Esensi Nyentrik Karakteristik Miami

travel miami elle indonesia maret 2019

Lupakan Spring Break. Terlalu banyak alasan yang menjadikan Miami sebagai tujuan vakansi terbaik Amerika Serikat di tiap musim. Dari setting pantai Art Deco di South Beach hingga lintasan jalan yang dipadati eksposur couture di Design District.

Suatu kewajiban untuk memijakkan kaki di hangatnya pasir South Beach saat Anda berada di Miami (di musim apa pun). Kawasan paling selatan ini menjadi titik temu bagi figur stereotip beragam khas Miami: supermodel berkaki jenjang, laki-laki atletik berkeringat, seniman, hipsters, sampai keluarga muda yang berjemur dalam kemewahan.

Pantai berkilauan yang bukan hanya menjadi lokasi favorit untuk bersantai, tapi juga menjadi panggung untuk serangkaian petualangan dan tempat perayaan-perayaan terbesar di Miami–festival musik tahunan Ultra diadakan di sini. Yes, Miami loves to party. Siang hari, South Beach menjadi lokasi yang ‘ramah keluarga’ dan kemudian berubah rupa menjadi metropolis yang stylish di malam hari.

Kaya Arsitektur plus Bersejarah

Selain dipagari oleh barisan hotel kelas dunia, area South Beach juga dirangkul oleh distrik Art Deco yang mengklaim konsentrasi terbesar dari arsitektur tahun 1920-an hingga 1930-an di dunia. Kelangsungan hidup 800 bangunan ini disebabkan oleh para aktivis yang mendirikan Miami Design Preservation League di tahun 1976. Alhasil, sejumlah hotel, restoran, dan kelab terbaik kota ini berhasil mempertahankan bentuk fasad yang fantastis dan menjadi eksposur struktur bersejarah.

Barisan arsitektur bergaris tebal, motif tropis unik, serta rangkaian palet warna pastel membangkitkan keindahan lanskap gaya retro ikonik Miami yang senantiasa menarik turis mancanegara. Liv dan Fontainebleau adalah dua nama properti besar yang menancapkan bendera di Miami. Kemewahan tak terbantahkan dengan keberadaan Star Island, sebuah pulau di sisi donwtown yang menjadi tempat tinggal sejumlah selebriti seperti Diddy, Don Johnson, dan Shaquille O’Neal.

Selain itu, keragaman arsitektur dan kuliner yang disuguhkan pun membuktikan reputasi Miami sebagai loka peleburan kultur yang harmonis. Pengaruh kuat Amerika Latin memapar warna tropis tersendiri. Sulit untuk dipercaya bahwa hanya seabad lalu, kota penuh warna ini ditutupi oleh tanah rawa. Kini Anda mampu berdecak kagum melewati perumahan bersejarah dengan irama ucapan-ucapan berbahasa Spanyol dan musik Karibia yang melayang-layang di telinga.

Di tengah hiruk pikuk Ocean Drive di South Beach, sebuah rumah mewah menyisip dengan narasi karakter desain yang istimewa. Bangunan ini adalah hunian mantan desainer mode Gianni Versace dan tempat di mana ia ditembak dan dibunuh pada tahun 1997. Hari ini, lokasi ini bernama Onyx Bar, sebuah hotel eksklusif dan bar yang tenar akan opsi wine terpilih dan arsitektur bergaya Revival Mediterania.

Satu blok ke Utara terdapat lingkungan Little Havana yang menyorot kultur Amerika Latin. Terkenal dengan keberadaan Domino Park, kopi Kuba yang pekat, dan kudapan kroket Latin yang laris. Jalan utama Little Havana berada di Calle Ocho (SW 8th Street) dan dipadati oleh jejeran restoran beraroma cerutu, toko kelontong penuh warna, serta kelab Kuba yang hingar bingar dengan musik jazz Latin. Suasana tropis tersaji unik di lingkungan ini dengan pengaruh kultur Kuba yang dinamis.

Salah satu harta alami kota ini adalah Fairchild Tropical Garden. Sebuah taman seluas 83 hektar yang menampung tanaman tropis dan mencakup sejumlah spesies langka, termasuk flora yang hanya mampu bertahan hidup di Florida Selatan. Nama Fairchild Tropical Garden diambil dari seorang ahli botani ternama yang juga penduduk Miami, David Fairchild.

Bila suguhan rainforest, pergola anggur raksasa, dan museum eksplorasi flora belum cukup memukau, saatnya pergi ke ekshibisi Wings of the Tropics. Di sana, Anda bisa temukan 40 spesies kupu-kupu eksotis melayang-layang di sekitar Anda penuh warna layaknya berada di negeri dongeng.

Atmosfer dongeng juga tersaji di Vizcaya Museum & Gardens yang berlokasi di teluk Biscayne. Sebuah vila Renaissance Italia layaknya hunian negeri kayangan yang dibangun seorang industrialis James Deering di tahun 1916.

Kini, Vizcaya menjadi museum yang memamerkan lebih dari 2.500 benda seni dekoratif dan perabotan antik dari abad ke-16 hingga ke-19, dan di sebelah selatan, terbentang 10 hektar taman fantastis – dengan air mancur, kolam renang, kasino, dan labirin – yang menjadi rumah bagi 2.000 tanaman anggrek.

Distrik Seni Kontemporer

Berkunjung ke Miami belum lengkap jika tidak pergi ke Wynwood Walls. Wynwood Walls digubah oleh mendiang Tony Goldman, sosok yang menemukan SoHo di kota New York, menjadi serupa museum di ruang terbuka. Seluruh bangunan gudang telah menggantikan peran kanvas. Mural karya seniman-seniman ternama seperti Kenny Scharf dan Shepard Fairey–seniman yang mendesain poster “Hope” untuk Obama–serta ledakan grafiti bisa menyambut ratusan pengunjung tiap harinya.

Kota eksentrik di negara bagian Florida ini dikenal sebagai playground bagi trendsetter dunia. Miami secara simultan mengelola penghormatannya pada warisan urban. Namun, tetap memposisikan diri di ujung tombak kemajuan global. Kreativitas tinggi adalah salah satu metode yang melaju, terutama di bidang seni grafiti, ekshibisi Art Basel, dan juga di berbagai galeri. Luangkan waktu untuk bertandang ke Design District yang menjadi poros apresiasi seni dan fashion di Miami.

Terdapat komplek pusat perbelanjaan seperti Palm Court dan Paradise Plaza – berisi lusinan toko, butik, dan galeri – di mana label-label mode mewah tumpah ruah. Ingin lebih kasual dalam berbelanja? Lincoln Road Mall adalah mal pejalan kaki yang bergaya Miami Modern (MiMo), dipadati oleh lebih dari 100 toko, restoran, bar dan kafe yang modis. Dirancang oleh arsitek ikonik Morris Lapidus (figur di balik desain Fontainebleau) di tahun 1950-an, area ini kerap dijuluki sebagai “Fifth Avenue of the South”.

Labuhkan diri di Bayside Marketplace yang menjadi wadah untuk pengalaman kuliner internasional, pertokoan mewah, dan aksi souvenirs hunting di suasana tepi laut yang indah diiringi musik eksotis suguhan musisi lokal. Berlokasi di downtown Miami, selain mampu dicapai oleh layanan taksi air, tapi juga terdapat Bay Cruise yang menyediakan rute air melintasi rumah-rumah selebriti di Star Island sambil menikmati sarana kasino dan pesta laut khas Miami. All night, on the beach ‘til the break of dawn.

(Photo: iStock)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.