CULTURE

22 Juni 2026

Explora Journeys Menegaskan Visi lewat Kampanye yang Mendefinisikan Kemewahan Tersendiri


PHOTOGRAPHY BY Doc. Explora Journeys

Explora Journeys Menegaskan Visi lewat Kampanye yang Mendefinisikan Kemewahan Tersendiri

Dalam ranah perjalanan mewah di masa sekarang ini, batasan antara hotel bintang lima dan pengalaman perjalanan kian memudar. Kini, konsep hospitality tidak lagi harus terikat pada satu alamat tetap di daratan. Inilah gagasan yang diusung oleh Explora Journeys, brand perjalanan laut mewah dari MSC Group, lewat kampanye global terbarunya yang diperkenalkan di New York pada 15 Juni silam.

Bertajuk Maybe, kampanye ini hadir sebagai sebuah pernyataan tegas: “Maybe the best hotel in the world doesn’t have an address.” Sebuah kalimat yang sekaligus menjadi pintu masuk untuk memahami bagaimana Explora Journeys memandang ulang konsep perjalanan laut. Bukan semata sebagai sarana berpindah dari satu destinasi ke destinasi lainnya, tapi juga merangkum sebuah pengalaman hidup yang elegan. Tenang. Personal. Dan sepenuhnya terkurasi.

Dikembangkan bersama McCann Paris dan divisualisasikan oleh sutradara sekaligus fotografer peraih penghargaan, Jonas Lindstroem, kampanye ini dikemas secara sinematik dengan pendekatan yang mengingatkan pada film pendek kontemporer. Estetika visualnya terasa segar, ekspresif, sekaligus berbeda dari narasi industri pelayaran konvensional yang selama ini identik dengan gambaran kapal besar dan rute perjalanan yang kaku. Sebaliknya, Explora Journeys memilih pendekatan yang lebih subtil dan emosional. Melalui rangkaian narasi berjudul Maybe, kampanye ini menghadirkan gagasan bahwa sebuah kapal dapat menjadi destinasi itu sendiri, yaitu sebuah hotel bintang lima yang bergerak di atas laut, di mana standar kemewahan daratan hadir secara elegan.


Inti dari visi ini terangkum dalam satu ide sederhana: yang terbaik dari segalanya, di mana pun, sekaligus. Tidak lagi sekadar sarana transportasi, kini kapal juga menjadi sebuah resor butik yang berpindah mengikuti perjalanan. Dengan demikian, tamu dapat menikmati standar pengalaman yang sama istimewanya di mana pun kapal berlabuh—mulai dari ruang yang luas, ketenangan yang sulit ditemukan di daratan, hingga pelayanan yang luar biasa personal.

“Pengalaman hotel yang paling memikat, baik saat ini maupun di masa mendatang, belum tentu bisa ditemukan di daratan,” ujar Anna Nash. Ia menambahkan bahwa pendekatan yang lebih playful dan sinematik ini menjadi cara untuk mengajak para tamu yang paling discerning melihat perjalanan laut dari sudut pandang baru. Dalam visi Explora Journeys, laut tidak semata jalur menuju destinasi. Laut adalah ruang untuk menemukan perspektif, pemulihan, dan bahkan penemuan diri. Pernyataan tersebut pun tidak datang tanpa dasar. Saat ini, Explora Journeys mencatat salah satu Net Promotor Score (NPS) tertinggi di industri, sebuah indikator penting yang mencerminkan tingkat kepuasan dan loyalitas tamu. Menariknya lagi, lebih dari sepertiga tamu Explora Journeys merupakan tamu-tamu yang baru pertama kali mencoba perjalanan laut—sebuah sinyal bahwa pendekatan yang diusung brand ini berhasil menjangkau generasi pelancong baru yang kian selektif.


