Solusi Efektif Mengatasi Masalah Jerawat

solusi efektif mengatasi jerawat

Saran pakar dermatologi dalam mengatasi persoalan berbagai jerawat disesuaikan jenisnya, serta tipe kulit setiap individu.

Mengatasi permasalahan menyoal jerawat tak sesederhana menambahkan satu produk skincare dengan ulasan terbaik dari beauty guru kesayangan Anda di YouTube. Tak peduli berapa banyak produk perawatan dalam ritual harian, pada kenyataannya jerawat muncul dalam berbagai jenis, mengingat ada begitu banyak faktor—hormon, kebersihan, genetika— yang menjadi penyebabnya. Terlebih jika Anda konsisten memiliki jerawat sejak masa puber, tentu rasanya menjengkelkan ketika menerima saran untuk sekadar rajin membersihkan riasan setelah bepergian serta menjaga asupan makanan. Sebab, sekeras apa pun Anda berusaha, jerawat tetap muncul tanpa diundang.

Langkah pertama, kenali jenis jerawat yang menjadi problem Anda. Selanjutnya, pahami cara merawat jerawat sesuai kategorinya. Setiap jenisnya memerlukan penanganan yang berbeda, tentukan bahan dan produk yang bekerja paling efektif untuk membasmi atau sekadar mencegah jerawat baru muncul. Simak diskusi lanjutan ELLE bersama dua pakar dermatologi, dr. Geby Syerly dari Youth & Beauty Clinic dan dr. Olivia Ong dari Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) untuk menemukan solusi jerawat Anda.

Cystic Acne

Berbentuk menyerupai ruam dalam ukuran besar. Berwarna merah dan terasa nyeri. Jerawat cystic dianggap merupakan yang paling parah. Sebab, area timbulnya jerawat masih dapat terus terisi dengan minyak, pun ketika jerawat telah berhasil dibersihkan.

Saran Perawatan: Bahan anti jerawat yang umum pada produk topikal jarang sekali berhasil dalam mengatasi jenis ini. Sebaiknya, Anda menerima bantuan dokter kulit, serta menerapkan suntik hormon kortison atau obat oral. Apabila perawatan tersebut tidak masuk preferensi pribadi, Anda bisa mencoba obat topikal—dengan anjuran serta resep dokter—seperti Epiduo Forte Gel.

solusi jerawat cystic
Photo: Getty Images

Suhu dingin turut membantu mempersempit pembuluh darah. Apakah Anda kerap merasakan jerawat mulai muncul pada dahi atau hidung? Saat itu terjadi, ambil es batu dan bungkus dengan handuk sebelum ditempelkan di area tersebut. Tetapi ini dapat bermanfaat dalam mencegah kemerahan dan pembengkakan.

Walau bukan ditujukan untuk membasmi jerawat, Anda perlu menggunakan pelembap wajah secara teratur agar senantiasa menjaga kelembapan dan kesehatan pelindung kulit. Gunakan pelembap bebas minyak yang mengandung ceramideniacinamide, atau hyaluronic acid untuk mengurangi kemerahan dan peradangan. Hal ini penting karena bahan aktif penangkal jerawat cenderung membuat kulit kering dan iritasi.

Untuk menenangkan peradangan, Anda dapat menggunakan krim dengan konsentrasi rendah, yakni 1% hidrokortison. Umumnya dijual tanpa perlu resep. Kandungan steroid di dalam krim tersebut sama dengan yang disuntikkan oleh dokter kulit ke area jerawat. Dalam mengaplikasikannya, biarkan krim menyerap selama 15 menit sebelum dibilas. Untuk jerawat cystic yang terasa besar dan membebani Anda di daerah dagu misalnya, aplikasi krim sebagai spot treatment 2-3 kali sehari selama 7-10 hari.

Sunday Riley

Bagi Anda yang memiliki kulit normal dan tidak mudah kering, sesekali manfaatkan pembersih dengan kandungan asam glycolic serta masker sulfur atau tanah liat untuk mengangkat minyak berlebih dan beragam kotoran dari kulit.

Satu set produk perawatan memiliki jumlah bahan aktif yang terkontrol dan seimbang; berbeda dengan memilih pembersih, serum, dan pelembap secara terpisah. Terlalu banyak bahan aktif memang dapat mengiritasi kulit dan dapat memicu timbul lebih banyak jerawat. Namun, kini sejumlah lini kecantikan pun telah merancang skincare dengan formula racikan khusus. Akan tetapi, yang perlu Anda perhatikan ialah kandungan bahan di dalam produk. Perkaya informasi dengan membaca ulasan pakar sebelum memasukkan barang ke dalam keranjang belanjaan. Terakhir, luangkan waktu dan jangan sungkan mengunjungi dokter kulit dan ahli dermatologi.

