Relaksasi Jiwa Secara Menyeluruh dengan Perawatan Tubuh yang Jadi Tren Masa Kini

perawatan kulit wajah glowing

Revolusi retinol, metode menyikat kering tubuh, menggunakan riasan berprinsip ‘hijau’ dan berbahan organik, hingga merawat keseimbangan mikrobioma mulut.

Dunia kecantikan senantiasa berevolusi. Kini tengah mengarah menuju penggunaan produk dengan kandungan yang lebih ramah terhadap kulit dan lingkungan, sekaligus lebih praktis.

Gunakan Pembersih yang Lebih Ringan

Para dermatologis dan spesialis perawatan kulit berulang kali menyerukan bahwa membersihkan wajah setiap hari—setidaknya setiap malam—sangat penting bagi kesehatan kulit sekaligus guna mencapai kompleksi glowing yang berseri. Lupakan pemakaian berlebih sikat pembersih atau gadget serupa, karena sebuah penelitian baru-baru ini menyorot dampak penggunaannya yang justru memperburuk rosacea dan iritasi bagi sejumlah orang. Demikian juga dengan micellar water, yang bila rutin dikenakan justru akan mengiritasi kulit dari waktu ke waktu—membuatnya lebih rentan pada kemerahan.

Panduan terkini: Gunakan produk pembersih dengan kandungan yang lebih ringan dan bertekstur cenderung creamy. Namun perlu diingat, rangkaian produk dua tahap (tahap pertama bertekstur minyak dan tahap kedua bertekstur air) sangat direkomendasikan bagi kulit sensitif. Tekstur balsam—yang dioles kering dan dipijat hingga menjadi minyak dan beremulsi— dianggap lebih baik lagi. Pijat perlahan menggunakan ujung jari atau dilapisi sarung tangan berbahan katun. Selain memberi stimulasi luar biasa pada permukaan kulit, jenis tekstur ini juga efektif membersihkan epidermis tanpa merusak lapisan hidrolipik. Terutama yang terbuat dari minyak nabati, terbukti cocok bagi segala jenis kulit, tidak semata untuk kulit kering. Tuntaskan dengan membilasnya menggunakan air hangat.

Produk pilihan: The Cleansing Balm dari Augustinus Bader dan Squalane Cleanser dari The Ordinary.

Tambah ‘Perisai’ Anti-polusi

Apakah kulit Anda kusam? Bisa jadi salah satu alasannya dikarenakan polusi udara intens yang dampaknya mempercepat mekanisme peradangan kulit. “Sejumlah nanopartikel dari hidrokarbon dan logam berat kerap menempel pada lapisan epidermis. Pelekatan halus yang terjadi terus menerus ini membuat mikrobiota kulit menjadi tidak seimbang,” ungkap Ulrich Katusevanako, kepala penelitian dan pengembangan di Orveda. “Pada akhirnya hal ini mengakibatkan kemerahan, iritasi, kusam, dan jerawat.”

Panduan terkini: Produk perawatan yang ditargetkan khusus untuk perlindungan kulit dan terbuat dari bahan-bahan alami sudah ramai ditawarkan oleh banyak perusahaan kecantikan. “Mist anti-polusi dari Orveda ditujukan membentuk lapisan pelindung non-oklusif sebagai alat pelekat bagi nanopartikel. Kami menggunakan ekstrak rumput laut sebagai bahan utama untuk membuat ‘penghalang’ yang juga berguna sebagai prebiotik penenang kulit dan menyeimbangkannya kembali,” sang pakar menjabarkan. Semprotkan sebagai langkah terakhir setelah memulaskan makeup, karena face mist ini juga berfungsi sebagai penahan riasan Anda.

Produk pilihan: Respure Breathable Shield Beauty Mist dari Orveda dan Anti-Polluaging Serum dari Purally.

Rawat Keseimbangan Mikrobioma Mulut

Anda mungkin sudah pernah mendengar tentang mikrobioma pada kulit, yakni bakteri yang berada di permukaan epidermis dan menjaga jaringan kulit tetap sehat. Selain pada kulit, mulut kita pun memiliki mikrobioma tersendiri, yang keseimbangannya ditentukan lewat konsumsi makanan dan pasta gigi yang kita gunakan. Sebelumnya, sebagian besar pasta gigi bekerja dengan cara ‘mengupas’ seluruh mikrobioma. “Sekarang pasta gigi menjadi jauh lebih lembut,” ucap Marie Drago, pendiri Gallinée. “Bahkan sejumlah label besar mulai mengurangi sifat agresif dalam formula demi menjaga mikrobioma.”

