20 Film yang Ajak Anda Menjelajah Dunia

mamma mia

Bukan sekadar menjalin emosi lewat narasi, tetapi juga mempertontonkan keindahan kota yang menggugah naluri berpelesir.

Film bukan sekadar narasi sebuah gambar bergerak. Lewat visual sinematiknya, karya film bagaikan sebuah jendela yang memperlihatkan panorama kota negara-negara dunia. Menonton sebuah film seolah melakukan perjalanan secara virtual lewat setiap adegannya; mengeksplorasi sudut-sudut estetis yang tersembunyi di pinggiran kota, mengunjungi spot turis populer, menikmati kilasan kultur masyarakatnya. Tak jarang film kerap menjadi referensi travelling—setidaknya bagi saya.

Kini, seiring pandemi Covid-19 yang tengah berlangsung kian membatasi gerak pelesiran. Film mengambil peran penting dalam mengisi hasrat berlibur—sekali lagi, setidaknya untuk saya. Jika Anda merasakan hal serupa, 20 film dengan set lokasi spektakuler yang memikat hati dapat menjadi penghiburan tersendiri. Plus, referensi destinasi berlibur selanjutnya di masa depan.

talented mr ripley
Image courtesy Paramount Pictures/Miramax Films

Talented Mr Ripley (1999)

Di balik plot ceritanya yang mengerikan namun brilian—Matt Damon sukses meyakinkan dirinya sebagai sosiopat—The Talented Mr. Ripley memperlihatkan lanskap menawan kota-kota di Italia. Dilatari tahun 1950-an, sutradara Anthony Minghella mengajak para penontonnya mengikuti perjalanan mewah Dickie Greenleaf (Jude Law) dan Marge Sherwood (Gwyneth Paltrow) ke Venesia, hingga menelusuri pantai-pantai di Lazio.

mamma mia 2008
Image courtesy Universal Pictures

Mamma Mia! (2008)/Mamma Mia! Here We Go Again (2018)

Mengikuti kehidupan Donna Sheridan (Meryl Streep) bersama sang puteri, Sophie Sheridan (Amanda Sayfried), di pulau Kalokairi, yang mana sejatinya merupakan penggambaran fiksional atas pulau Skopelos, Yunani—tempat syuting filmnya. Pantai Kastani menjadi salah satu latar memukau, seiring hamparan laut biru dan arsitektur rustic kota pantainya.

to catch a thief
Image courtesy Paramount Pictures

To Catch A Thief (1955) 

Duet akting Cary Grant dan Grace Kelly di bawah arahan sutradara Alfred Hitchcock bukan satu-satunya yang membuat penonton terhanyut. Sinematografi oleh Robert Burks menawarkan kharisma sinematik kota-kota kecil di sepanjang garis pantai French Riviera, termasuk Nice dan Cannes, hingga Monako.

roman holiday
Image courtesy Paramount Pictures

Roman Holiday (1953)

Roman Holiday menarasikan romantisisme klasik; tentang dua orang turis (diperankan oleh Audrey Hepburn dan Gregory Peck) yang menemukan cinta. Destinasinya bertempat di Kota Kekal: Roma, Italia. Berkendara dengan vespa keliling kota, singgah di Colosseum, jalan-jalan santai sembari makan gelato, dan menelusuri anak tangga Spanish Steps.

darjeeling limited
Image courtesy Fox Searchlight Pictures

The Darjeeling Limited (2007)

Kakak beradik Whitman (menampilkan Adrien Brody, Jason Schwartzman, dan Owen Wilson) melakukan perjalanan kereta api melintasi India dalam rangka pencarian sang ibu. Panorama gurun Rajasthan hingga arsitektur menawan kota kuno Osian di Jodhpur melatari adegan-adegan film besutan Wes Anderson ini. Estetika khas India yang sarat akan warna mempercantik tata visualnya.

lost in translation film
Image courtesy Focus Features

Lost in Translation (2003)

