Rancangan Roksanda Ilinčić Untuk Penthouse Gasholders yang Artistik

Roksanda Penthouse - Living Room - Gasholders - London - Print - Photography by Michael Sinclair, Styling by Olivia Gregory

Roksanda Ilinčić yang populer sebagai perancang busana menggubah interior unit penthouse apartemen Gasholders di King’s Kros, London.

“Arsitektur, seni, dan desain merupakan rangkaian disiplin ilmu yang secara konsisten menginspirasi saya saat merancang suatu koleksi pakaian,” kata Roksanda Ilinčić.

Jauh sebelum namanya mapan dikenal sebagai desainer mode berbasis di London, ia memang lebih dulu mengantongi edukasi seni dan arsitektur dari University of Arts di Belgrade, Serbia, sehingga tidak heran hal tersebut memengaruhi kreativitasnya. Namun, gagasan Roksanda tentang penataan ruang penthouse apartemen Gasholders bukan sekadar wujud nostalgia bangku pendidikan.

Roksanda Penthouse - Gasholders - London - Print - Photography by Michael Sinclair, Styling by Olivia Gregory
Jendela bukaan lebar memaksimalkan cahaya alami masuk ke dalam ruang kerja. Menyiasati agar tidak menjadi terik: pasang gorden material kain berserat.

Bersituasikan di King’s Cross, kawasan belanja plus tempat hangout terkini masyarakat London, serta kediaman masa depan bagi kantor berbagai industri kreatif raksasa dunia seperti Google dan Facebook; Roksanda merancang sebuah hunian eklektik untuk menginspirasi penghuninya. Imajinya menitikberatkan sosok penghuni pada figur perempuan aktif yang berdaya dan berbudaya.

Demi mewujudkan visi tersebut, ia berkolaborasi dengan teman dekatnya, Nick Vinson. Kerjasama keduanya menghasilkan tata ruang bergaris rancang feminin yang eklektik. Nuansa feminin terlihat lewat palet warna kemerahan— sebagaimana mencirikan lini busana yang ia dirikan—di beragam furnitur. Misalnya, gorden merah jambu serasi karpet yang mengalasi lantai living room, hingga rangka tempat tidur warna merah anggur senada dengan seprainya.

Padu-padan warna turut mengaksentuasi dinding pada ruang makan dan pantry dengan mural gaya surealis yang dilukis oleh seniman Caroline Denervaud. Terlepas dari itu, warna dinding yang berbeda-beda dapat menciptakan batas terhadap suatu ruang walau minim penggunaan sekat.

Banyak menyertakan elemen merona cerah, suasana penthouse Roksanda tetap terasa hangat. Kombinasi rona natural seperti putih dan cokelat di dalam komposisinya adalah kunci yang menjaga permainan warna tidak kian mencolok.

Pemilihan furniturnya mengawinkan aliran postmodernisme dengan desain abad pertengahan. Kursi kayu Pierre Jeanneret dari tahun 1950-an, salah satu temuan berharga kedua desainer, berdampingan dengan kursi tanpa lengan berbahan fiberglass dengan sandaran berbentuk menyerupai kepala pion catur.

Penempatan benda-benda yang tidak sama desain atau pun material ini, menariknya, mampu menciptakan visual atraktif yang menghidupkan ruangan. Penghuni akan mendapatkan pengalaman artistik saat berada di dalamnya. Terlebih lagi, lewat sentuhan aroma ruangan yang diletakkan di setiap sudutnya.

Roksanda Penthouse - Gasholders - London - Print - Photography by Michael Sinclair, Styling by Olivia Gregory rooftop

Unit penthouse terletak di lantai tiga dengan fasilitas taman rooftop yang menawarkan lanskap urban Coal Drops Yard, distrik belanja serta deretan kafe baru di pusat King’s Cross. Di sini, desain dibuat sangat minimal, hanya meja dan beberapa kursi kecil untuk penghuni bersantai menghirup udara segar sembari membaca buku, atau menyegarkan pikiran dan mendapat secercah inspirasi.

photography MICHAEL SINCLAIR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.