Sentuhan Gucci Décor Untuk Tata Ruang yang Romantis

Gucci Décor

Dari palet warna terang dan motif eksentrik muncul atmosfer magis. Gucci Décor pastikan setiap ruangan Anda beraura romantis.

Pertama kali diluncurkan, September tahun lalu, kehadiran lini furnitur rumah mode asal Italia ini mengguncang tren hunian minimalis. Lewat desain bersiluet besar, motif nyentrik, dan pola tabrak warna, sangat jelas bahwa koleksi Gucci Décor tidak dirancang sebagai tipikal bersahaja.

Penempatan keseluruhan koleksi di dalam satu ruangan bagaikan sebuah dunia fantasi. Alessandro Michelle, selaku direktur kreatif Gucci sekaligus yang bertanggung jawab atas penciptaan dimensi tersebut, menjelaskan bahwa idenya memang bukan untuk meresepkan tampilan dekoratif tertentu.

Tetapi menyediakan elemen yang menghidupkan suasana suatu ruangan. Menariknya, esensi surealis yang menunjukkan ketidakteraturan itu justru mengganggu mata dengan cara paling indah.

Gucci-decor

 

Di koleksi kedua Gucci Décor, sikap eklektik tersebut masih dipertahankan. Bahkan, Alessandro menghadirkan inovasi dalam menciptakan atmosfer ruangan yang lebih magis. Yang pertama, ‘campur tangan’ artisan Italia. Terinspirasi oleh sebuah vas buatan Richard Ginori untuk Florentine di tahun 1735, Gucci mengembangkan kerajinan keramik lewat proses pembakaran rumit yang mengandalkan kecakapan manual serta keahlian khusus.

Beberapa di antaranya dihiasi ornamen bernafaskan budaya pop dan slogan merek hasil gambar tangan. Salah satunya terwujud dalam rangkaian vas corak dekoratif all-seing eye dengan tangkai bentuk ular, yang mana untuk membentuk detailnya menghabiskan hingga lima jam.

Gucci-decor-interior

Aksentuasi keramik cantik ini juga ikut meneladani pengembangan koleksi mug dan, khususnya, tempat lilin. Kali ini, ukuran tempat lilinnya lebih besar dari seri edisi pertama. Coraknya merefleksikan harmoni kehidupan rimba lewat perpaduan aksen flora dan fauna.

Bunga herbarium diiringi hewan-hewan; singa, lebah, serta kupu-kupu; dari Gucci Garden dicetak tiga dimensi untuk melekat pada tutupnya atau seperti kumbang yang tampak sebagai wadah dupa—dijual sebagai kesatuan set aromaterapi.

Gucci-decor-interior

Gucci-decor-interior

 

Figur liar Gucci Décor dipermanis dengan tampilan hitam, putih, dan rona-rona pastel serta yang mendominasi koleksi. Semburat unsur romantis juga diberikan lewat penyematan aksara Gothic bertuliskan “Maison de l’Amour” yang dalam Bahasa Prancis berarti “Rumah Cinta”.

Gucci-decor-interior

Nuansa mewah victorian tampak dalam kursi bersandaran tinggi dengan kanopi yang membuat bentuknya menyerupai ‘telur’. Para pengrajin Tuscan membutuhkan waktu 64 jam untuk mengerjakan keseluruhan karya menawan.

Kursi ini juga dibuat fungsional dengan tambahan laci penyimpanan yang dilapisi kain jacquard Gucci dari koleksi ready-to-wear. Bahan kain jacquard dekoratif juga menyelimuti koleksi kursi makan serta kursi rias beraksen rumbai.

Gucci-decor-interior

Gucci-decor

Selain jacquard, eksplorasi tekstil juga menghadirkan beberapa material anyar seperti beledu, vinil dan sutra, seperti terlihat dalam partisi kamar ganti.

Dengan rangkaian koleksi penuh imajinasi bak prosa naratif, Gucci membekali para pelanggan dengan aplikasi ponsel pintar berteknologi augmented reality. Aplikasi ini memungkinkan pelanggan untuk mendapatkan bayangan rupa Gucci Décor dalam hunian secara real time.

Gucci-decor-interior

(Foto: Dok. Gucci)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *