FASHION

4 Mei 2026

Hublot Persembahkan Sederet Penunjuk Waktu baru Pada Gelaran Watches & Wonders 2026


PHOTOGRAPHY BY HUBLOT

Hublot Persembahkan Sederet Penunjuk Waktu baru Pada Gelaran Watches & Wonders 2026

Usai meluncurkan sejumlah penunjuk waktu baru serta mahakarya kolaborasinya dengan Novak Djokovic, Samuel Ross, UEFA, and Yohji Yamamoto di perhelatan LVMH Watch Week 2026 pada bulan Januari silam, Hublot kembali mengguncang dunia dengan serangkai rilisan baru pada gelaran Watches & Wonders 2026. Lewat rilisan terbarunya, label penunjuk waktu asal Swiss ini memperbarui ikon yang sudah ada, memperkenalkan rona baru ke dalam palet warna label tersebut, serta melanjutkan tradisi pengolahan waktunya yang begitu inovatif.

Lahir dari emas dan karet pada tahun 1980, Hublot mengguncang industri horologi dunia dengan Big Bang pada tahun 2005 dan mengklaim kemandirian mekanis pada tahun 2010 dengan Unico, kronograf in-house pertamanya. Sejak itu, penguasaan pengolahan jam telah menjadi identitasnya. Dari kaliber hingga material hingga desain, Hublot menantang konvensi dari dalam ke luar. Membangun di atas peringatan 20 tahun Big Bang, Hublot mempersembahkan Big Bang Reloaded, lima evolusi dari Big Bang Unico yang berdesain openwork. Koleksi jam berdiameter 44 mm ini dibuat dari material yang membangun Hublot, beberapa di antaranya merayakan hari jadi pentingnya di tahun 2026. Dalam visi yang diperbarui ini, kaliber Unico menjadi pusat perhatian: warna, kontras, dan arsitektur memperkuat konstruksi unik kronograf, dengan dial-side column wheel dan arsitektur flyback terintegrasinya yang dirancang agar lebih terlihat dari sebelumnya.


Bertepatan dengan peluncuran koleksi Big Bang Reloaded, Hublot turut mempersembahkan Big Bang Reloaded Kylian Mbappé, penunjuk waktu edisi terbatas pertamanya yang berkolaborasi dengan ikon sepak bola, Kylian Mbappé. Dibuat bersama dengan ambasador Hublot sejak 2018 tersebut, penunjuk waktu edisi terbatas sebanyak 200 buah ini lebih dari sekadar jam tangan. Kreasi ini menjadi sebuah pertandingan di pergelangan tangan, kepercayaan diri yang dirancang, ambisi yang ditempa dalam emas. Dibuat dengan mempergunakan materi keramik putih poles 44 mm dan King Gold 18K, jam tangan ini menangkap pola pikir Mbappé: tanpa rasa takut, tegas, dan selalu selangkah lebih maju. Mantra ‘Trust Yourself’ pun terukir di posisi pukul 6 pada bezel jam tersebut.




Selain dengan Kylian Mbappé, Hublot turut mempersembahkan sebuah kreasi khusus dengan seorang atlet yang tak kalah mengagumkan. Tahun 2026 tak hanya menandai 15 tahun kemitraan antara Usain Bolt dan Hublot, tetapi juga menandai 10 tahun sejak triple Olimpiade Rio 2016 sang atlet, yang mengukuhkan medali emas keenam, ketujuh, dan kedelapannya. Hublot pun merayakan sang juara dengan peluncuran Big Bang Reloaded Usain Bolt, penunjuk waktu edisi khusus terbatas sebanyak 200 buah yang dikembangkan bersama manusia tercepat dalam sejarah tersebut. Jam tangan istimewa ini memiliki case berdiameter 44 mm yang terbuat dari keramik hitam dan karbon. Merangkum kisah Usain menempa kecepatannya dari tanah Jamaika, mantra yang diukir emas pada bezel-nya berbunyi: “Anything is Possible, Don’t Think Limits.”



Masih dalam lini Big Bang miliknya yang ikonis, Hublot melengkapi koleksi Big Bang Joyful dengan warna baru. Big Bang Joyful Steel Purple mengekspresikan kekuatan dan intuisi, lembut namun penuh daya. Bezel miliknya bertatahkan 36 butir batu amethyst dan dihiasi dengan sekrup H ikonis label tersebut, membingkai dial putih mengilap dengan tiga jarum jam dan jendela tanggalnya. Ditenagai oleh mesin otomatis HUB1120 dengan cadangan daya 40 jam, jam tangan ini memiliki sistem penggantian tali One Click yang dipatenkan oleh Hublot. Dilengkapi dua tali—tali karet bergaris putih dengan sisipan tengah yang sesuai dengan warna batu permatanya serta tali kedua yang terbuat dari karet putih—keduanya dapat dengan mudah diganti dan dilepas pasang dengan sekali klik.



Bagi para penikmat horologi yang lebih spesifik, Hublot turut mempersembahkan dua lini jam yang lebih memancarkan kilau. Sepuluh tahun setelah Big Bang Impact tahun 2016, dengan motif terfragmentasi yang saling terkait dengan berlian potongan mewah yang rumit dengan presisi yang mencolok, Hublot memproyeksikan arsitektur yang berdampak ini ke safir dan keramik. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Hublot menempatkan berlian langsung ke dalam safir, sekali lagi mendorong batasan kreatifitasnya. Dari keramik hitam hingga safir, diukir, diaplikasikan, atau bertatahkan permata, Spirit of Big Bang Impact hadir dalam tiga edisi terbatas: All Black Ceramic, Sapphire & Osmosium, dan Diamond-Set Sapphire.



Terakhir, Hublot sekali lagi mendorong batas-batas Haute Horlogerie dan High Jewellery dengan Big Bang Impact One Million. Lima ratus berlian (~44,6 karat), dipotong dalam bentuk yang tidak konvensional, disusun dalam pusaran dinamis di sekitar central flying tourbillon, melambangkan daya tarik energi dan fokus di jantung komplikasi pembuatan jam tangan tersebut. Konstruksi yang saling terkait ini, yang menuntut presisi ekstrem, mengubah penataan permata yang kompleks menjadi pernyataan visual yang mencolok.