11 Maret 2026
Nadège Vanhée Membayangkan Sosok Perempuan di Kala Senja untuk Koleksi Musim Gugur/Dingin 2026 Hermès
PHOTOGRAPHY BY HERMÈS
Di tengah gempuran tren yang membanjiri lini masa para pecinta mode, Nadège Vanhée tetap teguh menyuguhkan deretan busana bersiluet klasik yang tak akan pernah lekang oleh waktu. Koleksi busana perempuan Hermès untuk musim gugur/dingin 2026 menangkap suasana kota saat senja, ketika kehangatan terakhir matahari memudar dan bulan mulai terbit. Terinspirasi oleh konsep artistik chiaroscuro, koleksi ini mengeksplorasi dialog lembut antara cahaya dan bayangan. Warna dan tekstur secara bertahap terungkap seiring perubahan cahaya, menciptakan pakaian yang terasa hidup dan terus berkembang.
|
|
|
|
|
|
Musim ini, Nadège Vanhée membayangkan seorang perempuan yang bergerak di kota dengan insting dan kepercayaan diri. Koleksinya dirancang agar terasa luwes namun terstruktur. Setelan jas pas badan menghadirkan kemudahan dan pergerakan, sementara celana berkuda atau jodhpurs menghadirkan sentuhan berkuda yang energik. Garis-garis bersih membentuk siluet menjadi bentuk A-line yang lembut, mengekspresikan feminitas yang terasa kuat sekaligus effortless.
|
|
|
|
|
|
Material dan craftsmanship memainkan peran penting dalam menentukan karakter koleksi musim gugur/dingin 2026 Hermès. Kulit patina menonjolkan warisan Maison sekaligus memberikan kedalaman dan kekayaan pada siluet. Rajutan Solaro tampak berubah warna secara lembut seiring perubahan cahaya, sementara kain silk twill menangkap pantulan halus, menciptakan kilauan lembut saat pemakainya bergerak. Melalui interaksi tekstur dan cahaya ini, pakaian-pakaian tersebut mengekspresikan semangat chiaroscuro.
|
|
|
|
|
|
Palet warna yang diadopsi musim ini pun beragam, mengilustrasikan nuansa hangat matahari terbenam hingga nuansa sejuk yang mengingatkan pada cahaya bulan. Melalui tailoring nan presisi, material yang luar biasa, dan sensualitas yang bersahaja, koleksi musim gugur/dingin 2026 ini menghadirkan visi modern dari feminitas modern perempuan Hermès. Koleksi ini menciptakan kepercayaan diri, misterius, dan memikat dengan cahaya malam yang tenang.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Di departemen aksesori, ragam jinjingan tentunya begitu ditunggu-tunggu para perempuan Hermès. Musim ini, sebuah tas yang paling banyak menjadi buah bibir adalah tas Kelly yang dilengkapi dengan ‘mantel’ bergaya trench coat. Diberi nama En Tenue de Paddock, yang dapat secara harafiah diterjemahkan menjadi ‘berpakaian seragam paddock’, tas Kelly ini dilengkapi dengan penutup yang dapat dilepas-pasang dan terbuat dari toile anti air untuk perlindungan dari cuaca. Versi untuk Bolide dan Plume juga tersedia.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Untuk pertama kalinya, Hermès turut mempersembahkan sebuah kreasi Micro Picotin dalam pilihan box calf leather. Kulitnya yang kaku dan terstruktur memberikan kesan polished pada rancangan klasik tersebut. Sementara itu, sejumlah tas bahu dari kulit yang slouchy, menyoroti keindahan materialnya tanpa melupakan fungsinya sebagai wadah multiguna untuk dikenakan sepanjang hari—baik di aula berkuda maupun di kota.





































