Efektif Tingkatkan Kualitas Udara dan Minimalisir Polusi Di Rumah

rumah modern tropis desain minimalis konsep sustainable

Ciptakan udara yang bersih di rumah untuk maksimalkan kesehatan. Plus, baik untuk kecantikan kulit Anda.

Jika Anda pikir telah terhindar dari polusi udara ketika berada di rumah, sebaiknya pikir lagi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa udara di dalam rumah bisa lebih kotor ketimbang di luar. Debu yang tertarik masuk ke dalam rumah bukan satu-satunya sumber masalah.

Melansir sebuah penelitian yang diterbitkan jurnal Science of the Total Environment; bahan kimia dalam cat dan pernis, produk kecantikan seperti hairspray dan parfum, hingga pembersih ruangan pun ternyata memiliki efek negatif yang dapat menurunkan kualitas udara di rumah. Kegiatan memasak juga disebut banyak menyumbang karbon monoksida dan partikel halus lewat asapnya.

Efek yang ditimbulkan dapat menggangu pernapasan hingga sulit tidur. Udara yang kotor turut memengaruhi kesehatan kulit Anda. Dan apabila dibiarkan dalam jangka panjang, risikonya dapat meningkat hingga penyakit yang lebih kritis.

Menambah daftar pikiran Anda di tengah situasi pandemi bukanlah tujuan kami. Kami justru ingin mengajak Anda untuk lebih peduli terhadap lingkungan di rumah—mengingat kini Anda menghabiskan hampir 90% dari 24 jam di dalam rumah dengan adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Deteksi level udara bersih di rumah Anda. Apakah Anda mencium bau tidak sedap? Monitor kadar karbon monoksida (CO) dan karbon dioksida (CO2) dalam udara, kontaminasi bahan kimia, hingga tingkat kelembapan ruangan rumah. Beberapa aplikasi smartphone dapat melakukannya untuk Anda, seperti Air Mentor PRO, Awair Smart Air, Alima, dan Netatmo.

Selanjutnya, tingkatkan kualitas udara di rumah. Beberapa cara berikut dapat membantu Anda minimalisir risiko dalam menghasilkan polusi rumah tangga dan terpapar dampaknya.

1. Bantuan Alat Pembersih Udara

Polutan datang dalam berbagai bentuk dan ukuran. Sekadar ventilasi untuk sirkulasi udara yang baik rasanya tidak cukup. Teknologi filter dalam alat pembersih udara dapat memaksimalkan penyaringan debu, asap, bulu hewan, jamur, hingga allergen dan bakteri seukuran virus penyebab gangguan kesehatan.

2. Pilih lilin aroma berbahan dasar aman

Sebagian besar produk lilin beraroma masih terbuat dari lilin parafin (berasal dari minyak bumi, batu bara atau serpih). Saat dinyalakan, senyawa beracun seperti aseton hingga benzena berpotensi terlepaskan dan mengotori udara ruangan. Namun, tentu Anda tidak ingin kehilangan kenyamanan yang diciptakan oleh lilin beraroma. Terlebih, wanginya mampu membangkitkan suasana hati. Untuk itu, pilih dengan bijak produk lilin beraroma Anda. Tak ada yang salah dari mencari tahu mengenai bahan pembuatan lilin sebelum Anda membelinya.

3. Tukar produk pembersih bebas bahan kimia

Apakah ada produk pembersih rumah tangga yang bebas bahan kimia? Ada, namun cukup jarang sehingga sedikit sulit ditemukan. Anda dapat menyiasatinya dengan menggunakan bahan-bahan pembersih alami. Misalnya, memanfaatkan kulit apel untuk menghapus noda pada peralatan masak berbahan aluminium. Sementara itu, lemon dapat membantu Anda menjaga kilau benda-benda materi tembaga dan kuningan. Besihkan cermin dan kaca jendela dengan aplikasi tepung jagung.

4. Lindungi kulit dengan skincare anti-polusi

Membersihkan wajah secara rutin merupakan cara mengangkat polusi udara dari permukaan kulit Anda. Maksimalkan perlindungan dengan produk perawatan kulit yang secara khusus dirancang anti-pollutan, sebagai anti-oksidan yang memerangi radikal bebas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.