4 Film Menyoal Kanker Payudara

Di bulan peduli kanker payudara, tingkatkan empati dan pemahaman lewat film-film berikut.

Miss You Already 

Miss You Already disutradarai oleh Catherine Hardwicke dan dirilis tahun 2015. Naskahnya ditulis oleh Morwenna Banks dan diangkat dari drama radio tahun 2013 berjudul Goodbye. Film Miss You Already mengangkat tema kanker payudara dan infertilitas.

Milly (diperankan Toni Collete) didiagnosis sakit kanker dan menjalani berbagai proses perawatan kemoterapi, kerontokan rambut serta harus memakai rambut palsu, hingga kondisi tubuh yang naik turun. Namun ia tidak seorang diri. Milly ditemani sehabatnya, Jess (diperankan Drew Barrymoore). Selain Milly yang sedang berjuang melawan kankernya, Jess juga menghadapi problem dalam hidupnya di mana ia sangat ingin memiliki anak tapi tak kunjung hamil. 

Film ini memaparkan isu penting yang patut diwaspadai setiap kaum perempuan. Walau begitu, candaan bernada satir yang membalut dialognya mampu membuat penonton tertawa lepas.

Five

Berangkat dari penelitian dan fakta mengenai kanker payudara, Demi Moore, Alicia Keys, Jennifer Aniston, Penelope Spheeris, dan Patty Jenkins mengusung tema kanker payudara untuk film televisi berjudul Five.  

Dirilis pada Oktober 2011, Five adalah antologi dari lima film pendek yang memaparkan tentang kisah dan pengaruh kanker payudara dalam hidup seseorang. Secara gamblang menyoroti pengalaman tokoh; mulai dari momen diagnosis awal, tahapan bagaimana perempuan pengidap kanker payudara melihat dirinya sendiri, hingga proses kesembuhan. 

Five menggunakan humor sebagai bagian dari drama yang disuguhkan. Nama-nama seperti Patricia Clarkson, Rosario Dawson, Lyndsy Fonseca, Ginnifer Goodwin, dan Jeanne Tripplehorn adalah para pemain yang menggambarkan perjuangan para perempuan penderita kanker payudara yang berupaya agar sembuh. Setiap judul serinya, didesain untuk memberikan nilai yang berbeda. Seperti cerita Charlotte (diperankan Ginnifer Goodwin) yang disutradarai Demi Moore sebagai pembuka antologi. Charlotte mengisahkan tentang sikap optimis pengidap kanker payudara untuk sembuh sampai pada akhirnya ia membuka sebuah klinik. 

Lain lagi kisah Mia yang ditangani Jennifer Aniston, penonton diperlihatkan bagaimana seorang pengidap kanker payudara bisa bertahan hidup, menikmati waktu, dan menemukan cinta.

Pinky Promise

Berawal dari perpisahan Tika (diperankan Agni Pratistha) dengan tunangannya. Di tengah kesedihan, ia mengetahui bahwa tantenya, Anin (diperankan Ira Maya Sopha) merupakan penderita kanker payudara yang telah kehilangan payudaranya. Saat itu pula Tika merasa masalah hidupnya tak seberapa dibanding problem tantenya. Anin kemudian mendirikan Rumah Pink bagi para pejuang kanker payudara untuk berkumpul dan saling mendukung. Di tempat inilah Anin dan Tika bertemu Baby (diperankan Alexandra Gottardo), Vina (Dhea Ananda), dan Ken (Dhea Seto) yang juga penderita kanker payudara. 

Pinky Promise yang dirilis pada 2016 mengangkat sebuah persahabatan sebagai salah satu faktor pendukung bagi kesembuhan kanker payudara. Dalam film, diceritakan Tika dan Ken tidak ragu-ragu untuk mencukur habis rambut mereka untuk menunjukkan solidaritas bagi teman-temannya yang mengidap kanker payudara. Selain edukatif, film ini turut memuat dialog-dialog humor yang dibalut dalam drama. 

The Family Stone

Mengisahkan anak-anak Stone yang pulang ke rumah orangtuanya, Kelly Stone (diperankan Craig T. Nelson) dan Sybil (diperankan Diane Keaton) untuk merayakan Natal bersama. Everett (diperankan Dermot Mulroney), anak laki-laki sulung yakni seorang pekerja sukses. Ia pulang sambil membawa dan memperkenalkan kekasihnya, Meredith (diperankan Sarah Jessica Parker). Susannah (diperankan Elizabeth Reaser) adalah anak kedua yakni seorang ibu rumah tangga yang tengah hamil dan sedang menginap di rumah orangtuanya. Ben (diperankan Luke Wilson) adalah anak laki-laki yang lucu humoris dengan pembawaan santai. Anak keempat yakni Thad (diperankan Tyrone Giordano), seorang tuna rungu yang berhati lembut dan memiliki pasangan laki-laki Patrick (diperankan Brian White) sebagai suaminya. Anak bungsu yakni Amy (diperankan Rachel McAdams) yang jahil dan cenderung pembangkang. Amy berprofesi sebagai guru di sekolah. 

Film yang dirilis tahun 2005 ini menyajikan drama, komedi, percintaan, dan kehangatan keluarga secara bergantian. Di beberapa adegan, kita dibuat terharu oleh konflik keluarga dengan bumbu persahabatan antarsaudara. Terlebih situasinya adalah sang ibu, Sybil, tengah menderita kanker payudara stadium lanjut yang divonis hidupnya hanya tinggal menunggu waktu. The Family Stone mengisahkan penting kehadiran dan dukungan keluarga saat salah satu anggota keluarga terkena penyakit kanker payudara. 

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.