18 Agustus 2026
TAG Heuer Hidupkan Kembali Semangat Balap Jepang Lewat TAG Heuer Carrera Chronograph x Team Ikuzawa
text by Namira Ariestiara; (Photo DOC. Tag Heuer)
TAG Heuer telah lama dikenal sebagai rumah jam tangan Swiss yang menjadikan dunia balap sebagai salah satu sumber inspirasinya. Sejak didirikan oleh Edouard Heuer pada 1860 di Pegunungan Jura, Swiss, TAG Heuer—kini bagian dari grup retail luksuri LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton—telah membangun reputasi sebagai avant-garde dalam dunia jam tangan chronograph, dengan koleksi ikonis seperti Carrera dan Monaco yang dirancang langsung oleh Jack Heuer. Mengusung filosofi Designed to Win, TAG Heuer terus menghadirkan inovasi yang lahir dari akar kuat di dunia motorsport, menjadikan setiap koleksinya bukan sekadar penunjuk waktu, melainkan juga saksi presisi dan performa tinggi.
Kini, semangat tersebut kembali dihadirkan lewat kolaborasi kedua TAG Heuer dengan Team Ikuzawa, tim balap ikonik asal Jepang yang berdiri sejak 1981. Bersama Bamford Watch Department, ketiganya menghadirkan TAG Heuer Carrera Chronograph x Team Ikuzawa, sebuah jam tangan edisi terbatas yang menerjemahkan kode visual motorsport Jepang ke dalam lensa balap kontemporer. Diperkenalkan di Tokyo pada 30 Juli 2026, kolaborasi ini melanjutkan kisah yang dimulai sejak kerja sama pertama mereka pada 2023 dengan interpretasi yang lebih matang dan personal.

Dibatasi hanya untuk 150 jam tangan dengan penomoran individual, TAG Heuer Carrera Chronograph x Team Ikuzawa mempertemukan warisan balap TAG Heuer, keahlian desain George Bamford yang telah lama dikenal lewat pendekatan kustomisasinya yang khas, serta visi kreatif Mai Ikuzawa yang begitu personal. Desainnya terinspirasi dari kode visual stopwatch Heuer Roadmaster, instrumen pengukur waktu bersejarah dari warisan motorsport TAG Heuer sendiri, yang kemudian diinterpretasikan ulang lewat bahasa desain kontemporer yang dibentuk oleh estetika Team Ikuzawa.

Di balik kolaborasi ini, berdiri sosok Mai Ikuzawa, Team Principal sekaligus Creative Director Team Ikuzawa, yang berada di persimpangan dunia motorsport, desain, mode, dan kemewahan. Lahir di Tokyo dan tumbuh di lintasan balap, Mai Ikuzawa membawa perspektif langka ke dalam budaya otomotif kontemporer. Di bawah arahannya, Team Ikuzawa—salah satu warisan motorsport paling khas milik Jepang—kini diposisikan ulang sebagai platform budaya kontemporer, memadukan warisan balap dengan desain masa kini lewat kolaborasi lintas mode, seni, dan kemewahan.
|
|
Untuk kolaborasi kedua ini, Mai Ikuzawa kembali bekerja sama dengan sahabat lamanya, George Bamford, yang dikenal luas atas pendekatannya dalam kustomisasi jam tangan serta kemampuannya menginterpretasikan ulang desain ikonis melalui sudut pandang yang matang. Dial jam tangan ini mengalami transformasi penuh khas Team Ikuzawa: hadir dalam warna putih dengan tekstur Clou de Paris yang khas, langsung membangkitkan warna ikonik tim tersebut. Indeks tercetak menggantikan penanda konvensional, memperkuat karakter serta estetika yang terinspirasi dari stopwatch klasik, sementara aksen merah hadir di berbagai elemen, mulai dari jarum jam dan menit yang dilapisi lak, jarum detik chronograph tengah, hingga cakram tanggal khusus.
|
|
Pada posisi jam enam, tanda tangan Team Ikuzawa tampil sebagai elemen sentral, dimungkinkan oleh kaliber chronograph manufaktur TH20-10 yang meniadakan tampilan detik berjalan—sebuah penghormatan bagi jam tangan chronograph TAG Heuer era 1960-an dan 1970-an, ketika ruang dial yang berharga kerap disediakan untuk tim balap, sponsor, dan mitra. Jam tangan berdiameter 39 mm ini menghadirkan interpretasi baru dari TAG Heuer Carrera Glassbox, dibalut dalam case baja yang dihaluskan dan dipoles halus tanpa bezel, dengan kristal safir glass box melengkung yang menghadirkan pandangan tanpa gangguan ke arah dial dan flange—mengingatkan pada pentingnya keterbacaan dalam visi awal Jack Heuer untuk TAG Heuer Carrera.
|
|
Detail lain turut melengkapi narasi jam tangan ini di setiap sisinya. Flange hitamnya dikontraskan dengan lintasan menit putih yang tegas, sementara crown baja yang dipoles dihiasi cincin lak merah. Jam tangan ini dilengkapi dengan gelang baja tujuh baris khas TAG Heuer dengan finishing brushed dan polished yang berselang-seling, serta disertai dua tali tambahan: tali kulit putih berlubang dengan jahitan dan lapisan merah yang terinspirasi dari sarung tangan balap klasik, serta tali tekstil merah-putih yang merujuk pada livery bersejarah Team Ikuzawa. Sifat kolaboratif jam tangan ini pun berlanjut hingga ke bagian belakang, di mana caseback-nya menampilkan ukiran khusus Team Ikuzawa dan Bamford Watch Department, lengkap dengan penomoran individual setiap unitnya.

Lebih dari sekadar alat pengukur waktu, TAG Heuer Carrera Chronograph x Team Ikuzawa ini terasa pas dipakai sehari-hari maupun menjadi koleksi khusus bagi pecinta jam dan penggemar dunia balap. Perpaduan warna merah-putih yang bold namun tetap elegan mencerminkan semangat pemakainya untuk tampil berani. Sebuah pertemuan antara presisi, sejarah, dan gaya personal yang menjadikannya bagian dari perjalanan panjang dunia motorsport yang terus berkembang.
TAG Heuer Carrera Chronograph x Team Ikuzawa
TAG Heuer Carrera Chronograph x Team Ikuzawa
TAG Heuer Carrera Chronograph x Team Ikuzawa