Inflammatory Acne

Jerawat inflamasi terdiri dari dua jenis: papules dan pustules. Papules berbentuk seperti benjolan kemerahan dan berukuran lebih lebar dari jerawat pada umumnya. Pustules mirip seperti jerawat berkomedo putih, namun termasuk kategori jerawat meradang.

The Ordinary, Salicylic Acid 2% Masque.

Saran Perawatan: Setelah membersihkan wajah dengan kandungan asam salicylic dan sebelum mengenakan skincare berbahan aktif, pastikan untuk mempersiapkan kulit dengan hidrasi ringan terlebih dahulu. Benzoil peroksida dapat membunuh bakteri di kulit serta mengurangi peradangan. Biasanya, spot treatment memiliki konsentrasi benzoil peroksida 2,5%, 5%, hingga 10%. Anda tidak harus menggunakannya dalam konsentrasi tinggi, sebab pada tingkat rendah tetap efektif meminimalisir penampakan jerawat. Anda juga dapat mengeksfoliasi sel-sel kulit mati dengan memanfaatkan asam lipohydroxy. Coba krim yang mengandung manfaat keduanya seperti La Roche-Posay Effaclar Duo Dual-Action Acne Treatment.

Asam azelaic juga mampu membunuh bakteri P. Acnes dengan melonggarkan sel kulit. Alhasil, pori-pori tidak tersumbat. Memiliki manfaat serupa beta hydroxy acid (BHA), asam azelaic dapat meminimalisir kelebihan minyak serta bintik cokelat bekas jerawat. Aplikasinya aman digunakan pada siang dan malam hari. Namun perlu diingat, bahan-bahan di atas cenderung membuat kulit kering.

Penting untuk selalu diingat: usahakan untuk tidak memencet jerawat. Hal tersebut dapat merusak jaringan kulit, merangsang tumbuhnya jerawat baru—karena tekanan yang diberikan— dan cenderung meninggalkan bekas luka apabila dilakukan secara mandiri tanpa bantuan ahli.

People photo created by valuavitaly – www.freepik.com

Jerawat Hormonal

Jerawat hormonal adalah hasil dari fluktuasi hormon yang menghasilkan produksi minyak berlebih. Hal ini lantas menyebabkan pengendapan pada pori-pori yang kemudian memicu timbulnya jerawat. Kategori jerawat ini meliputi tiga tipe: jerawat hormon, komedo putiih, dan komedo hitam (blackheads).

Saran Perawatan: Cara menanganinya adalah dengan mengombinasikan dua bahan pembasmi jerawat, yakni asam salicylic dan benzoil peroksida. Menurut dr. Geby Syerly dari Youth & Beauty Clinic, kita sebaiknya rutin mencuci wajah dengan sabun pembersih yang mengandung 1.5-2% asam salicylic atau 0.5-1% bagi pemilik kulit sensitif. Neutrogena Oil-Free Acne Wash Pink Grapefruit Facial Cleanser dan Clinique Acne Solution Clearing Gel yang dilengkapi shooting agent atau bahan penenang kulit, dapat menjadi contoh produk yang sekaligus dapat meminimalisir kekeringan pada kulit sehabis pemakaian asam salicylic. Lakukan secara konsisten selama 7 hari menjelang menstruasi, penggunaan rutin dapat membantu mencegah munculnya jerawat hormonal.

Untuk Anda yang memiliki pori-pori besar dan kulit berminyak, asam salicylic merupakan amunisi utama untuk membantu mengeringkan jerawat, menghilangkan sebum berlebih, serta mengangkat sel-sel
kulit mati pada permukaan kulit. Prosesnya butuh waktu, setidaknya, satu minggu hingga jerawat benar-benar bersih. Jika jerawat tak kunjung hilang, kunjungi klinik kulit terpercaya untuk memperoleh resep obat seperti oral spironolactone yang cukup efektif dalam membantu mengatasi masalah jerawat hormonal.

Eksfoliasi diperlukan sebagai langkah efektif merawat probelmatika komedo hitam. Selain membersihkan wajah dengan asam salicylic, coba kenakan pore strips seperti Bioré Deep Cleansing atau merek lain yang dijual di pasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.