7 Destinasi Vakansi Air Terjun

Air Terjun Tanggedu pulau sumba - photography rajaregar

Menjauhi keramaian kota plus lebih dekat dengan alam. Sederet wisata air terjun untuk referensi tujuan berakhir pekan.

Lebih dari lima bulan menjaga jarak dari keramaian, tiga bulan di antaranya bahkan hanya kita jalani di rumah. Setelah kini kembali beraktivitas, serangkaian tugas bertubi-tubi datang demi mengejar dunia berputar kala kita terpaksa diam. Raga seperti dihantam penat dua kali lipat (setidaknya, begitu yang saya rasakan). Belum lagi rasa khawatir berselimutkan ketidakpastian akan situasi pandemi. Untuk mengeluh terhadap keadaan seolah tak lagi bermanfaat. Hal terbaik yang bisa kita lakukan ialah menghela napas sejenak dan menyingkir dari ingar-bingarnya.

Ambil vakansi demi relaksasi diri. Jika butuh ide destinasi, wisata air terjun bisa jadi bahan pertimbangan. Suara gemercik air terjun terdengarnya riang di telinga. Atmosfer segar dikelilingi pepohonan rimbun menghembuskan udara segar; sementara visualnya memanjakan mata dari pandangan beton yang kerap di dapat di kota. Plus, letaknya yang terbuka, dekat dengan alam, serta jauh akan keramaian menjadikannya gagasan ideal tujuan pelesiran saat ini.

Kami menemukan 7 destinasi air terjun berikut untuk Anda membebaskan diri dan bernapas segar. Tentu saja, kami tidak melupakan bahwa virus korona masih menyeruak tak kasat mata di antara kita. Jadi, ada baiknya untuk memilih tujuan yang terdekat dengan wilayah tempat tinggal Anda saat ini. Jika tidak memungkinkan (sebagaimana saya yang berdomisili di Jakarta), pastikan untuk terlebih dahulu mencari tahu situasi wilayah destinasi tujuan. Senantiasa patuhi porokol kesehatan dan keamanan menurut anjuran.

Curug Ciparay di Tasikmalaya, Jawa Barat

Photo courtesy Dion Wiyoko via Instagram.com/@dionwiyoko

Untuk menemukan Curug Ciparay, Anda perlu berjalan kaki menelusuri jalur berbukit, melalui hamparan sawah, serta melintas sungai dangkal. Keberadaan jalur trekking mempermudah perjalananan. Curug Ciparay bersemayam di kaki Gunung Karacak dan Gunung Dinding Ari, terletak di Desa Cidugaleun, Tasikmalaya. Kerap dijuluki Curug Kembar karena sumber airnya memecah aliran dan jatuh dari dua sisi yang bersebelahan. Ketinggian masing-masing menara air alami berkisar lebih dari 70 meter dan 50 meter. Bila berdiri dekat titik jatuhnya, Anda dapat merasakan butir-butir air menerpa wajah.

Saat berkunjung, ada baiknya untuk Anda membawa perbekalan makanan dan minuman yang cukup. Sebab, tidak ada tempat makan di sekitarnya, hanya pepohonan hijau nan rimbun. Tetapi ingat, selalu pastikan Anda menyimpan sampah bekal sebelum menemukan tempat pembuangan.

Air Terjun Tanggedu di Pulau Sumba, NTT

Air Terjun Tanggedu pulau sumba - photography rajaregar
Photo courtesy Raja Siregar via Instagram.com/@rajaregar

Butuh menelusuri perjalanan lebih dari 30 km dari Waingapu (Ibu Kota Sumba Timur) menuju desa Mondu. Lalu dilanjutkan kira-kira 15 km hingga sampai di lokasi. Waktu tempuhnya sekitar 2.5 jam. Cukup jauh memang, namun hamparan savana yang dilalui selama perjalanan mampu mengursir rasa jenuh. Lelah kemudian sepenuhnya terhapuskan ketika melihat kemegahan menara alam Tanggedu.

Di balik hutan ribun, air terjun Tanggedu mengalir dari ketinggian yang lebih rendah: 8 meter. Pesona magisnya menonjol lewat bentangan alamnya yang dikelilingi tebing-tebing batu curam. Aliran air terjun membentuk kolam-kolam pemandian alami dengan rona kebiruan dan air sebening kristal. Menyelam, berenang menyesap kesegaran, atau sekadar duduk menghirup udara segar di atas tebing batunya. Lelah pun sepenuhnya terhapuskan.

