Kai EXO: Pengalaman Pertama Menghadiri Fashion Show Gucci

elle indonesia interview kai exo

Dalam upaya menemukan karakter gaya yang cerminkan pribadinya, Kai dari grup vokal EXO melakukan perjalanan hingga ke Arles di Perancis Selatan, sebuah kota peninggalan era Romawi kuno.

Beberapa waktu silam, Aéroport de Marseille Provence, bandar udara internasional di Perancis, sangat sibuk. Aktivitasnya jauh lebih ramai jika dibandingkan hari biasa atau saat musim turis. Penyebabnya? Para artis, selebriti, fashionista, dan jurnalis dari berbagai negara belahan dunia secara bersama datang untuk menghadiri pertunjukkan mode Gucci koleksi cruise 2019 di Arles, Perancis Selatan. Alhasil, hari itu area airport dipadati oleh para wartawan yang berburu berita maupun penggemar dengan harapan bertemu sang idola dan mencuri selfie. Tim ELLE merupakan salah satu yang menyeruak di kerumunan tersebut. Namun, kepentingan kami untuk menyambut tamu istimewa yang akan menemani kami menonton pertunjukkan.

elle indonesia interview kai exo

Setelah beberapa lama, yang ditunggu akhirnya tiba-tiba. Seorang laki-laki berwajah oriental dengan rambut cokelat muncul dari pintu kedatangan. Mendadak, suasana ruang tunggu airport riuh. Puluhan orang, atau mungkin ratusan, berteriak dan segera berhambur ke arahnya. Ia adalah Kim Jong-in (24), atau lebih akrab disapa Kai, anggota dari grup vokal EXO yang menerima penghargaan kategori super K-Pop pada acara ELLE Style Awards. Kai melambatkan langkah untuk menyapa para penggemarnya yang, rupanya, telah menunggu kedatangannya sejak tengah malam. Usai ramah tamah singkat, kami pun bergegas membawa Kai keluar airport dan menuju hotel agar ia dapat beristirahat.

Keesokan hari, kami pergi menemui Kai untuk pemotretan cover di tempatnya menginap, Villa La Coste, sebelum berangkat bersama ke acara fashion show yang bertempat di Alyscamps. Kai membukakan pintu dan mempersilakan kami masuk. Saat kami tiba, laki-laki yang sempat muncul dalam drama seri Miracle that We Met itu masih nyaman dalam balutan busana longgar motif garis. Kami mengerti, ia pasti merasa lelah akibat perjalanan jauh. Terlebih lagi, beberapa minggu sebelum perjalanannya ini, Kai harus melepas sang ayah yang tutup usia karena sakit. Namun, Kai sama sekali tidak memperlihatkan wajah sendu. Raut mukanya selalu terlihat riang. Kai menghampiri tim stylist yang sibuk memilah-milah baju dan aksesori untuk ia pakai pada pemotretan sekaligus busana acara nanti malam. Ia mengajak mengobrol tim kami sembari mengamati koleksi wardrobe yang disediakan. Matanya kemudian terpaku pada setelan jas dengan sematan emblem NY khas tim bisbol New York Yankees. Sebagai laki-laki, ketertarikan Kai terhadap mode ternyata cukup besar. Ia menelusuri satu per satu gantungan pakaian dan memperhatikan detailnya. Bahkan, ia tidak sungkan mencoba ragam aksesori cincin, kalung, hingga headpiece yang menjuntai sangat panjang.

elle indonesia interview kai exo

Di tengah keseruan tersebut, fotografer kami memberi kode bahwa pemotretan sudah siap dimulai. Kai dengan segera melontarkan ide, “Bagaimana jika kita memutar musik?” katanya langsung sibuk menelusuri playlist pribadi. Beberapa detik kemudian, suara Daniel Caesar menyanyikan ‘Japanese Denim’ memenuhi ruangan. Meski aliran musiknya bersama EXO cenderung R n B dan hip hop, Kai lebih dulu akrab dengan musik jazz. Sebelum populer bersama grup vokalnya, Kai muda sempat menekuni seni tari jazz hingga balet saat kelas tiga sekolah dasar. Hasratnya terhadap hip hop baru terpicu pada usia 13 tahun ketika ia bergabung dengan SM Entertainment. Keterampilannya menarikan hip hop kian berkembang dan membawanya jadi penari utama di grup EXO.

Sesi awal pemotretan terasa begitu damai dengan iringan musik jazz berirama lembut berkat lagu pilihan Kai. Sang mega bintang pun terlihat luwes bergaya di depan lensa kamera yang didalangi Kim Shun Hye. Ia seperti memiliki naluri seorang model, didukung dengan tinggi badannya yang mencapai 182 sentimeter. Pose-posenya mampu memperlihatkan persona yang berbeda. Saat ia duduk di atas meja wastafel kamar mandi misalnya, dengan tatapan acuh dan hanya memakai sepatu sebelah kaki, Kai seolah menunjukkan pribadi yang tidak ambil pusing terhadap opini publik.

elle indonesia interview kai exo

Auranya pun terlihat berbeda ketika pindah ke atas tempat tidur. Kai nampak seperti menutup diri dari sekitar. Saya jadi ingat pernah membaca pernyataan Kai dalam sebuah majalah kultural terbitan Korea Selatan beberapa tahun silam. Tertulis, Kai menggambarkan dirinya sebagai sosok yang ceria, tetapi ada beberapa momen di mana ia menarik diri untuk menyendiri, di samping karena ia juga tidak begitu memiliki banyak teman dekat secara personal. Lalu, di saat menyendiri itu, Kai kerap menemukan dirinya menangis. Sesekali dalam waktu tersebut, ia merasakan kondisi mentalnya jatuh hingga titik paling rendah. Namun, ia menangis bukan karena tidak mampu menahan emosinya. Baginya, terkadang menangis diperlukan untuk melepaskan emosi dalam diri. Hal itu lebih baik daripada mencoba melarikan diri dan berujung pada keputusasaan.

Atmosfer pemotretan kami tidak lantas berjalan muram, justru tambah bersemangat di akhir sesi. Playlist Kai kini memutarkan lagu ‘Myself’ dari Bazzi yang berirama hip hop. Kai telah berganti baju, mengenakan suit motif kotak, dan bersiap berangkat menuju lokasi fashion show. Sebelum beranjak, Kai sempat memperlihatkan kepiawaiannya menarikan koreografi hip hop swag dengan mengikuti irama lagu Bazzi sambil bersenandung. Aura Kai sungguh menceriakan suasana sore kami hari itu.

 

(Foto Doc. ELLE; photography KIM SHUN HYE, contributor editor YU LI NA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *