6 Juli 2026
Narasi Personal yang Mendefinisikan Koleksi Busana Laki-Laki Givenchy untuk Musim Semi/Panas 2027
PHOTOGRAPHY BY GIVENCHY
Text by Sarah Aliyyah
Di balik setiap ruang, tersimpan sebuah cerita. Gagasan itulah yang menghidupkan koleksi busana laki-laki Givenchy untuk musim semi/panas 2027 bertajuk A Private Space, A House Within a House. Koleksi teranyar ini menghadirkan sebuah perjalanan yang mengalir dari satu ruang ke ruang berikutnya, mengungkap beragam lapisan identitas maskulin Givenchy dalam suasana yang intim dan penuh kehangatan.
Pinstripe suit di balik mantel panjang, menghadirkan siluet yang tegas dan elegan. |
Kemeja katun berwarna biru yang dipadankan dengan celana hitam dan ikat pinggang Givenchy menghadirkan kesan rapi, refined, dan modern. |
Di bawah arahan kreatif Sarah Burton, koleksi ini menampilkan siluet yang tegas dengan sentuhan nyaris arsitektural. Double-breasted tailored jacket dipadankan dengan pasangan celana panjang berpotongan lebar, kemeja katun putih bersih dan tak lekang waktu, hingga bomber serta jaket perfecto yang memberi karakter lebih kuat. Ketegasan siluet kemudian dilunakkan oleh detail bordir yang dikerjakan dengan presisi serta berbagai objek personal yang ditransformasikan menjadi elemen puitis, menghadirkan narasi yang terasa intim dalam setiap tampilan.
Setelan sportswear bernuansa hijau, biru tua, dan kerah putih menghadirkan sisi segar yang lebih santai. |
Tracksuit berwarna merah dengan sulaman logo Givenchy yang dipadankan dengan mantel klasik berwarna hitam menghadirkan kontras yang bold dan striking. |
Nuansa yang lebih ringan kemudian muncul lewat deretan setelan bergaya sportswear dan material kulit lembut dalam palet warna terang, menciptakan kontras yang menyegarkan. Narasi tersebut dihidupkan di rumah Givenchy, 3 Avenue George V, Paris, dalam dialog yang puitis lewat karya seniman Rachel Whiteread. Pada akhirnya, koleksi ini tidak hanya memperkenalkan bahasa baru dalam koleksi busana laki-laki modern, tetapi juga menghadirkan keindahan yang terasa personal sekaligus manusiawi.



