Kolaborasi Richard Allan dan H&M Untuk Koleksi Gaya Retro

Koleksi kolaborasi H&M dan Richard Allan resmi dirilis. Rangkaian busana bernuansa retro yang terinspirasi tren modedi kota London pada era ’60-an tampil atraktif dibalut motif. Siluet elegan ditonjolkan lewat garis rancang nan modern. “Tahun 1960-an membuka peluang untuk menuangkan ide-ide baru dan inovatif di dalam mode. London pun menjadi pusat pemikiran radikal, di mana masa depan bukan bayangan masa lalu…kanvas… View Article

Koleksi kolaborasi H&M dan Richard Allan resmi dirilis. Rangkaian busana bernuansa retro yang terinspirasi tren modedi kota London pada era ’60-an tampil atraktif dibalut motif. Siluet elegan ditonjolkan lewat garis rancang nan modern.

“Tahun 1960-an membuka peluang untuk menuangkan ide-ide baru dan inovatif di dalam mode. London pun menjadi pusat pemikiran radikal, di mana masa depan bukan bayangan masa lalu…kanvas kosong untuk melukis masa depan yang lebih baik. Era tersebut merupakan ledakan ide, warna, dan desain,” ucap Cate Allan, direktur kreatif rumah mode Richard Allan.

Richard Allanialah seorang desainer asal Inggris yang dikenal lewat rancangan syal bermotif rumit dan abstrak, namun elegan. Desain buatannya menjadi salah satu atribut paling digemari rakyat Inggris, termasuk anggota keluarga Kerajaan hingga desainer Yves Saint Laurent dan Schiaparelli. Melalui kolaborasi H&M, Cate Allan menginginkan motif-motif flamboyan dan skema warna warisan desain sang ayah bertransformasi menjadi lebih dari sekedar syal sutra.

Untuk kolaborasi ini, motif yang ditorehkan mengambil dua corak dari arsip desain Richard Allan. Yang pertama, motif grafis Picadilly berupa penggambaran keramaian pusat kota London. Jalanan padat penuh aktivitas dan lampu-lampu berkilauan. Kedua, motif Sanaa yang diambil dari nama sebuah kota tua di London. Coraknya menerjemahkan jalanan berliku dan dibuat berwarna hitam putih.

Koleksi pun sudahdapat ditemukan digerai-gerai H&M, mau pun pesan online di situs belanja resmi H&M.

Foto: DOC. H&M text Vanya Harapan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.