Air Terjun Tumpak Sewu di Malang, Jawa Timur

Tumpak Sewu jatuh dari ketinggian lebih dari 100 meter. Jauh di belakangnya, Gunung Semeru berdiri dengan gagah. Kemegahan sang merapi dapat terlihat oleh para pelancong di saat hari cerah. Keindahan air terjun yang terletak di perbatasan kabupaten Malang dan Lumajang tersebut tidak hanya untuk dinikmati dari atas. Anda bisa turun langsung menuju kaki Tumpak Sewu melalui jalur trekking alami berjarak tempuh 45 menit; melewati tangga kayu, jembatan bambu, alur bebatuan, air terjun kecil dengan pegangan tali, dan melintasi sungai kecil. Saran vakansi untuk Anda yang berencana singgah, aplikasikan pelindung tambahan untuk benda-benda berharga dan elektronik (seperti dompet, handphone, dan kamera). Plus, jangan lupakan beberapa baju ekstra. Sebab, sulit untuk tidak membasuh diri dengan airnya yang menyegarkan.

Air Terjun Lider di Banyuwangi, Jawa Timur

Photo via Instagram.com/@explore_banyuwangi

Topografinya dikelilingi oleh Hutan Lindung Lider. Untuk menjangkaunya, pelancong perlu menempuh perjalanan sejauh 45 km dari kota Banyuwangi. Menembus jalur hutan hingga lintasan kaya tebing curam. Tujuh sungai turut menyambut perjalanan. Air terjun Lider bersembunyi di lereng gunung Raung wilayah desa Sumber Arum. Menara alamnya menjulang setinggi 60 meter dari ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut. Topografi tersebut menjadikan air terjun ini sebagai yang tertinggi di Banyuwangi.

Air Terjun Benang Kelambu di Lombok

Photo courtesy Aji Abiyoga via Instagram.com/@explore.lomboksumbawa

Ada alasan mengapa air terjun ini dijuluki Benang Kelambu. Penampakkannya memang terlihat bagai dinding-dinding tertutup tirai berbentuk melebar. Letaknya sedikit terpencil di Dusun Pemotoh Desa Aik Berik. Perlu sekitar 1 jam perjalanan dengan jarak kira-kira 32 km dari kota Mataram. Berdiri setinggi 30 meter, alur jatuh air dipecah tiga tingkat. Mulai dari titik puncak, aliran jatuh ke tingkat 10 meter dan 5 meter sebagai titik terjun paling rendah sebelum membentuk kolam dangkal. Anda diizinkan untuk duduk di bawah aliran airnya yang sejuk. Rasakan air jernih nan segar mengguyur raga seolah membasuh segala penat jiwa.

Air Terjun Tegenungan di Gianyar, Bali

Photo courtesy Raja Siregar via Instagram.com/@rajaregar

Lokasinya tidak jauh dari pusat kota Ubud. Terletak di perbatasan antara Banjar Tegenungan dan Blangsinga di kabupaten Gianyar. Anda dapat mencapainya dari dua arah; lewat sebelah barat Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, atau melalui jalan baru dari sisi Timur wilayah Banjar Blangsinga, Desa Saba. Kedua jalur dapat diakses menggunakan kendaraan bermotor.

Tinggi air terjun mencapai 15 meter. Tidak terlalu tinggi, tetapi debit airnya melimpah. Gemuruh air yang jatuh mengalir dari sungai Petanu bisa menciptakan sensasi kesegaran bagi Anda yang mendengarnya, bahkan dari jarak kejauhan. Kawasan destinasi Air Terjun Tegenungan telah sedikit memodernisasi diri. Di perjalanan menuju lokasinya, tersebar banyak restoran dan bar tepi sungai (jalur Blangsinga) untuk tempat rehat para pelancong.

Air Terjun Kedung Kandang di Nglanggeran, Yogyakarta

Photo courtesy Arifin Putra via Instagram.com/@arifin_putra

Air terjun Kedung Kandang bersemayam tidak jauh dari awalan jalur pendakian Gunung Api Purba. Aksesnya hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki menuruni lajur setapak yang sedikit curam. Di bawahnya, Anda akan menemukan sungai dangkal untuk ditelusuri melalui jembatan bambu hingga mencapai titik lokasi. Waktu tempuhnya kurang lebih 20 hingga 30 menit, tergantung kecepatan gerak langkah. Saran kami, kenakan busana untuk aktivitas luar ruangan lengkap dengan sepatu olahraga atau sandal gunung, alih-alih sandal jepit apabila Anda berkunjung.

Air terjun mengalir deras menuruni bebatuan bertingkat yang tersusun alami menjulang tinggi. Anda bisa memanjat naik beberapa tingkat dan duduk di antaranya, jika mau, merasakan air mengalir sejuk. Suasana di sekitarnya hijau berkat areal persawahan yang mengapit sebelah kanan-kirinya. Sebuah kontras yang menciptakan lanskap menawan bagi mata.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.