Nostalgia Negeri Dongeng dalam Koleksi Musim Gugur/Dingin 2021 Dior

Dior luncurkan koleksi terbarunya untuk musim gugur/dingin 2021 yang bertemakan negeri dongeng.

Tepat pukul 20.30 WIB lalu, Dior kembali meluncurkan koleksi busana siap pakai terbarunya untuk musim gugur/dingin 2021. Membangkitkan perasaan nostalgia, koleksi persembahan sang Direktur Kreatif, Maria Grazia Chiuri, tersebut mensugestikan tema baru yang telah ia jelajahi, yakni negeri dongeng. Kaya akan simbol, kehadiran dongeng masa kecil tak hanya berperan sebagai medium pelarian semata. Ia mengisi hari-hari para pembacanya di masa lampau dan memanjakannya dengan luapan imajinasi dan kreativitas tanpa batas. 

Chiuri pun membangkitkan kembali kenangan manis tersebut lewat jajaran busana bergaya militer yang terinspirasi dari pakaian mainan prajurit. Serangkaian mantel kasmir biru hadir berhiaskan sentuhan merah dan putih, sementara materi Lurex jacquard, yang ditenun dengan benang emas dan perak, hadir bak bertaburkan debu bintang.

Ragam busana dalam palet warna hitam tampak mendominasi koleksi kali ini, baik pada deretan rok hingga jaket Bar berdetail motif cannage. Beberapa di antaranya, bahkan dilengkapi sebuah tudung yang mampu mengingatkan siapapun pada sosok Little Red Riding Hood gubahan Angela Carter.

Warna merah disebut-sebut Chiuri sebagai penyambung koleksi kali ini. Tak hanya hadir menghiasi ragam cape dan raincoat—yang selalu dilengkapi dengan tudung—ia turut mendominasi motif bunga mawar yang mengambil referensi dari dongeng ternama, Beauty and the Beast—dongeng favorit sang desainer.

Jajaran gaun malam yang cocok dikenakan para putri di negeri dongeng menjadi penutup manis koleksi kali ini. Lewat materi tulle bertumpuk yang mengembang bak awan, detail kerah putih, dan plastron berhiaskan sulaman broderie anglaise, seluruhnya mampu membangkitkan kenangan masa kecil yang sempat terlupakan. Memadukan kenangan masa lalu dengan kedewasaan—seolah-olah dengan sihir—rasanya tak berlebihan untuk menyebut Maria Grazia Chiuri sebagai ibu peri para perempuan modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.