Anna Nash, selaku President dari Explora Journeys, memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri luxury hospitality. Nash dikenal sebagai figur strategis di balik pertumbuhan sejumlah nama prestisius dunia, mulai dari Aman hingga Rosewood Hotels dan Orient-Express. Kini, sebagai President Explora Journeys sejak September 2024, ia membawa kombinasi langka antara visi komersial, keahlian pemasaran global, dan pemahaman mendalam tentang brand stewardship untuk memimpin babak baru ekspansi perusahaan. Kepada ELLE Indonesia, ia berbagi tentang pergerakan Explora Journeys, terutama menyoroti kampanye Maybe.

Anna Nash, President of Explora Journeys.

Kampanye terbaru Explora menghadirkan laut sebagai frontier baru dalam luxury hospitality, bahkan menyiratkan bahwa hotel terbaik di dunia mungkin tidak memiliki alamat. Bagaimana Anda mendefinisikan ulang pengalaman emosional dan sensorik dalam perjalanan bagi generasi baru yang semakin menghargai makna, keindahan, dan transformasi personal selain kenyamanan?

“Bagi kami, kemewahan dimulai dari perubahan perspektif. Gagasan bahwa hotel terbaik di dunia mungkin tidak memiliki alamat mencerminkan definisi baru tentang ‘tempat’. Lokasi ini tidak lagi ditentukan oleh kode pos, melainkan oleh perasaan. Melalui Explora Journeys, kami mengundang para tamu memasuki apa yang kami sebut sebagai Ocean State of Mind—sebuah ruang yang menghadirkan ketenangan, kejernihan, dan koneksi. Laut menawarkan rasa keluasan yang langka, dan hal itu mengubah cara Anda merasakan waktu, keindahan, bahkan diri Anda sendiri. Tamu masa kini mencari lebih dari sekadar kenyamanan. Mereka mencari makna, pengalaman yang imersif, dan transformasi. Peran kami adalah menciptakan lingkungan di mana semua itu dapat terwujud secara alami. Melalui ruang yang lapang, layanan yang intuitif, desain yang refined, serta keterlibatan destinasi yang lebih mendalam, kami menciptakan kondisi untuk penemuan diri. Pengalaman sensoriknya bersifat halus dan terkurasi: cahaya, suara laut, transisi antara ruang dalam dan luar, hingga ritme perjalanan itu sendiri. Dalam mendefinisikan ulang luxury hospitality di laut, kami tidak sekadar memindahkan hotel ke atas air. Kami mengangkat dimensi emosional dari perjalanan—di mana kebebasan, pilihan, dan koneksi menjadi penanda sejati dari sebuah bentuk elegansi.”

Explora Journeys menyebut kapalnya sebagai “rumah di laut”, dengan sensibilitas private yacht dan elegansi Eropa kontemporer. Jelaskan bagaimana desain, arsitektur, dan estetika membentuk identitas brand, serta gaya hidup seperti apa yang Anda harapkan dari para tamu yang berada di atas kapal?

"Desain bukan sekadar dekorasi. Desain adalah identitas—cara filosofi kami menjadi nyata. Sejak awal, kapal kami dirancang sebagai rumah di laut. Hal ini mencerminkan warisan Eropa kami serta keyakinan bahwa kemewahan berakar pada ruang, privasi, dan kenyamanan emosional. Arsitekturnya mengedepankan cahaya, keterbukaan, dan dialog yang menyatu dengan laut. Suite yang luas, teras yang lapang, serta ruang publik yang intim alih-alih monumental menjadi elemen utamanya. Ada kepercayaan diri yang tenang dalam bahasa estetikanya. Elegansi Eropa kontemporer, material berkualitas tinggi, proporsi yang refined, serta nuansa residensial menciptakan atmosfer yang terasa dikurasi, bukan direkayasa. Inspirasi dari private yacht semakin menegaskan rasa memiliki, bukan sekadar tontonan. Gaya hidup yang kami harapkan adalah elegansi yang effortless—santai namun tetap refined. Rasa ingin tahu, keterhubungan budaya, serta keterbukaan terhadap koneksi menjadi kunci. Tidak ada ritme yang ditentukan di atas kapal; para tamu membentuk perjalanan mereka sendiri. Kebebasan memilih inilah inti dari visi kami tentang kemewahan modern.”

