Permainan Warna Dalam Desain Rumah Bergaya Resort

tata hunian furnitur corak dan warna - aedi project - elle decor juli 2019

Aksentuasi glamor lewat komposisi warna cerah dalam tata ruang gaya kontemporer diterapkan Aedi Interior Design Bureau pada sebuah hunian di Pantai Indah Kapuk.

Menata interior suatu hunian ibaratnya memilih busana saat pergi ke luar rumah. Diperlukan padu padan perabotan dengan tepat guna, model, serta warna, agar tercipta keselarasan yang menghadirkan kenikmatan visual. Lebih jauh dari itu, tentu untuk menghidupkan perasaan nyaman bagi penghuni yang merupakan si pemakai. Paham ini senantiasa digarisbawahi oleh desainer interior Eko Priharseno dan Audrey Bernanda dari Aedi Interior Design Bureau setiap kali merancang tata ruang sebuah hunian. “Sebab rumah adalah tempat seseorang menjadi diri sendiri dan mengisi kembali energi,” ungkap Eko Priharseno.

tata hunian furnitur corak dan warna - aedi project - elle decor juli 2019

Ide untuk menggarap konsep hunian bergaya resort dalam rumah empat lantai, dengan luas bangunan mencakup empat kali lipat ukuran lahannya yang mencapai hingga 800 meter persegi itu, datang dari angan bersantai sang klien. Menggali preferensi relaksasi si pemilik yang sehari-hari dinamis, tim desain melengkapi rumah impian kliennya tersebut dengan ragam sarana hiburan. Ruang karaoke dan bar, didampingi gym, bilik spa dan salon untuk merawat diri mengisi basement sebagai zona entertainment. Palet rona glamor mendandani keseluruhan interior. Pada area entertainment, sofa warna biru tua dan aqua yang dipenuhi bantal sarung kuning kunyit berdiri di atas lantai beralaskan permadani corak tiga warna, biru, kuning, dan abu-abu.

tata hunian furnitur corak dan warna - aedi project - elle decor juli 2019

Permainan tabrak warna di lantai bawah tanah bukan sekadar trik untuk menerangi suasana ruangan. Peranannya tampil sebagai wajah keseluruhan hunian. Pada living room di lantai dua yang membaur tanpa sekat dengan ruang makan dan dapur, kombinasi furnitur sarat warna kembali terlihat. Penyematan benda-benda seni ini turut memberi sentuhan magis, sebagaimana pajangan seni grafiti dalam bentuk buah apel besar menjadi aksentuasi eklektik di antara sofa-sofa panjang dengan sederet bantal bersarung motif merah muda yang berjajar di teras belakangnya.

Klien menekankan bahwa tidak ingin kediamannya redup dalam satu rona warna. Pemenuhan akan permintaan kliennya tersebut sedikit menjadi pekerjaan rumah. Sebab, desain resort kini lebih banyak mengadaptasi pendekatan alam. Dalam mengakalinya, “Kami memilih warna-warna sekunder dan bukan primary color sehingga nuansa yang dihasilkan lebih teduh,” kata Eko.

tata hunian furnitur corak dan warna - aedi project - elle decor juli 2019

Pemilihan warna juga beberapa disesuaikan dengan barang-barang pribadi klien. Misalnya, sofa warna oranye dihiasi tumpukkan bantal warna merah dan kuning yang menempati mini bar di rooftop mendapat suntikkan dari koleksi tas Hermès miliknya. “Setiap ruangan kami berikan tema rona, sehingga meski perpaduan warna yang ditorehkan jauh dari kata serasi tetap terkesan korelatif,” ujar Eko. Hasilnya, cukup menyalakan suasana ruangan tanpa sama sekali berlebihan di mata.

(Photo: DOC. Aedi Interior Design Bureauphotography MELANIE TANUSETIAWAN, EKO PRIHARSENO)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.