FASHION

28 Mei 2026

Saat Kreativitas Chanel Métiers d’art 2026 dan Dinamika Urban Bertemu di Seoul


Saat Kreativitas Chanel Métiers d’art 2026 dan Dinamika Urban Bertemu di Seoul

Text by Shabira Putri ; (photo DOC. Chanel)

Koleksi Chanel Métiers d’art 2026 karya Matthieu Blazy melanjutkan langkah sinematiknya dengan berlabuh di Seoul pada 26 Mei 2026. Setelah sempat dipamerkan di New York pada Desember 2025 silam, rangkaian busana istimewa ini menemukan latar baru di Centre Pompidou Hanwha Seoul, sebuah ruang kreatif yang dibuka secara eksklusif sebelum resmi beroperasi untuk umum di bulan Juni mendatang. Sebagai pembuka peragaan, Chanel meluncurkan cuplikan video pendek yang menampilkan model Hyunji Shin bersama brand ambassador Bhavita Mandava saat berjalan memasuki gedung seni tersebut. Momen ini sekaligus menjadi kelanjutan narasi metropolitan yang manis, menggemakan awal pertunjukan terdahulu di New York saat Mandava terlihat melangkah masuk ke dalam stasiun kereta bawah tanah.

Jennie
G-Dragon
Kim Go-eun
Marion Cotillard
Park Seo-jun
Tilda Swinton

Kehadiran para tamu undangan di lokasi acara pun membuat suasana terasa semakin hidup sesaat sebelum lampu runway menyala, di mana area barisan depan langsung diramaikan oleh deretan para duta global dan sahabat dekat House of Chanel yang tampil memukau. Sorot perhatian malam itu tentu tertuju pada nama-nama besar seperti Jennie, G-Dragon, aktor Park Seo-jun, hingga aktris Kim Go-eun yang terlihat di antara para undangan. Atmosfer di sekitar pertunjukan juga terasa semakin megah dengan sentuhan internasional berkat kehadiran aktris legendaris Hollywood Tilda Swinton serta aktris asal Prancis Marion Cotillard, yang turut meramaikan barisan depan bersama deretan selebriti ternama lainnya langsung di jantung kota Seoul.





Begitu perhatian beralih ke panggung pertunjukan, Matthieu Blazy seolah ingin bercerita tentang beragam kepribadian unik yang saling berpapasan di sudut kota besar lewat presentasi koleksinya. Narasi yang terinspirasi dari dunia sinema hingga fiksi pahlawan perempuan yang tangguh diterjemahkan ke dalam deretan busana penuh warna yang tampil berani lewat injeksi motif animal prints yang eksentrik serta pilihan aksesori yang dikurasi secara presisi. Di saat yang sama, Blazy dengan cerdas merombak ulang kode abadi Chanel seperti setelan suit ikonis, sepatu two tone, untaian mutiara, hingga bunga kamelia menjadi terasa jauh lebih kontemporer.





Karakter kontemporer tersebut berpadu selaras dengan eksplorasi material yang menjadi panggung apresiasi bagi keahlian luar biasa para perajin legendaris di hub kreatif le19M Paris, sebuah tradisi yang konsisten dijaga sejak tahun 2002. Keindahan kain dan tekstur yang kaya dari para Maisons d’art ini diwujudkan lewat rumitnya sulaman buatan tangan karya Atelier Montex, serta kemewahan kain tweed khas Lesage. Seluruh detail tersebut kemudian disempurnakan oleh seni pembuatan bunga dari Lemarié, aksesori perhiasan Goossens, topi fascinator buatan Maison Michel, hingga sepatu slingbacks ikonis dari Massaro.





Kemeriahan perayaan mode tersebut akhirnya ditutup lewat helatan pesta eksklusif yang mengambil tempat di Dongdaemun Design Plaza. Suasana malam di Seoul terasa semakin hidup berkat penampilan musik spesial dari Jennie, yang kemudian disusul oleh sesi dj set penuh energi dari Peggy Gou di hadapan para undangan yang berkumpul bersama. Sebagai catatan bagi para pecinta mode, koleksi Chanel Métiers d’art 2026 sudah bisa ditemukan secara perdana di Seoul sejak 27 Mei kemarin, dan siap untuk diluncurkan secara global di berbagai butik resmi mulai 4 Juni mendatang.