FASHION

1 April 2026

Retrospeksi Kolaborasi Louis Vuitton dan Frank Gehry di Art Basel Hong Kong


Retrospeksi Kolaborasi Louis Vuitton dan Frank Gehry di Art Basel Hong Kong

photo DOC. Louis Vuitton

“Wujud seni yang paling kuat adalah mode, di mana desain, pergerakan budaya, dan arsitektur termanifestasikan dalam suatu kesatuan.” Dialog Blair Waldorf tersebut rasanya tepat merefleksikan kolaborasi Frank Gehry dan Louis Vuitton yang telah berkelindan selama lebih dari dua dekade.

Dari proyek arsitektur yang menggeser batasan desain, hingga koleksi tas edisi terbatas, botol parfum, dan jam tangan, setiap kreasi kolaboratif Frank Gehry dan Louis Vuitton senantiasa menerjemahkan visi inovatif serta keahlian desain yang melampaui batasan waktu. Lihat saja rancangan keduanya—salah satunya—untuk Fondation Louis Vuitton di Paris. Diresmikan tahun 2014, bangunannya mengonstruksi 3.600 panel kaca melengkung dan menciptakan tampilan serupa perahu layar. Desain avant garde ruang galerinya, yang merefleksikan rupa ‘gunung es,’ kerap dipuji akan kualitas material serta skema pencahayaan nan natural. Gehry tak hanya merancang spasial bagi Louis Vuitton. Keduanya pernah berkolaborasi menggubah rancangan tas Twisted Box untuk koleksi ulang tahun ke-160 sang rumah mode. Di tahun 2022, Gehry juga menerjemahkan kembali desain ikonis koper Louis Vuitton yang terinspirasi dari Alice's Adventures in Wonderland.


Pada 27 hingga 29 Maret 2026, Louis Vuitton menggurat sebuah perayaan atas kolaborasi kreatifnya bersama Frank Gehry. Formatnya merupakan proyek ekshibisi retrospektif di perhelatan Art Basel Hong Kong. Louis Vuitton membangun sebuah paviliun bergaris desain khas Frank Gehry. Di dalamnya, pengunjung diajak menyelisik secara lebih dekat akan proses kreatif sang arsitek. Lewat rangkaian maket serta berbagai karyanya untuk Louis Vuitton, termasuk 10 kreasi tas edisi terbatas rancangan Gehry yang pertama kali diperkenalkan dalam Art Basel Miami Beach pada 2023.


Sedari awal merancang untuk Louis Vuitton, Frank Gehry menaruh atensi khusus pada motif kanvas monogram sang rumah mode. Penyelidikannya terhadap monogram kemudian mengarah pada penciptaan elemen simbolis baru, yang salah satunya berfungsi sebagai lambang koleksi kolaboratifnya bersama Louis Vuitton—sebagaimana salah satunya terlihat melalui tas Twisted Box edisi terbatas kreasinya.


Selain rancangan mode berprinsip arsitektural, Louis Vuitton turut memamerkan koleksi jam tangan Tambour rilisan tahun 2024 silam. Jam tangan tersebut menggabungkan ketelitian La Fabrique du Temps Louis Vuitton dengan pahatan arsitektural yang mengalir organis. Detail batu safir dan imbuhan tanda tangan Frank Gehry pada bagian belakang casing menyuntikkan kemewahan tersendiri, yang mengartikulasikan visi monumental Frank Gehry dan Louis Vuitton akan desain tak lekang zaman.