Cartier Women’s Initiative 2019 Menobatkan 7 Pengusaha Perempuan Inspiratif

cartier women's iniative 2019 cover

Ajang diskusi menyoal isu perempuan dalam dunia kerja sekaligus malam inisiasi kepada pengusaha perempuan yang bersinar di kompetisi bisnis Cartier Women’s Initiative 2019.

Cartier kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengusaha perempuan lewat Cartier Women’s Initiative. Bersituasikan di Fort Mason Center for Arts & Culture, San Francisco, acara tahunan tersebut digelar pada 2 Mei 2019. Tema yang diusung: ‘The Ripple Effect’.

Sesi diskusi ‘Meet & Learn’ mengawali jalan acara. Dimoderatori oleh Mélanie Laurent, aktris dan model asal Prancis, para partisipan bertukar gagasan dan wawasan mengenai isu-isu pemberdayaan perempuan. Transisi ekologis terkair transformasi ekonomi turut menjadi fokus pembicaraan.

Sebagaimana tahun lalu di Singapura, Cartier Women’s Initiative juga menyelenggarakan TED dengan difasilitasi oleh Helen Walters, Kepala Kurasi di TED. Di sesi tahun ini, diskusi TED mengangkat bahasan tentang upaya berkontribusi nyata terhadap solusi efektif dan terjangkau dalam menjawab tantangan paling mendesak saat ini. Panelis yang dihadirkan meliputi berbagai ranah bidang. Mulai dari Karen Lloyd (ahli mikrobiologi), Kotchakorn Voraakhom (arsitek lanskap perkotaan), Ashweetha Shetty (pekerja sosial pedesaan dan pendiri Bodhi Tree Foundation), serta Alixa Garcia dan Naima Penniman (duo artistik dari Climbing PoeTree).

cartier women's iniative 2019

Lupita Nyong’o (Aktris), Cyrille Vigneron (Presiden & CEO Cartier International), dan Maria Schriver (Jurnalis dan Penulis asal Amerika).

Dalam diskusi lain, Oulimata Sarr (Penjabat Direktur Regional untuk Wanita Barat dan Afrika Tengah di PBB), Kelsey Robinson (Mitra di McKinsey & Company di San Francisco) dan Ilian Mihov (Dekan INSEAD) bertukar pandang dalam melihat realitas praktis antara perempuan kewirausahaan dan wanita di dunia kerja pada umumnya.

Pada kesempatan hari itu pun, Cyrille Vigneron, Presiden & CEO Cartier International ikut bersuara bersama dua perempuan berdaya, yakni aktris Lupita Nyong’o dan Maria Schriver, jurnalis dan penulis asal Amerika. Ketiganya menekankan soal isu kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Setelah rangkaian sesi diskusi interaktif bertopik kuat, Cyrille Vigneron kemudian mengumumkan tujuh pemenang kompetisi bisnis Cartier Women’s Initiative 2019. Masing-masing mewakili kontingen yang beragam dan dipilih oleh juri internasional independen lewat seleksi hampir 2900 pelamar dari meliputi 142 negara. Mereka adalah:

cartier women's iniative 2019

Yeon Jeong Cho (South Korea), Carmina Bayombong (Philippines), Liza Velarde (Mexico), Hibah Shata (UAE), Zineb Agoumi (France), Manka Angwafo (Cameroon), dan Ran Ma (USA).

Yeon Jeong Cho (Korea Selatan–Asia Timur) – SAY Global

Carmina Bayombong (Philippines—Asia Selatan Oceania) – InvestEd

Zineb Agoumi (Prancis—Eropa) – EzyGain

Liza Velarde (Mexico—Amerika Latin) – Delee

Hibah Shata (Uni Emirates Arab—Timur Tengah & Afrika Timur) – Maharat Learning Center

Ran Ma (Amerika Serikat—Amerika Timur) – Siren Smart

Manka Angwafo (Cameroon—Sub Afrika Sahara) – Grassland Cameroon Ltd.

“Dengan Cartier Women’s Initiative 2019, Cartier mengulangi komitmennya kepada wirausaha perempuan serta ambisi untuk memberdayakan mereka untuk angkat bicara dan ungkapkan ide-ide mereka. Keingintahuan mereka, keberanian dan keterbukaan mencerminkan nilai-nilai yang tertanam dalam budaya Maison kami,” kata Cyrille Vigneron.

(Images: DOC. CARTIER)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.