Jika agenda perjalanan Anda ke Jepang terpaksa tertunda karena hadirnya virus coronaLost in Translation mungkin dapat sedikit menceriakan hati. Terlepas dari plotnya yang memotret kesendirian melankolis, bahkan di kota padat penduduk, yang dialami para tokohnya (duet akting Bill Murray dan Scarlett Johansson); Sofia Coppola memperlihatkan pesona metropolitan kota Tokyo. Mulai dari kemewahan hotel bintang lima, bar sinematik, hingga tempat karaoke berselimutkan cahaya neon.

walter mitty
Image courtesy 20th Century Fox/Samuel Goldwyn Films

The Secret Life of Walter Mitty (2013)

Walter Mitty (diperankan oleh Ben Stiller) tidak pernah pergi ke mana pun. Namun, ia sering kali membayangkan dirinya tengah bertualang ke berbagai tempat-tempat eksotis. Suatu hari, dalam rangka pencarian sebuah film negatif foto karya jurnalis terkenal yang akan dicetak sebagai sampul majalah tempatnya bekerja, Mitty memutuskan untuk memulai perjalanan pertamanya. Berangkat dari Manhattan, New York, menuju Greenland, Islandia, hingga ke Himalaya.

midnight in paris
Image Courtesy Sony Pictures

Midnight in Paris (2011)

Alur cerita yang maju mundur membawa Anda mengenal kota Paris, Prancis, di berbagai era. Jenuh akan kehidupan era Milenium, Gil Pender (diperankan oleh Owen Wilson) menemukan dirinya menjelajah ke masa lampau saat tengah malam menaiki sebuah mobil yang membawanya tiba di Paris tahun 1920-an; singgah di rumah Helen Keller, hingga menelusuri kafe dan bar di mana Hemingway dan F. Scott Fitzgerald berpesta. Terpukau pesona seorang perempuan, penjelajahan waktunya kian mundur jauh sampai ke periode Belle Épogue (akhir 1870 – 1914).

Image courtesy 20th Century Fox

Two for the Road (1967)

Mengikuti perjalanan pasangan suami-istri Wallace (diperankan oleh Audrey Hepburn dan Albert Finney) yang tengah melakukan pelayaran dari London menuju St. Tropez, Riviera Prancis. Sinematografi gambar hitam-putih tidak mengurangi pesona eksotis pantai dan suasana rustic pedesaan yang damai.

wild
Images courtesy Fox Searchlight Pictures/Anne Marie Fox

Wild (2014)

Cheryl Strayed (diperankan oleh Reese Witherspoon; peran yang mengantarkannya meraih nominasi Academy Awards 2015 kategori Aktris Terbaik) sampai di titik terendah hidupnya. Untuk menghadapi depresinya, ia pergi melakukan ekspedisi Pacific Crest Trail. Perjalanannya berangkat dari Gurun Mojave menuju titik tertinggi di Oregon, Gunung Hood; berlanjut ke Crater Lake sebelum akhirnya mencapai Bridge of the Gods di Cascade Locks, kota di perbatasan Oregon.

the beach
Image courtesy Twentieth Century Fox

The Beach (2000) 

Berbekal peta dari sesama pelancong yang ia kenal di Bangkok, Richard (diperankan oleh Leonardo DiCaprio) melakukan perjalanan menuju pulau rahasia di pelosok Thailand. The Beach garapan Danny Boyle mengambil lanskap menawan Pantai Maya Pulau Phi Phi Leh yang berjarak dekat dari Phuket, Thailand. Atmosfer pulau kecil dengan pantai berpasir putih dan bukit-bukit hijau nan damai mendominasi latar filmnya.

out of africa
Image courtesy Oscar.org

Out Of Africa (1985)

Sebuah penggambaran rumit meliputi hubungan poligami dan cinta sejati. Narasi yang begitu kompleks dan menguras emosi, secara bersamaan memanjakan mata Anda lewat latar sinematik yang menyuguhkan lanskap spektakuler Nairobi, Kenya.

vicky cristina barcelona
Image courtesy Metro Goldwyn Mayer

Vicky Cristina Barcelona (2008)

