1 Januari 2026
Manisnya Detail Pita Menjadi Fokus Kreasi Jinjingan Pertama Jonathan Anderson untuk Dior
PHOTOGRAPHY BY DIOR
Dior telah memulai babak barunya di bawah arahan Direktur Kreatif Jonathan Anderson. Apabila ada sesuatu yang begitu dinanti para penggemarnya, tentunya rancangan jinjingan baru yang tak hanya mampu mengejutkan kelima indra para perempuan namun turut menawarkan fungsionalitas. Untuk koleksi pertamanya di musim semi/panas 2026, Anderson melansir sejumlah tas—ada yang memperbarui kreasi para pendahulunya, ada pula yang sepenuhnya baru.

Salah satu kreasinya yang paling mencuri perhatian, Dior Bow Bag, menonjol dengan struktur uniknya yang berbentuk pita, sebuah ciri khas ikonis Dior. Tas berbahan kulit bertekstur ini memiliki garis rancang yang rapi, menggabungkan kelembutan dan kepraktisan. Sebagai ekspresi gaya fungsional, tas ini turut dilengkapi dengan penutup tersembunyi dan rantai yang dapat dilepas-pasang—terdiri dari jalinan tautan logam berbentuk pita—untuk memudahkan pemakaian di bahu.
|
|
|
|
|
|
Tersedia dalam dua ukuran–kecil dan sedang–dan dalam beberapa material: kulit halus, metalik, atau berkerut, atau bahkan berhiaskan bordir eksklusif motif Buttercup Garden dan Dior Clover. Sebuah pernyataan mode, ia hadir diekspresikan dalam berbagai warna: hitam, merah muda yang lembut, tourmaline, kuning buttercup, hermitage, dan putih latte. Sentuhan akhir yang sempurna, objek idaman ini dilengkapi dengan logo ‘Dior’ yang ikonis.





