Gucci Angkat Renée Tirado Sebagai Kepala Diversitas

Salah satu upaya rumah mode Gucci dalam meningkatkan kualitas nilai keberagaman dalam esensi koleksi serta produk-produknya.

Gucci tidak main-main dalam mengekspresikan nilai keberagaman yang menjadi esensi rumah mode. Aksi terbarunya ialah dengan menunjuk Renée Tirado sebagai kepala bidang diversitas terbaru.

Tirado akan bertanggung jawab untuk membuat dan menjalankan strategi baru demi menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif di rumah mode. Peningkatan diversitas (keanekaragaman) ini pun termasuk meliputi tenaga kerja.

Dalam agendanya, Tirado juga akan memimpin beberapa program pelatihan; kesadaran budaya untuk staf rumah mode, program beasiswa desain multikulturprogram pertukaran staf skala global.

Awal tahun 2019, Gucci menuai beragam kritik yang menganggap beberapa koleksinya dinilai rasis. Mulai dari sweater Balaclava (koleksi musim gugur/dingin 2018) yang sensitif isu etnis kulit gelap, atau Indy Full Turban yang didesain seperti penutup kepala Sikh (Syah) dianggap menurunkan nilai sakral suatu atribut keagaman.

Persoalan diversitas serupa pun juga pernah dialami oleh rumah mode Dolce & Gabbana, Prada dan Burberry. Ditunjuknya Tirado merupakan upaya Gucci meningkatkan kualitas nilai keberagaman rumah modenya.

“Penatapan ini adalah dasar pertumbuhan untuk melanjutkan komitmen kami. Sebagai organisasi yang terus berkembang, kami menantang diri selama berberapa bulan terakhiruntuk mempercepat visi agar lebihkuat. Saya yakin Renée akan membantu kamimembuat perbedaan yang bermakna, tak hanya di perusahaan kita tapi di industri fashion secara keseluruhanya… Renée percaya bahwa diversitas dan keadilan harus menjadi bagian dari hidup kita setiap hari,” ujar Marco Bizzari, presiden dan CEO Guccidalam sebuah pernyataan kepada media.

Sebelum bergabung dengan Gucci, Tirado telah menjalankan peran serupa di Major League Baseball, AIG Insurance dan US Tennis Association. Kini, ia menjadi anggota Gucci Changemakers Council, sebuah inisiatif pembuat perubahan sosial lewat beasiswa dan dana amal (sebesar 5 jutadollar) untuk membantu komunitas minoritas. Ia juga merupakan dewan penasehat untuk Chime for Change (gagasan rumah mode untuk mendorong keadilan gender pada 2013).

Photo: DOC. GUCCI

Text: Vanya Harapan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *