Asimilasi Dua Budaya Dalam Interior Hunian Modern

mim design studio - interior modern jepang

Cara studio Mim Design menyuntikkan estetika ruang Jepang sebagai karakter modern peremejaan hunian lama bergaya Victorian.

Yarra Selatan—berada 4 km di sebelah tenggara distrik pusat bisnis kota Melbourne, Australia—merupakan daerah pinggiran kota yang terkenal sebagai kawasan perumahan elit sejak tahun 1840-an. Barisan bangunan bergaya Victorian menjadi pemandangan nan memesona mata.

Sebuah taman mungil dengan pepohonan dan jalan setapak bebatuan yang dikelilingi rerumputan hijau serta batu-batu kerikil, secara asri mengawali perjalanan memasuki hunian SAR Residence yang telah direstorasi oleh biro arsitektur Mim Design. Garis rancang abad pertengahan terlihat kuat pada fasadnya lewat ukiran yang dipertahankan mematri muka beranda.

Beranjak melewati pintu masuk, penampilannya berubah modern. Lampu gantung berbentuk tongkat dengan bohlam bulat pada ujung-ujungnya menyambut kedatangan, diikuti lukisan sebagai dekorasi dinding bercat putih. Lanskap interiornya tampil futuristis dengan penataan ruang yang mengurasi ragam furnitur berdesain kontemporer.

Elemen-elemen kultural Jepang terlihat menyeruak di beberapa titik ruangan. Misalnya, lampu gantung bentuk lampion di kamar tidur dan aksentuasi bonsai di living room. Kamar mandi bahkan menempatkan bathtub tradisional model cedar lengkap dengan ruang meditasi beralas tatami.

mim design studio - interior modern jepang

“Klien kami berasal dari Jepang. Jadi, gagasan kebaruan yang ingin kami ciptakan ialah sebuah kediaman yang merefleksikan latar belakang budaya klien dan lingkungan tempat mereka tinggal saat ini,” ungkap Miriam Fanning, kepala desain sekaligus pendiri Mim Design. Pilihan dominan warna biru tua, abu-abu, putih, dan hitam menampilkan elegansi yang terkesan dingin. Namun, aplikasi lantai kayu pola herringbone menyuntikkan atmosfer hangat.

Jendela-jendela kaca yang menjulang tinggi hingga ke langit-langit turut menghidupkan kesan lapang, membuka jarak pandang luas hingga ke luar. Terlebih lagi, cahaya matahari alami dapat bebas merasuki setiap sudut hunian yang dirancang dalam konfigurasi spasial minim partisi. “Lewat format ini memungkinkan kami membentuk relasi antara ruang yang tidak terbatas sebagaimana inti estetika Jepang,” pungkasnya.

Images: DOC. MIM Design photography SEAN FENNESSY

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.