Panduan terkini: “Kami sama sekali tidak membunuh bakteri oral, karena memahami fungsinya yang baik. Justru kami merangsang mikrobioma dan membantu memaksimalkan fungsinya dalam menetralisir zat-zat berbahaya.” Label Gallinée bahkan meluncurkan formula baru menggunakan prebiotik dan xylitol yang dapat membunuh bakteri penyebab gigi berlubang. Kewajiban merawat mulut pun kian kuat dengan adanya sejumlah penelitian yang menunjukkan bahwa kualitas mikrobioma oral berhubungan dengan penyakit jantung dan Parkinson.

Produk pilihan: Toothpaste dari Gallinée dan Toothpaste Sweet Mint dari Lebon Essentiels.

Coba Metode Menyikat Kering Tubuh

Mungkin Anda sedang mencari cara untuk dapat mengembalikan energi dan vitalitas kulit tanpa merusaknya. Ini saatnya untuk mencoba metode menyikat kering tubuh yang diusung oleh pengobatan Ayurveda. “Tepat sebelum mandi, luangkan waktu 5 hingga 10 menit untuk menyikat tubuh menggunakan sikat berbulu alami tanpa menambahkan produk apa pun,” manajer spa Holidermie, Fabienne Agnès, menjelaskan. “Metode ini membantu meningkatkan sirkulasi darah dan limfatik.”

Panduan terkini: Nelly Pélissier selaku pendiri Soin de Soi menjabarkan, “Darah selalu bersirkulasi ke jantung dan kelenjar getah bening. Maka mulailah dengan perlahan membuat lingkaran kecil dari jari- jemari hingga ke bahu Anda—di mana kelenjar getah bening berada. Selanjutnya, lakukan lagi dari jari kaki hingga ke belakang lutut, lalu dari paha ke selangkangan dan lakukan terus ke atas. Saat mencapai perut, sikat searah jarum jam mengarah ke selangkangan bagian kiri.” Lakukan gerakan menyikat di bagian punggung Anda yang berfungsi sebagai proses pengelupasan ringan untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan membuat kulit Anda bercahaya. Selalu awali dari area punggung bawah dan naik perlahan hingga bahu.

Produk pilihan: kuas Ayurveda, Soin de Soi Natural Brush, Holidermie.

Perawatan Organik yang ‘Netral’

Produk-produk perawatan kulit organik yang terbuat dari bahan nabati terkadang justru berbahaya bagi kulit sensitif atau kulit yang rentan iritasi. Hal ini dikarenakan kandungannya yang terlalu banyak dan kompleks—termasuk minyak esensial yang sangat pekat hingga mengancam kulit sensitif.

Panduan terkini: Beberapa perusahaan telah mengembangkan formula yang jauh lebih bersahabat bagi kulit sensitif. Tata Harper meluncurkan kategori produk yang bebas dari minyak esensial, gluten, dan kacang-kacangan. “Kami membuat daftar sebanyak 85 bahan yang berpotensi mengiritasi kulit sensitif dan menghabiskan dua tahun merumuskan formula produk ini,” ucap Tata Harper. “Kami telah memilih bahan aktif yang melindungi penghalang hidrolipid kulit dengan efektivitas tinggi dan menciptakan perlindungan layaknya kepompong untuk mencegah kulit dari reaksi sensitif.”

Produk pilihan: Superkind dari Tata Harper dan dry shampoo Organic Aquatic Mint dari Klorane.

Dukung Penggunaan Makeup berprinsip ‘Hijau’

Dengan makin banyaknya lini produk kecantikan yang mengusung penggunaan bahan-bahan natural, kini makin mudah untuk mendapatkan lipstik vegan atau berbahan 100% alami dengan kemasan yang dapat didaur ulang ataupun diisi ulang. Begitu juga dengan bedak wajah yang kian alami, dibuat tanpa air, tanpa pengawet, dan mudah untuk diformulasikan.

