Sejarah di Balik Lipatan Tas Le Pliage® oleh Longchamp

Kemudahannya untuk dilipat, menawarkan sisi lain fungsionalitas dan ketangguhan yang belum pernah ada sebelumnya. Kenali lebih dekat kreasi ikonis tas Le Pliage®.

Siapa yang tak mengenal kreasi Le Pliage® oleh Longchamp? Anda yang mengaku sebagai pecinta mode pasti kenal betul dengan kreasi masyur rumah mode asal Prancis ini. Kian wara-wiri, di kantor, pusat perbelanjaan ibukota, hingga di bandar udara sekalipun, tak ada yang perlu diragukan lagi dengan ketenarannya.

Tas Le Pliage® oleh Longchamp.

                  Dilahirkan pada tahun 1993, sang kreator, Philippe Cassegrain terinspirasi dari seni melipat origami, dalam penciptaan tas Le Pliage®.  Nama Le Pliage® sendiri yang berarti “lipatan”, diadopsi Cassegrain untuk mereferensikan teknik melipat asal Jepang tersebut. Materi ringan dan fungsionalitas menjadi elemen paling utama tas Le Pliage®. Bagian tubuhnya yang berbentuk tote lapang dari materi nilon, dapat dilipat hingga rata, semungil buku paperback.

Tas Le Pliage® dalam motif monogram Longchamp LGP.

                  Koleksi Le Pliage® yang pertama kali diluncurkan hadir dalam rupa sebuah luggage bag yang terbuat dari nilon khaki dan berhias trim dari kulit babi. Adapun alasan dibalik pemilihan materi ini ialah untuk menciptakan jinjingan yang tahan banting tanpa beban apapun. Rancangannya yang unik dan unisex, serta mengedepankan kemudahan untuk dilipat, dengan cepat menjadi rebutan para warga Paris.

                  Sejak hari penciptaannya, Longchamp tak pernah berhenti berinovasi. Lewat permainan materi dan dekorasi unik, Longchamp dengan setia memberikan interpretasi baru pada rancangan Le Pliage® yang klasik. Sejak tahun 2012, Longchamp turut meluncurkan lini tas dalam versi kulit. Diberi nama Le Pliage Cuir, tas-tas yang tergabung dalam lini ini terbuat dari kulit hybrid super lembut yang dapat dilipat semudah versi nilonnya. Lini Le Pliage Héritage diluncurkan pada tahun 2014 dalam rangka merayakan hari jadi lini Le Pliage® yang ke-20, sementara Le Pliage Club diluncurkan untuk merayakan anniversary miliknya yang ke-25.

                  Kolaborasi dengan berbagai seniman dan desainer pun turut ditempuh Longchamp untuk menginfusikan nafas baru tiap musimnya. Sebut saja dengan Tracey Emin, Sarah Morris, Mary Katrantzou, Clo’é Floirat, hingga Shayne Oliver. Kita tak dapat pula melupakan jasa besar Jeremy Scott dalam mengubah wajah Le Pliage® tiap tahunnya. Sang desainer telah menjalankan proyek kemitraannya ini bersama Longchamp sejak tahun 2006.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.