Chanel Luncurkan Koleksi Métiers D’Art 2018/19 di New York

Bertempat di Metropolitan Museum of Art, Chanel persembahkan koleksi Métiers D’Art terbarunya sebagai ode terhadap Mesir.

Setelah sebelumnya terbang ke Roma, Paris, dan Hamburg dalam beberapa tahun silam, Chanel kini terbang ke New York untuk mempersembahkan koleksi Métiers D’Art 2018-2019 miliknya. Bertempat di Temple of Dendur, Metropolitan Museum of Art, jajaran busana kaya grafis simbol ini dipersembahkan Chanel sebagai bentuk kecintaannya pada kebudayaan Mesir. Kemegahan istimewa ini tentunya hanya bisa dieksekusi oleh sang direktur kreatif, Karl Lagerfeld, bersama sejumlah atelier yang tergabung dalam Métiers D’Art Chanel.


85 look busana yang didominasi oleh warna emas seakan mengilustrasikan kejayaan peradaban Mesir. Berbagai referensi cerdas dipergunakan Karl Lagerfeld untuk memperkaya tiap tampilan dalam koleksi ini. Mulai dari aksen kumbang Scarab yang melebur dengan gaya desainer Ettore Sottsass; hieroglyphs dan graffiti; hingga bunga camellia dan lotus, seluruhnya disebarkan dalam rupa sulaman kaya detail pada jaket, panel kulit, plissé soleil, rok, ikat pinggang, perhiasan, hingga sepatu-sepatu tumit tinggi dengan aksen mutiara. Berbagai perhiasan yang mengaksentuasi bagian leher turut menjadi salah satu elemen penting malam itu, seperti salah satu kreasi yang dikenakan oleh sahabat rumah mode Prancis tersebut, Pharrell Williams, ketika menyusuri runway dalam balutan sweter dan celana panjang berwarna emas.


Sejak tahun 2002, Karl Lagerfeld telah menampilkan sejumlah show yang khusus didedikasikan untuk koleksi Chanel Métiers D’Art tiap bulan Desember. Runway show ini khusus memfokuskan dirinya sebagai sebuah dialog kreatif antara sang kreator dengan para artisan yang tergabung dalam berbagai atelier Métiers D’Art. Hal ini memungkinkan mereka untuk mempertahankan warisan kreatif, teknis, dan kultutral mereka. Adapun untuk koleksi Métiers D’Art 2018-2019 kali ini, Karl Lagerfeld melibatkan delapan atelier yang tergabung dalam Métiers D’Art, meliputi Goosens (goldsmith), Massaro (sepatu), Lesage (sulaman dan tweed), Desrues (costume jewelry), Lemarié (bulu dan sulaman bunga), Lognon (lipit), Atelier Montex (sulaman), dan Maison Michel (topi).


Photo: Doc. IMAXTREE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.