FASHION

15 Juli 2026

Akuisisi Charvet, Langkah Chanel Menjaga Seni Savoir-Faire


Akuisisi Charvet, Langkah Chanel Menjaga Seni Savoir-Faire

text by Sarah Aliyyah; (Photo DOC. Chanel)

Baru-baru ini, Chanel mengumumkan akuisisi Charvet, yaitu rumah kemeja tertua di Prancis yang dikenal lewat keahlian bespoke shirts dan aksesori laki-laki. Di balik langkah ini, tersimpan semangat untuk menjaga keahlian langka agar tetap lestari dan hidup dalam kerangka yang lebih panjang, tanpa mengganggu kreativitas Charvet.

Didirikan pada 1838, Charvet telah lama dikenal sebagai pembuat kemeja tertua di Prancis dengan reputasi yang dibangun dari proses pengerjaan presisi dan daftar panjang klien yang bersejarah. Tak heran, maison ini pun menempati posisi penting dalam lanskap mode Prancis sebagai salah satu nama yang paling dihormati.

Hubungan Chanel dan Charvet bukanlah kisah yang hadir tiba-tiba. Dialog kreatif yang telah terjalin sebelumnya—termasuk antara Matthieu Blazy dan Charvet saat mempersiapkan koleksi Ready-to-Wear Spring-Summer 2026—perlahan membuka jalan bagi kerja sama yang lebih ambisius dan berjangka panjang. Dari sana, gagasan untuk memperkuat Charvet dalam struktur yang lebih kokoh pun mengemuka secara natural.

Chanel Cruise 2026/27.

Chanel Spring/Summer 2026.
Chanel Spring/Summer 2026.

Bagi Chanel, akuisisi ini bukan sekadar perluasan portofolio, melainkan tanggung jawab merawat keterampilan artisanal yang semakin langka. Dengan mempertahankan identitas Charvet, rumah mode tersebut menghadirkan fondasi baru bagi maison berusia lebih dari dua abad ini untuk terus berkembang tanpa melepaskan akar historisnya.