih wajah powder-to-foam dan foundation miliknya diperkaya dengan kandungan minyak kamelia merah yang mampu menghidrasi dan memperlembut permukaan kulit wajah.

Seluruh produk lini N°1 de Chanel dikemas dalam kemasan yang telah disederhanakan dan dapat didaur ulang. Krim wajah miliknya bahkan hadir dalam kemasan stoples yang dapat diisi ulang. Sementara itu, tiap tutup botol atau kemasan produk N°1 de Chanel, terbuat dari kombinasi kulit biji bunga kamelia yang telah dihancurkan dan serutan kayu bersertifikat dari hutan-hutan berkelanjutan. Penggunaan plastik sekali pakai diminimalkan. Upaya tersebut terlihat lewat kemasan lip and cheek balm miliknya yang hadir tanpa kemasan cellophane. Selain itu, penggunaan kertas berlebih yang umumnya dipergunakan untuk mendeskripsikan seluruh kandungan produk dan cara pemakaiannya, digantikan dengan sebuah kode QR yang tertera manis di kemasan lini N°1 de Chanel.

Sesuai dengan tagline miliknya yakni Beauty Ahead of Time, Chanel lagi-lagi menunjukkan kemampuannya berevolusi dan beradaptasi sesuai dengan perkembangan zaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.