Inovasi Kenyamanan dalam Sepasang Sepatu Clarks

Beragam inovasi teknologi dicetuskan oleh Clarks untuk mewujudkan pasangan alas kaki revolusioner nan nyaman.

Faktor kenyamanan selalu menjadi komponen paling vital dalam kisah kesuksesan label alas kaki ternama, Clarks. Mulai dari sepasang sandal yang dikreasikan oleh Cyrus dan James Clark di tahun 1825, hingga beragam inovasi pada sepatu yang berbekal kemutakhiran teknologi, seluruh kisah penciptaannya berlangsung dengan menitikberatkan faktor kenyamanan.

Hal ini terbukti ketika menilik arsip-arsip lama koleksi sepatu Clarks. Lebih dari 22.000 rancangan sepatu Clarks merupakan pasangan-pasangan alas kaki yang telah melahirkan sebuah revolusi, mendefinisikan sebuah generasi dan menangkap imajinasi kreatif para kreatornya.

Sebut saja salah satu rancangan paling ikonis milik Clarks, Clarks Desert Boot, yang dirancang oleh Nathan Clark dan diluncurkan pada tahun 1950. Kini, hampir 70 tahun sejak penciptaannya, tiap pasang sepatu ini masih dikreasikan menurut dimensi orisinilnya. Mulai dari panjang sepatu, jumlah jahitan, hingga materi suede yang hanya disuplai oleh penyamakan Inggris, Charles F. Stead, tiap bagian sepatu Clarks Desert Boot memerankan peran penting dalam mewujudkan bentuk sepatu yang sempurna untuk tiap pasang kaki.

Selain itu, ada pula kreasi klasik Wallabee yang menjadi pilihan para revolusioner, pemikir bebas, dan ikon counter-culture. Nyaris 50 tahun sejak tercipta, pasangan sepatu ini kian menjadi produk cult classic dan favorit para musisi dan seniman di seluruh dunia berkat konstruksi moccasin khas miliknya dan siluetnya yang struktural. Mengusung garis rancang yang minimal, pasangan sepatu bot nyaman ini mempergunakan materi kulit suede yang tahan air dan tahan noda. Rancangan ini kemudian dilengkapi dengan sol crepe khas Clarks yang tak lekang oleh waktu.

Untuk melengkapi penampilan bekerja, Clarks turut mempersembahkan lini Ronnie Walk, sepasang sepatu lace-up yang sepenuhnya terbuat dari kulit. Terinspirasi dari arsip-arsip lama Clarks, rancangan ini merayakan sejarah alas kaki klasik Inggris lewat estetikanya yang minimal serta outsole yang sleek.

Selain berbekal siluet yang sempurna, kemutakhiran teknologi yang diaplikasikan pada produk-produk Clarks turut menjadi salah satu kunci penting. Mengusung beragam teknologi seperti Contoured Comfort™ dan Cushion Plus™, jajaran sepatu Clarks mampu memberikan bantuan tumpuan ketika dibutuhkan. Lewat bantalan berkepadatan ganda yang ditempatkan secara cermat, Cushion Plus™ mampu meningkatkan kenyamanan dan memberikan bantuan tumpuan biomekanik pasangan kaki penggunanya untuk mengurangi tekanan. Teknologi ini dapat dinikmati lewat pasangan sepatu Sense Lula, sepasang sepatu slip-on wedge berujung runcing yang feminin.

Clarks Tri Spark
Clarks Tri Solar

Tak hanya itu saja, Clarks turut mengembangkan sistem teknologi Trigenic pada koleksi-koleksi sepatu olahraga miliknya. Sebagai pembawa perubahan dalam urusan gaya dan fungsionalitas, sistem Trigenic mengoptimalkan gerakan alami kaki dengan keterampilan teknis dan bantalan kaki yang responsif. Dua lini sepatu Clarks, Tri Spark dan Tri Solar, mengusung teknologi sistem Trigenic. Mengusung siluet atletis, kedua lini sepatu olahraga ini mampu memberikan fleksibilitas dan kenyamanan maksimum untuk kebutuhan aktif para pecinta mode.

Beragam koleksi sepatu Clarks di atas dapat ditemukan di Mall Kelapa Gading, Pondok Indah Mall, Gandaria City, Kota Kasablanka, Lippo Mall Puri, Trans Studio Mall Cibubur, Summarecon Mal Serpong, Paris Van Java Bandung, dan Tunjungan Plaza 6 Surabaya. Mengusung konsep #ComfortPerfectlyPriced, Clarks memastikan kenyamanan dapat tejangkau oleh para pelanggannya. Siapa pun dapat menikmati alas kaki Clarks dengan harga mulai dari Rp899.000.

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.