Di Balik Layar Film ‘Gundala’ Arahan Joko Anwar

trailer film gundala

Mengintip ke balik layar pembuatan film ‘Gundala’ dari foto-foto behind-the-scene film, trailer, dan wawancara bersama Abimana Aryasatya serta Joko Anwar.

Screenplay Film dan Bumi Putera langit akhirnya merilis trailer film Gundala. Video berdurasi dua menit itu memperlihatkan para pemeran baru yang sebelumnya sempat dirahasiakan. Selain Abimana Aryasatya sebagai tokoh utama Gundala dan Tara Basro, film besutan Joko Anwar ini akan menampilkan Ario Bayu, Rio Dewanto, Bront Palarae, Yayan Ruhiyan, Lukman Sardi, Aqi Singgih yang merupakan vokalis band Alexa, dan model Kelly Tandiono.

Naskah film Gundala ditulis oleh sang sutradara, Joko Anwar. Ia menjanjikan cerita yang modern. Tidak 100% mengadaptasi komik Gundala Putera Petir karya komikus Harya Suryaminata (almarhum). Sentuhan realita kehidupan yang terjadi di Indonesia turut dikembangkan.

“Kami adopsi beberapa esensi penting dari 23 jilid komik yang terbit, dan gagasan utama itu dilengkapi oleh cerita orisinil dari catatan pribadi pak Hasmi (sapaan akrab Suryaminata) serta yang pernah diceritakan kepada keluarga dan rekannya,” cerita Joko. Sang dalang menginginkan agar penontonnya dapat terhubung dengan sinema yang baru.

Poster film Gundala

Salah satu perbedaan paling jelas ia terapkan lewat visual kostum Gundala. Kostumnya tak lagi membentuk lekuk tubuh dan berwarna ungu dengan sentuhan merah menyala. Bagian telinga yang menyerupai sayap pada topeng juga ditiadakan.

Desainnya tampil futuristis dalam garis rancang serupa penerbang, dibalut material kulit serta dominan rona merah tembaga dan hitam di bagian lengan. “Memang kita desain menyesuaikan zaman agar lebih realistis dan praktikal,” kata Joko.

gundala abimana aryasatya
Foto behind-the-scene Abimana Aryasatya sebagai Sancaka dan Gundala.

“Yang desain kostum ini Caravan Studio dan yang mengarjakan Quantum, salah satu perusahaan pembuat kostum Watchmen dan Daredevill. Selain pengukuran, kostum juga dibuat dengan 3D scan satu badan. Jadi, saya hanya menggunakan celana pendek basic dan dipindai seluruh badan dari kepala hingga ujung kaki. Dan ukuran badan saya tidak boleh berubah karena mereka tidak bisa mengubahnya,” kata Abimana Aryasatya saat pemotretan dengan ELLE Indonesia edisi Agustus 2019.

Untuk memerankan tokoh Sancaka dan Gundala, Abimana dituntut menurunkan berat badan hingga 10 kilogram. “Saya memiliki cadangan empat kostum. Pertama, kostum khusus untuk pose, bentuknya sangat ketat dan susah dipakai bergerak. Tapi kami menggunakan baju itu saat scene bertarung. Alhasil, robek. Beruntungnya, kita masih memiliki tiga baju lain.”

Kami membayangkan bagaimana rasanya berakting dengan kostum dan topeng? “Urusan nyaman, jelas tidak nyaman. Mereka membuat kostum buat film Hollywood yang kebanyakan syutingnya di studio. Sementara kita tidak, dan itu sangat panas sekali”

gundala abimana aryasatya
Foto behind-the-scene Abimana Aryasatya pertama kali mendapatkan kekuatan Gundala.

Selama proses pengerjaan film yang memakan waktu hampir tiga tahun tersebut, tantangan terbesar Joko adalah pencarian lokasi dan para pemain. Nama Abimana Aryasatya akhirnya dipilih memerankan karakter Sancaka dan Gundala. “Gundala adalah karakter yang memiliki kerapuhan tapi sekaligus kuat. Dia menaruh perhatian besar terhadap sekeliling. Ibaratnya sebuah spons, ia menyerap apa yang menjadi kekhawatiran masyarakat, dan Abimana seperti itu,” tutur Joko.

gundala rio dewanto
Rio Dewanto memerankan tokoh bapak Sancaka.

“Sebenarnya saya mendapatkan tawaran peran Gundala ini pertama kali dari sutradara awal, sebelum Joko Anwar. Tapi, saya menolaknya karena merasa tidak mampu dengan rentang waktu untuk syuting dan dengan segala persiapan yang dibutuhkan. Setelah pengerjaannya berpindah di bawah arahan Joko, peran ini ditawarkan kembali kepada saya. Saat itu pun, saya tengah terlibat memproduseri film garapan Timo Tjahjanto. Ternyata, Joko menunggu hingga pekerjaan saya selesai. Suatu hari, dia mengirimkan saya naskah Gundala draft kedua yang dia bilang ditulisnya pakai hati. Lalu, kami bertemu dan diskusi tentang konsepnya untuk film ini. Dia adalah salah satu orang yang percaya terhadap kapabilitas saya. Jadi, saya tidak pikir panjang lagi,” cerita Abimana lagi.

syuting film gundala
Salah satu tempat syuting film Gundala.

Produksi film Gundala mengambil tempat di 70 lokasi yang berbeda. Syuting menghabiskan 53 hari dan telah selesai. Filmnya sendiri dijadwalkan untuk rilis di bioskop-bioskop Indonesia pada 29 Agustus 2019.

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.