Rantangan Ramadan ala Chef Fernando Sindu

Semarak rantangan Ramadan untuk menyemarakkan Hari Lebaran.

Bulan Ramadan dan Idulfitri identik dengan kebersamaan. Berkumpul bersama keluarga, sanak saudara, dan sahabat karib. Suasana keramaian yang kerap diisi dengan agenda makan-makan inilah yang mencetuskan ide bagi Fernando Sindu untuk membuat menu rantangan. Aneka lauk pauk yang disajikan dalam rantang bersusun. Makanan rantangan merepresentasikan kebersamaan yang terjadi di tengah kehidupan sosial. Isi makanannya bermacam-macam, bisa memenuhi selera yang beragam, dan sesuai disantap bersama-sama.

Chef Fernando Sindu for ELLE Indonesia May 2021 photography Agus Santosoyang styling Ismelya Muntu

Menu rantangan kreasi Chef Fernando berisi 6-7 masakan berbeda. “Rantangan ini berawal saat saya masih di Benedict Restaurant, sebelum saya memegang Cork & Screw Country Club. Saya sengaja memakai rantang dengan bentuk seperti rantang zaman dahulu karena memang ingin menghadirkan kenangan-kenangan saat dulu kita makan di rumah dalam bentuk rantangan,” ujar Chef Fernando.

Menu di dalamnya cukup variatif. Mulai dari masakan ayam, cumi, tahu goreng, tempe goreng, sayur nangka, serta kentang dan ati balado. Sedangkan nasinya saya memakai nasi liwet. Tidak hanya berisi menu berbahan dasar daging, masakan rantangan juga dapat dikreasikan dengan menu plant based, seperti misalnya rendang jamur, sayur nangka, tahu dan tempe dimasak seperti steik, serta kerupuk dan aneka sambal yang kian menyemarakkan makanan rantangan.

Ayam Bumbu Rujak

Rantangan Ramadhan by Chef Fernando Sindu for ELLE Indonesia May 2021 photography Agus Santosoyang styling Ismelya Muntu

Bahan-bahan

  • 50gr cabai merah keriting
  • 80gr bawang merah
  • 12gr bawang putih
  • 12gr kemiri
  • 40gr kunyit
  • 25gr jahe
  • 24gr gula merah
  • 200gr kaldu ayam
  • 600gr santan
  • 5gr garam
  • 15gr lada
  • 30gr ayam bubuk
  • 350gr setengah potong ayam
  • 150gr bumbu rujak
  • 5gr kemangi
  • 5gr bawang goreng

Aromatik

  • 2pcs daun salam
  • 40gr laos
  • 30gr sereh

Metode:

Lumuri ayam dengan bawang putih dan seledri, lalu diamkan selama 6 jam. Setelah itu dibilas dengan air bersih lalu berikan bumbu rujak. Masukkan ke dalam kantung atau wadah makanan lalu hangatkan dengan suhu 60°C selama 6 jam. Setelah didiamkan, ayam dipanggang lalu dioleskan kembali bumbu rujak agar bumbu semakin meresap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.