Vicky (diperankan oleh Rebecca Hall), tengah menyusun rencana pernikahan. Cristina (diperankan oleh Scarlett Johansson), dalam perjalanan mencari jati diri dengan spirit kebebasan. Keduanya menghabiskan musim panas bersama di Barcelona, Spanyol; dan tanpa sadar larut dalam hubungan terbuka pasangan suami-istri seorang seniman (diperankan oleh Penélope Cruz dan Javier Bardem). Melatari kisah asmara modern tersebut, Woody Allen menampilkan lanskap menawan kota kaya arsitektur megah. 

tracks mia wiskowska
Image courtesy See-Saw Films

Tracks (2013)

Banyak film adaptasi memoar yang menampilkan destinasi wisata spektakuler. Tracks adalah salah satunya. Mengisahkan perjalanan Robyn Davidson (diperankan oleh Mia Wasikowska) dan anjing peliharaannya melintasi gurun di Australiamengendarai unta. Berangkat dari Alice Springs menuju Samudra Hindia, perjalanannya melalui pedalaman bersuhu hangat melewati Uluru dan Teluk Coffin.

fault in our stars - shaillene woodley
Image courtesy 20th Century Fox/James Bridges

The Fault in Our Star (2014)

Mewujudkan mimpi sang kekasih untuk bertemu pengarang favoritnya, Augustus Walters mengajak Hazel Grace Lancaster terbang ke Amsterdam, Belanda. Dalam perjalanan keduanya, penonton mendapatkan tur gratis memasuki The Anne Frank House; menyusuri lorong gerbang masuk museum Rijkmuseum dan menikmati atmosfer musikal dari musisi lokal.

Image courtesy New Line Cinemas

Sex and the City 2 (2010)

Edisi kedua layar lebar Sex and the City mengisahkan perjalanan geng perempuan paling populer di New York ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Bermalam di hotel eksklusif, melintas gurun dengan unta, makan siang mewah di bawah tenda di padang pasir, hingga berburu mode lokal di pasar tradisional.

letters to juliet
Image courtesy Summit Entertainment

Letters to Juliet (2010)

Usai mengirimkan balasan untuk sepucuk surat lama yang tertancap di dinding Rumah Juliet—spot wisata populer di Verona, Italia—sejak tahun 1957; Sophie (diperankan oleh Amanda Seyfried) menyusun agenda perjalanan menelusuri kota-kota dan desa-desa di Verona demi membantu sang pemilik surat menemukan cinta sejatinya. 

Humba dreams Miles Film
Image courtesy Miles Film

Humba Dreams (2018)

Humba Dreams menceritakan upaya Martin (JS Khairen) memecahkan misteri warisan dari sang ayah yang wafat tiga tahun silam. Sebagaimana karya Riri Riza sebelumnya yang selalu memperlihatkan kekayaan alam Indonesia, Humba Dreams menjadikan negeri Sumba, Nusa Tenggara Timur, sebagai titik utama lokasinya.

cate blanchett where you go bernadette
Image courtesy Annapurna Pictures

Where’d You Go, Bernadette (2019)

Where’d You Go, Bernadette menggambarkan suasana epik di ujung poros Bumi. Kisahnya mengikuti perjalanan seorang arsitek, Bernadette (diperankan oleh Cate Blanchett), yang tengah berupaya menemukan kembali sisi kreativitas menuju ke Antartika. Mengendarai kayak melintasi bongkahan es berbukit-bukit, bercengkrama dengan penguin, dan singgah di stasiun penelitian. Plus, jika Anda menggemari bidang arsitektur modern, awal mula filmnya menceritakan kehidupan Berdandette di Seattle di mana secara masif memperlihatkan kekayaan arsitektur kontemporer bangunan-bangunan kotanya.

7 Years in Tibet (1997)

Berdasarkan kisah nyata legendaris pendaki gunung asal Austria, Heinrich Harrer (diperankan oleh Brad Pitt), yang ditawan oleh tentara India saat berangkat ekspedisi mendaki pegunungan Himalaya. Ia berhasil melarikan diri hingga tiba di Lhasa, Tibet, dan berteman dengan seorang Dalai Lama. Meski plotnya menceritakan latar Tibet, namun penonton pengambilan gambar film besutan Jean-Jacques Annaud tersebut sebenarnya dilakukan di berbagai lokasi. Mulai dari  ArgentinaBritish Columbia, dan Kanada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.