Harap Ingat, Pelembap Wajah dan Tubuh Punya Tujuan Manfaat Berbeda

Meski teksturnya setiap pelembap terasa mirip secara kasat mata, berikut penjelasan mengenai pentingnya membedakan pelembap tubuh dan wajah.

Secara teori, ide menggunakan tiga krim wajah dengan manfaat berbeda setiap malam, serta konsisten mengaplikasikan beberapa langkah perawatan—mulai dari toner, serum, hingga pelembap—tentu merupakan proses paling optimal untuk membuat kulit Anda lebih sehat menyeluruh.

Akan tetapi, padatnya kesibukan hingga harga produk kecantikan yang tidak murah, mungkin menjadikan Anda mencari cara untuk dapat menyederhanakannya sedapat mungkin, dimulai dengan satu produk sederhana: pelembab.

Pelembab wajah, mata, leher dan area dada, hingga tubuh serta pelembap khusus tangan dan kaki, kerap terlihat mirip dan sering sulit dibedakan setelah keluar dari kemasan. Meskipun identik, selain pemasaran dan biaya, memang ada alasan jelas Anda tidak boleh menggunakan satu pelembap yang sama dari ujung wajah hingga kaki.

Jika menggunakan pelembap berbeda untuk mata, leher dan area dada, serta tangan dan kaki dirasa belum memungkinkan, membedakan pelembap wajah dan tubuh merupakan hal esensial yang bisa dilakukan.

Apa bedanya pelembab wajah dan tubuh?

Kulit pada area wajah lebih tipis daripada bagian tubuh, sedangkan kulit di sekitar area mata termasuk kulit yang paling tipis. Wajah mengandung konsentrasi kelenjar sebaceous tertinggi yang bertanggung jawab untuk memproduksi minyak dengan jumlah bergantung pada perubahan hormon dan kondisi lingkungan.

Pelembab yang dijual di pasaran menargetkan masing-masing diformulasikan untuk melayani tujuan yang sangat berbeda di luar hidrasi dan pelembutan sederhana. Pelembap tubuh cenderung mengatasi masalah seperti pengencangan dan selulit, sedangkan pelembap wajah biasanya lebih fokus pada sifat berminyak, bintik hitam, hingga garis halus dan kerutan.

Memiliki beragam spesifikasi manfaat, perbedaan paling umum terletak pada konsistensi dan bahan-bahann yang digunakan. Formulasi pelembap tubuh biasanya lebih berat daripada pelembab wajah. Lewat emolien yang lebih kental, pelembap tubuh biasanya cenderung mengandung lebih banyak mentega, minyak, hingga bahan kimia untuk mengunci kelembapan yang terlalu berat untuk wajah. Tak hanya itu, beberapa pelembap tubuh juga kerap mengandung pewangi yang dapat mengiritasi kulit wajah, terutama jika Anda memiliki kulit sensitif.

Pelembap wajah biasanya mengandung bahan aktif khusus yang biasanya lebih optimal merawat kulit meski dalam konsentrasi rendah. Menempuh waktu uji yang lebih lama, bahan-bahan yang digunakan merupakan hasil kurasi yang lebih tepat, menjadikannya lebih tepat dengan fokus yang dikatakan pada label kemasan.

Hal di atas mungkin yang menjadi alasan pelembap wajah kerap dibanderol lebih mahal daripada pelembap tubuh. Akan tetapi, Anda hanya perlu memilih paling tidak satu pelembap yang benar-benar mewakili kebutuhan Anda.

Di pagi hari, ada baiknya mengenakan pelembap yang mengandung SPF untuk melindungi kulit wajah dari sinar UVA dan UVB dengan lebih intens, sebelum melapisi kulit dengan sunscreen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.