Panduan terkini: Berkat inovasi masa kini, kita pun semakin mengandalkan produk-produk dengan formula yang telah melewati proses produksi ‘hijau’ sekaligus memiliki performa terbaik. Banyak label bahkan telah berhasil memproduksi isododecane, yakni molekul utama untuk membuat riasan tahan air dari biomassa dan tanpa petrokimia. Salah satu label yang menawarkan teknologi baru ini adalah label maskara dan blush LAST. Selain itu, sederet label kecantikan yang terbilang baru pun banyak menggunakan bahan-bahan yang berfungsi untuk membantu regenerasi tanah. Singkatnya, variasi kosmetik ‘hijau’ kini kian bertambah besar dan populer.

Produk pilihan: La Bouche Rouge, Terracotta Guerlain, lip balm dari Axiology, Westman Atelier.

Libatkan Diri dalam Revolusi Retinol

Hingga hari ini, retinol masih bertahan sebagai bahan anti-penuaan nomor satu. Vitamin sintetis ini terbukti memiliki dampak luar biasa pada epidermis, seperti menyamarkan garis-garis halus pada wajah dan ketidaksempurnaan lainnya. Dan yang lebih penting, retinol mampu menghidupkan kembali aktivitas seluler kulit sehingga memperlambat tanda- tanda penuaan. Efektivitasnya tidak dapat disangkal. Walau demikian, retinol juga bisa menyebabkan iritasi apabila diaplikasikan dalam dosis yang tidak sesuai ataupun diformulasikan dengan buruk.

Panduan terkini: Dari segi positif, kini sejumlah formula menawarkan dosis progresif dan menggabungkannya dengan bahan pelembap yang menenangkan, seperti hyaluronic acid dan squalane (minyak dari bahan sayur). Bahkan pilihan kandungan nabati pun seolah tak terbatas. Seperti adanya bakuchiol—tanaman Asia—yang memiliki struktur molekul yang sama sekali berbeda namun menghasilkan efek yang serupa. Bakuchiol mampu menciptakan efek yang meratakan dan melapisi ulang kulit yang luar biasa, dan tanpa efek samping. Bahan nabati ini umumnya hadir dalam kemasan serum dan juga dapat digunakan sebagai pengobatan. Untuk merevitalisasi kulit secara maksimal, gunakan secara bergantian dengan perawatan penyembuhan dan penenang sebanyak satu hingga dua kali dalam seminggu—tergantung pada toleransi kulit Anda.

Produk pilihan: Retinol B3 dari La Roche-Posay dan Retinol Serum dari Paula’s Choice.

Sayangi Rambut dan Kulit Kepala

Untuk melindungi rambut dan warnanya, penata rambut kerap merekomendasikan sampo yang memiliki kandungan bebas sulfat. Kini, pembersih kaya busa ini telah digantikan oleh formula yang kurang agresif namun tetap dengan efektivitas yang sama. Lalu bagaimana dengan kulit kepala? Mikrobioma yang terdapat pada kulit kepala belum sepenuhnya dieksplorasi, tapi kita memahami bahwa keseimbangannya rapuh dan berfluktuasi.

Panduan terkini: Saat ini banyak perusahaan kecantikan menawarkan scrub yang bertujuan untuk menenangkan kulit kepala yang teriritasi dan sejumlah produk yang terinspirasi dari skincare, terutama sampo pelembap yang mengandung hyaluronic acid. Formula tersebut membentuk lapisan di sekitar serat rambut guna melindungi dan melembapkannya—tanpa membebaninya. “Kami memutuskan untuk memasukkan hyaluronic acid ke dalam kandungan sampo perawatan yang tidak membebani rambut,” jelas Prudvi Mohan Kaka selaku Direktur Ilmiah DECIEM. Seperti masker, Anda harus membiarkannya menyelimuti rambut selama 3 menit agar rambut dapat menyerap asam secara optimal. Rambut terasa lebih lembut dan tebal setelah penggunaan pertama.

Produk pilihan: Cleansing Purifying Scrub with Sea Salt dari Christophe Robin dan sampo Hydration Support dari Hair Is Fabric.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.