Dengan rencana enam kapal hingga 2028 serta investasi dalam teknologi lingkungan yang semakin maju, bagaimana warisan maritim panjang MSC Group memengaruhi pendekatan Anda terhadap keberlanjutan, inovasi, dan kemewahan yang bertanggung jawab di industri yang kini semakin mendapat sorotan lingkungan?

“Warisan maritim kami adalah fondasi dari cara kami berpikir dan bertindak. Sebagai bagian dari MSC Group, kami berasal dari perusahaan keluarga dengan akar yang dalam di laut. Hal ini menumbuhkan rasa tanggung jawab yang mendalam. Laut bukan sekadar latar, laut adalah warisan sekaligus masa depan kami. Karena itu, keberlanjutan bukanlah respons terhadap tren, melainkan komitmen jangka panjang. Dari sistem efisiensi energi hingga pengolahan limbah air canggih, serta kapal yang siap menggunakan LNG—termasuk Explora IV yang akan datang—kami terus berinvestasi dalam teknologi yang mengurangi dampak lingkungan sekaligus mendukung keunggulan operasional. Kemewahan yang bertanggung jawab berarti membuat pilihan yang bijak, baik di balik layar maupun dalam pengalaman tamu. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, sourcing yang bertanggung jawab, serta merancang kapal dengan daya tahan jangka panjang adalah bagian dari pendekatan ini. Pertumbuhan harus memiliki tujuan. Saat kami berkembang menjadi enam kapal pada 2028, fokus kami tetap pada penyempurnaan, bukan sekadar replikasi. Bagi kami, inovasi bukan hanya soal skala, melainkan tentang terus meningkatkan performa sambil melindungi laut yang menjadi inspirasi dari segala yang kami lakukan.”

Bahasa sinematik dalam kampanye Anda menunjukkan positioning budaya yang kuat, melampaui iklan perjalanan konvensional. Bagaimana fashion, seni, dan budaya kontemporer memengaruhi dunia visual dan storytelling dari brand ini? Dan bagaimana Anda melihat Explora Journeys berkembang sebagai sebuah lifestyle universe, bukan sekadar pengalaman perjalanan?

“Sejak awal, kami memposisikan Explora Journeys sebagai brand budaya, bukan sekadar luxury cruise line. Bahasa sinematik dalam kampanye ini mencerminkan ambisi tersebut. Kami mengambil inspirasi dari fashion, seni kontemporer, arsitektur, dan desain—karena disiplin-disiplin ini membentuk cara orang memaknai keindahan dan identitas saat ini. Dunia visual kami sengaja diangkat ke level yang lebih tinggi—tactile, emosional, dan restrained. Laut menjadi subjek sekaligus metafora. Kami ingin menciptakan storytelling yang terasa editorial, bukan sekadar promosi; yang mengundang refleksi, bukan hanya menampilkan produk. Seiring berkembangnya brand ini, Explora Journeys akan melampaui perjalanan itu sendiri. Ocean State of Mind adalah sebuah filosofi yang dapat hidup dalam berbagai pengalaman, kolaborasi, dan percakapan budaya. Baik melalui kolaborasi yang terkurasi, pengalaman destinasi yang imersif, maupun kehadiran di momen budaya global, kami melihat brand ini sebagai sebuah lifestyle universe yang berakar pada kebebasan, koneksi, dan elegansi Eropa kontemporer. Pada akhirnya, kami tidak sekadar membangun itinerary. Kami membangun sebuah komunitas—yang dipersatukan oleh apresiasi terhadap makna, keindahan, dan kekuatan transformasi dari laut.”