20 Januari 2026
Desainer Adibusana Dunia, Valentino Garavani, Tutup Usia
PHOTOGRAPHY BY Getty Images
Valentino Garavani, desainer adibusana dengan rentang karier berkarya terlama di abad ke-20 dan ke-21, meninggal dunia di usia 93 tahun pada 19 Januari 2026 di kediamannya di Roma, dikelilingi oleh orang-orang terkasih. Kabar kematiannya tersiar cepat lewat unggahan Instagram yayasan resmi miliknya dan partnernya, Giancarlo Giammetti, Fondazione Valentino Garavani e Giancarlo Giammetti. Jenazahnya akan disemayamkan di PM23 di Piazza Mignanelli 23 pada hari Rabu, 21 Januari 2026 dan Kamis, 22 Januari 2026, dari pukul 11 hingga 18 waktu setempat. Sementara prosesi pemakamannya akan dihelat pada hari Jumat, 23 Januari 2026 di Basilika Santa Maria degli Angeli e dei Martiri, di Piazza della Repubblica 8 di Roma, pukul 11 waktu setempat.

Dianugerahi gelar Cavaliere di Gran Croce dan Chevalier de la Légion d'honneur, penghargaan tertinggi yang diberikan oleh pemerintah Italia dan Prancis, serta Outstanding Achievement Award dari British Fashion Council, di antara banyak penghargaan lainnya, Valentino dikenal dengan nama depannya saja sepanjang kariernya selama 48 tahun memimpin rumah modenya sendiri. Nama yang sama juga menjadi simbol desain mode yang mewah, sangat feminin, dan sangat Italia.
Tak pernah mengikuti tren, Valentino hidup dengan mantra sederhana 'Saya selalu ingin membuat perempuan menjadi cantik.' Gaya Valentino yang mewah dan mengalir, yang dicirikan oleh lapisan-lapisan millefeuille yang dihiasi pita, bunga, dan rumbai, menawarkan sesuatu yang segar dalam lanskap mode pertengahan abad yang didominasi oleh setelan Dior Bar jacket yang berstruktur arsitektural dan mantel cocoon Balenciaga. Dan tentu saja, warna merah khas Valentino yang begitu ikonis.
|
|
|
|
Selalu memikirkan terlebih dahulu sosok perempuan yang ia dandani, Valentino menjadi pilihan banyak selebritas untuk tampil prima di karpet merah. Sejak mendirikan label eponimnya pada tahun 1960 hingga masa pensiunnya pada Januari 2008, ia telah mendandani sederet perempuan paling terkenal di dunia. Dari Putri Diana hingga Audrey Hepburn, Putri Mahkota Marie-Chantal dari Yunani hingga Meryl Streep, Oprah Winfrey, Gwyneth Paltrow, Anne Hathaway, Julia Roberts, Cate Blanchett hingga merancang gaun pernikahan Jacqueline Onassis dan Elizabeth Taylor, kiprahnya dalam mendandani perempuan-perempuan paling berpengaruh di dunia merupakan elemen integral dari ketenaran dan kesuksesannya selama hampir setengah abad.
Valentino mengumumkan bahwa dirinya akan pensiun pada September 2007. Untuk koleksi terakhirnya yang dihelat pada bulan Januari 2008, setelah koleksi haute couture musim semi/musim panas 2008 yang dipenuhi warna pastel ultra-feminin dan detail bunga yang melimpah, Valentino menghormati warna favoritnya, dengan menampilkan 40 orang model dalam balutan gaun sutra identik, berpotongan miring dan menampilkan garis leher asimetris, dan semuanya berwarna merah Valentino. Kini, Pantone Color Institute mengakui warna yang sama—campuran 100 persen magenta, 100 persen kuning, dan 10 persen hitam—sebagai ‘Valentino Red’.



