Warna-warni Alami Koleksi Wewangian Rumah Loewe

loewe home scents jonathan anderson

Tidak hanya menghidupkan suasana karena wanginya sarat sentuhan alam, koleksi wewangian Loewe juga mengaksentuasi ruangan lewat penampilan desain artistik.

Jonathan Anderson telah lama menggagas invensi wewangian rumah Loewe; “Sejak pertama kali saya menginjakkan kaki di Loewe pada 2013,” ungkap sang direktur kreatif rumah mode asal Spanyol tersebut dalam pernyataan pers-nya. Tujuh tahun berselang—diiringi kesuksesan serangkaian koleksi furnitur bergaris rancang artistik di bawah arahannya—Anderson secara resmi memanifestasikan idenya lewat rangkaian baru aromatik hunian Loewe Home Scents.

Diluncurkan secara global pada 3 September 2020, Loewe Home Scents digubah dengan mengambil inpsirasi dari keberadaan sebuah taman serta perasaan yang dihadirkan olehnya ketika menyentuh indra manusia. Berbagai taman bersejarah, seperti Royal Botanic Gardens Victoria dan perkebunan Mannington Hall, yang pernah dikunjungi Anderson menjadi sumber referensi. “Penciptaan aromanya mengikuti jejak personal yang membuka memori masa kecil, dan berbagai perjalanan yang telah saya lalui,” kata Anderson.

Berangkat dari gagasan sentimental tersebut, Anderson bekerja sama dengan Nuria Cruelles (pembuat parfum Loewe) mengekstraksi 11 esensi tumbuhan; honeysuckle, umbi bit merah, juniper berry, daun tomat, ketumbar (coriander), akar manis (liquorice), luscious pea (kacang-kacangan), oregano, cypress balls, ivy (hedera, tumbuhan kayu merambat tersebar di Eropa bagian barat, tengah, dan selatan, wilayah barat laut Afrika, Asia selatan hingga Jepang, dan Taiwan), dan aroma marijuana (yang mana ia asosiasikan dengan suasana pantai Ibiza tahun 1980-an, tempat di mana ia kerap berlibur bersama keluarga). “Saya tidak merokok, tetapi saya menyukai aromanya; seolah mendorong atmosfer relaks, entah Anda sedang merokok atau pun tidak,” ujarnya sebagaimana ia ungkap saat wawancara bersama New York Times. Manifestasi hasilnya hadir berbentuk lilin aromatik, wax candleholders, pengharum ruangan, hingga diffusers rotan.

Kreasi Loewe Home Scents tidak hanya berfokus mengurasi aroma yang menghidupkan suasana hunian dekat alam. Kemasan Loewe Home Scents turut mengaksentuasi ruangan rumah secara artistik. Digubah menggunakan materi alami, garis desain kemasannya mereferensi modernitas dipadu elemen historis.

Untuk lilin aromatik misalnya, ditempatkan dalam wadah keramik yang mengadopsi model mug abad ke-5 SM dari Yunani yang ditemukan Anderson dalam sebuah acara pelelangan. Referensi masa lampau Anderson juga mengacu pada kerajaan Prancis era Louis XIV, sebagaimana memperkaya motif geometri dan desain klasik lilin model tiang.

“Selain keintiman dan rasa bahagia yang diberikan, rangkaian aromanya juga merupakan perayaan atas alam. Saya menemukannya selaras menggambarkan kondisi saat ini, dan sifatnya tak lekang oleh waktu,” kata Anderson.

photography DOC. LOEWE

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.