FASHION

10 Maret 2025

Pembalap Perempuan, Jamie Chadwick, Mencetak Sejarah Sebagai Grand Marshal Perempuan Pertama di Rolex 24 At DAYTONA


PHOTOGRAPHY BY ROLEX

Pembalap Perempuan, Jamie Chadwick, Mencetak Sejarah Sebagai Grand Marshal Perempuan Pertama di Rolex 24 At DAYTONA

Pembalap perempuan kelahiran Bath, Inggris, Jamie Chadwick, yang juga merupakan seorang Rolex Testimonee, kembali mengukir sejarah sebagai Grand Marshal perempuan pertama di perhelatan bergengsi, Rolex 24 At DAYTONA 2025. Chadwick membuka balapan tahunan yang telah menginjak edisi ke-63 kalinya, tepat sebelum pukul 13.40 siang waktu setempat pada tanggal 25 Januari 2025 silam. 24 jam setelah balapan tersebut dimulai, Porsche Penske Motorsport #7, Porsche 963-lah yang meraih kejayaan untuk tahun kedua berturut-turut, menandai kemenangan ke-20 di Rolex 24 At DAYTONA bagi pabrikan Jerman tersebut.


Chadwick sendiri merupakan seorang pembalap perempuan pertama yang aktif dalam dan menjabat sebagai Grand Marshal di Rolex 24 At DAYTONA 2025, menunjukkan peran penting dalam olahraga bermotor. Menyambut akhir pekan dengan tugas Grand Marshal dan balapan yang mendebarkan, Chadwick berbagi kekagumannya terhadap perhelatan tersebut serta para pembalap dan tim yang turut ambil bagian: “Saya telah mengikuti Rolex 24 selama bertahun-tahun, jadi menyaksikan balapan ini secara langsung sebagai seorang Grand Marshal adalah sesuatu yang akan saya ingat selamanya. Sungguh mengesankan melihat betapa sulitnya balapan ini, dari sirkuit yang menantang hingga tikungan curam dan berjam-jam dalam kegelapan. Saya ingin sekali kembali sebagai pesaing, dan berkesempatan memenangkan jam tangan Daytona sebagai Rolex Testimonee akan menjadi hadiah utama—yang benar-benar layak didapatkan.”



Rolex pun telah bermitra dengan Rolex 24 At DAYTONA sejak tahun 1960-an dan menjadi sponsor utama sejak tahun 1992, mengakui tekad tak tergoyahkan dan keterampilan yang ditampilkan para pembalap selama balapan legendaris ini. Pembalap yang menang di Rolex 24 At DAYTONA 2025 menerima penunjuk waktu Oyster Perpetual Cosmograph Daytona yang diukir khusus di Victory Lane. Dihormati karena status dan performanya yang ikonis, warisan jam tangan ini terus dikaitkan dengan Daytona International Speedway® dan merupakan penghargaan tertinggi bagi para pembalap. Rolex 24 At DAYTONA 2025 menandai 30 tahun sejak aktor pemenang Oscar dan pembalap legendaris, Paul Newman, yang setia mengenakan Daytona, menang di kelasnya pada edisi 1995. Newman, yang kala itu berusia 70 tahun, menjadi pembalap tertua saat itu yang memenangkan perlombaan. Seorang legenda di dalam dan luar lintasan, perlombaan tahun ini turut bertepatan dengan ulang tahun Newman yang ke-100.



Perlombaan tahun 2025 yang diikuti 61 mobil tersebut memamerkan ketahanan dan kemampuan beradaptasi selama 24 jam, di mana para pembalap dan tim mereka berhadapan dengan tekanan, kelelahan, dan masalah mekanis yang tak henti-hentinya. Saat jam Rolex menghitung mundur, para pembalap berlomba dalam kondisi yang bervariasi, dari malam yang sangat dingin dan berangin kencang hingga sinar matahari pagi yang cerah. Dengan maraton menjadi sprint di saat-saat terakhir, #60 Acura Meyer Shank Racing, Acura ARX-06 menempati posisi kedua sementara #6 Porsche Penske Motorsport, Porsche 963 menempati posisi ketiga. Di samping para pemenang, kedua mesin menyelesaikan 781 putaran yang mengesankan di lintasan tri-oval sepanjang 5,73 kilometer (3,56 mil). Pemenang rekor Rolex 24 At DAYTONA lima kali Scott Pruett pun merefleksikan momen-momen penentu di acara tahun ini, “Rolex 24 At DAYTONA tidak pernah mengecewakan. Balapan menjadi sangat ketat di jam-jam terakhir, karena setiap pembalap fokus untuk mendapatkan Rolex Daytona yang didambakan. Di saat inilah taruhannya tinggi, semua orang tahu apa yang bisa diraih. Momen-momen terakhir itulah yang membuat acara ini begitu luar biasa. Selamat kepada para pemenang.”